Kompas.com - 24/11/2021, 13:22 WIB

KARANGASEM, KOMPAS.com - Upah minimum Kabupaten (UMK) Karangasem, Bali, tahun 2022 disepakati sebasar Rp 2.555.470.

Jumlah itu naik sebesar Rp 1 dibandingkan dengan tahun sebelumnya yakni sebesar Rp 2.555.469.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karangasem, I Nyoman Suradnya membenarkan adanya kenaikan UMK sebesar Rp 1 tersebut.

Baca juga: UMP Bali Naik 0,98 Persen, Pemprov Akui Masih di Bawah Rata-rata Nasional

"Sudah disepakati, kenaikan (UMK) Rp 1. Kita sudah ada berita acaranya," kata Suradnya saat dihubungi, Rabu (24/11/2021).

Suradnya mengatakan, dasar penetapan Rp 1 tersebut dilakukan berdasarkan kajian Undang-undang hingga Peraturan Pemerintah.

Ia memastikan, angka Rp 1 tersebut sudah disepakati berbagai pihak, baik dari serikat pekerja hingga pengusaha.

"Tidak ada penolakan, dari perwakilan-perwakilan itu memang sepakat. Kita kan dari dewan pengupahan sudah hadir, Apindo juga sudah hadir, disaksikan teman-teman instansi terkait di sini. Kita sudah pertemuan juga antara serikat pekerja dengan Apindo," kata dia.

Baca juga: Menyoal Rencana Larangan Tindik dan Tato untuk Pekerja Kontrak di Bandara Ngurah Rai Bali

Suradnya mengatakan, meski UMK telah disepakati sebesar Rp 2.555.470, tidak semua perusahaan akan mampu secara finansial memenuhi kewajiban UMK tersebut.

Alasannya, kondisi perusahaan atau tempat usaha yang mempekerjakan orang tersebut sedang dalam kondisi terdampak pandemi Covid-19.

Pihaknya berharap, pandemi Covid-19 segera berlalu sehingga seluruh sektor usaha yang ada di Kabupaten Karangasem bisa kembali bergerak dan beroperasi secara normal.

Ia pun berjanji akan kembali mendatangi serta membina perusahaan yang belum menerapkan UMK secara bertahap. 

Dengan demikian hak pekerja untuk mendapatkan upah sesuai UMK bisa terealisasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Tahun Politik, Pemuda Lintas Agama Lampung Waspadai Politisasi Agama

Jelang Tahun Politik, Pemuda Lintas Agama Lampung Waspadai Politisasi Agama

Regional
Sudah Diingatkan Ganjar Soal Rob, Wali Kota Semarang: Ini di Luar Dugaan Kita

Sudah Diingatkan Ganjar Soal Rob, Wali Kota Semarang: Ini di Luar Dugaan Kita

Regional
Warga di Sukabumi Bertemu Hewan Diduga Harimau Jawa, Balai Besar KSDA Teliti Sampel Rambut

Warga di Sukabumi Bertemu Hewan Diduga Harimau Jawa, Balai Besar KSDA Teliti Sampel Rambut

Regional
KPK Sita Catatan Tangan dengan Kode Khusus di Ruang Kerja Wali Kota Ambon

KPK Sita Catatan Tangan dengan Kode Khusus di Ruang Kerja Wali Kota Ambon

Regional
Tanggul Jebol akibat Rob Belum Teratasi, Pemkot Semarang Fokus Evakuasi Warga dan Buat Dapur Umum

Tanggul Jebol akibat Rob Belum Teratasi, Pemkot Semarang Fokus Evakuasi Warga dan Buat Dapur Umum

Regional
Curhat Lifter Nurul Akmal Sebelum Meraih Medali Perak Sea Games

Curhat Lifter Nurul Akmal Sebelum Meraih Medali Perak Sea Games

Regional
Lifter Nurul Akmal: Saya Menang Olimpiade, Sea Games, Satu Ucapan Selamat Pun Tak Ada

Lifter Nurul Akmal: Saya Menang Olimpiade, Sea Games, Satu Ucapan Selamat Pun Tak Ada

Regional
Tanggul Jebol akibat Rob, Ratusan Karyawati Dievakuasi dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang

Tanggul Jebol akibat Rob, Ratusan Karyawati Dievakuasi dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang

Regional
Staf Ahli Gubernur Dilantik Jadi Penjabat Sekda Banten

Staf Ahli Gubernur Dilantik Jadi Penjabat Sekda Banten

Regional
Diduga Korupsi Rp 2,1 Miliar, Mantan Karyawan Bank Ditahan Kejati Sulut

Diduga Korupsi Rp 2,1 Miliar, Mantan Karyawan Bank Ditahan Kejati Sulut

Regional
Pria di NTT Mencoba Bunuh Diri di Bus dengan Memotong Alat Kelaminnya

Pria di NTT Mencoba Bunuh Diri di Bus dengan Memotong Alat Kelaminnya

Regional
Desa Penglipuran di Bali, Asal-usul dan Desa Wisata

Desa Penglipuran di Bali, Asal-usul dan Desa Wisata

Regional
KPK Dalami Aliran Uang dan Intervensi Wali Kota Ambon dalam Penerbitan Izin Usaha

KPK Dalami Aliran Uang dan Intervensi Wali Kota Ambon dalam Penerbitan Izin Usaha

Regional
 Tanggapi Pernyataan Jokowi di Rakernas Projo, FX Rudy: Rakyat Mestinya Senang

Tanggapi Pernyataan Jokowi di Rakernas Projo, FX Rudy: Rakyat Mestinya Senang

Regional
Seorang Polisi di Bima Dipecat, Kapolres: Jangan Biasakan Malas Menjalankan Kewajiban...

Seorang Polisi di Bima Dipecat, Kapolres: Jangan Biasakan Malas Menjalankan Kewajiban...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.