Kompas.com - 25/11/2021, 05:03 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali menegaskan, daerahnya tidak memberlakukan penyekatan selama penetapan PPKM level 3 pada perayaan Hari Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru).

Gus Muhdlor menjelaskan, penanganan virus Covid-19 selama perayaan Nataru akan dibahas terlebih dahulu. 

Dia mengaku bakal mengeluarkan surat edaran berisi peringatan pentingnya protokol kesehatan.

"Enggak boleh ada penyekatan. Nanti akan ada edaran dari Pemkab agar seluruh warga menjaga prokes dan tidak bepergian keluar kota," kata Gus Muhdlor, Rabu (24/11/2021).

Baca juga: Kronologi Ayah Tiri di Sidoarjo Aniaya Bocah 3 Tahun hingga Tewas, Banyak Sundutan Rokok di Tubuh Korban

Atur ASN

Selain melakukan pengetatan pada masyarakat Sidoarjo, regulasi itu juga akan mengatur para Aparatur Sipil Negara (ASN) agar menghindari perjalanan ke luar kota.

Jika nantinya ada ASN yang bepergian keluar kota selama Nataru, Bupati akan mengembalikan kepada pimpinan OPD terkait untuk menindaklanjuti.

Dia berharap, semua kepala OPD bisa mengarahkan stafnya agar ikut menjaga daerah Sidoarjo aman dari penularan Covid-19.

"Selesai tanggal 21 Desember nanti, kita akan melakukan pengetatan itu, termasuk kepala dinas juga punya wewenang untuk mengecek anak buahnya agar ikut menertibkan menghindari kerumunan ke kota-kota yang tujuannya untuk wisata, cukup di sini saja," kata dia.

Baca juga: Rumah Ahli Waris Prajurit KRI Nanggala-402 di Sidoarjo Hampir Rampung, Akhir Tahun Sudah Bisa Ditempati

Antisipasi lonjakan kasus

Dia menilai euforia saat Nataru berpotensi menimbulkan terjadinya lonjakan kasus Covid-19, sehingga dia berharap warga bisa mengerti dan tidak bepergian ke luar kota.

"Nah kalau ada kebutuhan yang sifatnya mendesak, dan kepentingan keluarga mendesak, monggo tidak apa-apa. Tapi kalau hanya ingin liburan jangan dulu." terangnya.

Baca juga: 15 Bakso di Sidoarjo yang Terkenal Enak, Ada Bakso Cak Pitung

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kompolnas: Apapun yang Disangkakan, Hak Asasi Mereka Tetap Harus Dihormati

Kompolnas: Apapun yang Disangkakan, Hak Asasi Mereka Tetap Harus Dihormati

Regional
Hari Pertama Dibuka, Aktivitas Pasar Hewan di Klaten Masih Sepi

Hari Pertama Dibuka, Aktivitas Pasar Hewan di Klaten Masih Sepi

Regional
Ada Wabah PMK, Stok Hewan Kurban Sapi dan Kambing di Sumsel Dipastikan Aman

Ada Wabah PMK, Stok Hewan Kurban Sapi dan Kambing di Sumsel Dipastikan Aman

Regional
Cerita Bocah SD Menangis Saat Dihentikan Polisi karena Naik Motor, Tak Berani Pulang, Takut Dimarahi Ayah

Cerita Bocah SD Menangis Saat Dihentikan Polisi karena Naik Motor, Tak Berani Pulang, Takut Dimarahi Ayah

Regional
Kronologi Pembunuhan Pengusaha Papan Bunga yang Direncanakan Kekasih Gelap Korban

Kronologi Pembunuhan Pengusaha Papan Bunga yang Direncanakan Kekasih Gelap Korban

Regional
Pembelian Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi di Solo Belum Dilaksanakan

Pembelian Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi di Solo Belum Dilaksanakan

Regional
Harga Tiket ke Taman Nasional Komodo Rp 3,75 Juta Per Agustus, Pelaku Wisata: Kebijakan Itu Bisa Jadi Hantaman

Harga Tiket ke Taman Nasional Komodo Rp 3,75 Juta Per Agustus, Pelaku Wisata: Kebijakan Itu Bisa Jadi Hantaman

Regional
Peringati Bulan Bung Karno, Petani Bergas Lor Lukis Sang Proklamator di Sawah

Peringati Bulan Bung Karno, Petani Bergas Lor Lukis Sang Proklamator di Sawah

Regional
Polisi Dalami Kondisi Kejiwaan Ibu yang Bunuh Bayi Kandungnya di Bima

Polisi Dalami Kondisi Kejiwaan Ibu yang Bunuh Bayi Kandungnya di Bima

Regional
Tahanan Tewas di Penjara Polres Empat Lawang, Kompolnas Sebut Ada Unsur Kelalaian Petugas

Tahanan Tewas di Penjara Polres Empat Lawang, Kompolnas Sebut Ada Unsur Kelalaian Petugas

Regional
Pembunuhan Pengusaha Papan Bunga di Lampung Terungkap, Pelaku 4 Orang, Salah Satunya Kekasih Gelap

Pembunuhan Pengusaha Papan Bunga di Lampung Terungkap, Pelaku 4 Orang, Salah Satunya Kekasih Gelap

Regional
Dua WNI di Ladang Sawit Malaysia Jadi Korban Pembunuhan Warga Negara Filipina

Dua WNI di Ladang Sawit Malaysia Jadi Korban Pembunuhan Warga Negara Filipina

Regional
Khawatir PMK, Pedagang di Mataram Kurangi Penjualan Hewan Kurban

Khawatir PMK, Pedagang di Mataram Kurangi Penjualan Hewan Kurban

Regional
274.837 Kasus PMK di Indonesia, BNPB Ditunjuk Sebagai Satgas: Penanganan Seperti Covid-19, Bisa Saja Lockdown

274.837 Kasus PMK di Indonesia, BNPB Ditunjuk Sebagai Satgas: Penanganan Seperti Covid-19, Bisa Saja Lockdown

Regional
Diduga Rem Blong, Pemotor Bonceng Tiga Terjun ke Jurang di NTT, 1 Orang Tewas

Diduga Rem Blong, Pemotor Bonceng Tiga Terjun ke Jurang di NTT, 1 Orang Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.