Cerita Juru Parkir Selamatkan Ibu Muda yang Ditusuk Suami Sendiri di Bilik ATM, Pelaku: Harus Mati Kau, Kita Belum Cerai

Kompas.com - 23/11/2021, 19:58 WIB

PEMATANGSIANTAR, KOMPAS.com - Seorang ibu muda bernama Aiga (20) ditikam suaminya inisial RM (27) dengan sebilah pisau di dalam bilik ATM. Beruntung seorang Juru parkir (jukir) di lokasi menyelamatkan korban dari serangan pelaku.

Peristiwa penikaman itu terjadi saat Aiga menarik uang dari mesin ATM di Jalan Kartini, Kecamatan Siantar Barat, Selasa (23/11/2021) sekitar pukul 13.00 WIB.

Di lokasi, seorang juru parkir bernama John Sijabat melihat pelaku datang mengendarai motor masuk ke ATM. Awalnya, ia mengira pria itu ingin mengantre ATM.

Baca juga: Tiga Pria Tertangkap Basah Timbun Solar di SPBU, Ditampung Pakai Dump Truck, Innova hingga Panther Bertangki Modifikasi

“Saya pikir dia (pelaku) mau mengantre (ATM) rupanya ditusuknya kepala korban, lalu terdengar minta tolong, ‘ampun ampun’ saya masuk, saya tengok ada darah, lalu saya tarik keluar (korban)," kata John Sijabat, saat ditemui Kompas.com di RSUD Djasamen Saragih usai mengantar korban, Selasa (23/11/2021). 

“Saat keluar, (pelaku) maksa masuk lagi terus ditikam kena tangan, baru saya tarik lagi (korban) ke luar. Habis itu saya tahan dia. Dia (pelaku) bilang ‘harus mati kau, kita belum cerai'...," lanjut John menirukan ucapan si pelaku.

Baca juga: Jaksa Cabut Tuntutan Sendiri ke Valencya, Kejaksaan Agung: Baru Pertama Terjadi di Indonesia

Pelaku kabur, juru parkir bawa korban ke rumah sakit

Aiga (20), ibu muda yang jadi korban penusukan suami di bilik ATM, bersama Juru parkir John Sijabat yang menolongnya, saat di RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar, Selasa (23/11/2021). KOMPAS.com/TEGUH PRIBADI Aiga (20), ibu muda yang jadi korban penusukan suami di bilik ATM, bersama Juru parkir John Sijabat yang menolongnya, saat di RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar, Selasa (23/11/2021).
Setelah mendengar ucapan si pelaku dan mengamankan korban, John sempat menyela pembicaraan mereka hingga membuat si pelaku menghentikan aksinya.

Tak sampai disitu, ia juga meminta pelaku menyerahkan pisau yang dipakai menikam korban agar diletakkan di bagasi sepeda motor korban.

Baca juga: Baru Saja Bebas dari Penjara, Pria Ini Malah Ajak 2 Istri, Anak, dan Bayinya Bobol Warung

Setelah pelaku pergi, pria berkacamata ini pun membawa korban ke rumah sakit sampai keluarga korban datang mendampingi.

“Ku bilang sama dia (pelaku), ‘Bang nggak hargai aku di sini’ itulah dia langsung pergi. Dia pergi naik motor merah, platnya saya nggak tahu,” lanjutnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keluhkan Sakit Perut, Siswi SD di Bengkulu Hamil 6 Bulan, Polisi Ringkus Pemerkosa

Keluhkan Sakit Perut, Siswi SD di Bengkulu Hamil 6 Bulan, Polisi Ringkus Pemerkosa

Regional
Mengunjungi Rumah Pemeran Utama Film 'Arul', Tinggal di Tebing Berdinding Bilik Bambu

Mengunjungi Rumah Pemeran Utama Film "Arul", Tinggal di Tebing Berdinding Bilik Bambu

Regional
Mengintip Progres Dua Proyek Raksasa Penyedia Air Baku untuk Ibu Kota Nusantara…

Mengintip Progres Dua Proyek Raksasa Penyedia Air Baku untuk Ibu Kota Nusantara…

Regional
Bentrok Perguruan Silat Kerap Terjadi, Apa yang Perlu Dilakukan untuk Menghentikannya?

Bentrok Perguruan Silat Kerap Terjadi, Apa yang Perlu Dilakukan untuk Menghentikannya?

Regional
Jelang Idul Adha, Ketersediaan Daging di Sumut Aman, Cukup untuk 3 Bulan

Jelang Idul Adha, Ketersediaan Daging di Sumut Aman, Cukup untuk 3 Bulan

Regional
Jepara Ourland Park: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik

Jepara Ourland Park: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik

Regional
Cerita Gibran Dimarahi Ibu-ibu Saat Punguti Sampah di CFD: Dikira Petugas DLH

Cerita Gibran Dimarahi Ibu-ibu Saat Punguti Sampah di CFD: Dikira Petugas DLH

Regional
Konflik di Antara Perguruan Silat Kerap Terjadi, Sosiolog Sebut Pentingnya Penanaman Nilai Luhur dan Pendidikan Kedewasaan

Konflik di Antara Perguruan Silat Kerap Terjadi, Sosiolog Sebut Pentingnya Penanaman Nilai Luhur dan Pendidikan Kedewasaan

Regional
Progres Bendungan Sepaku Semoi 40 Persen, Bisa Sediakan Air 2.500 Liter Per Detik

Progres Bendungan Sepaku Semoi 40 Persen, Bisa Sediakan Air 2.500 Liter Per Detik

Regional
Kampoeng Kopi Banaran: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik

Kampoeng Kopi Banaran: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik

Regional
Kisah Tamuddin, Pembudidaya Rumput Laut Pertama di Nunukan yang Sempat Dituding Gila

Kisah Tamuddin, Pembudidaya Rumput Laut Pertama di Nunukan yang Sempat Dituding Gila

Regional
3 Bendera Milik Terduga Simpatisan ISIS di Malang Diamankan, Pengamat: Menunjukkan Eksistensi Kelompok

3 Bendera Milik Terduga Simpatisan ISIS di Malang Diamankan, Pengamat: Menunjukkan Eksistensi Kelompok

Regional
Tak Hanya di Banjarmasin, Banjir Rob Juga Rendam 20 Desa di Banjar Kalsel

Tak Hanya di Banjarmasin, Banjir Rob Juga Rendam 20 Desa di Banjar Kalsel

Regional
Bisnis Merkuri Ilegal di Maluku, Tersangka Kirim 19 Ton Selama 2 Tahun, Ditangkap Saat Distribusikan Barang

Bisnis Merkuri Ilegal di Maluku, Tersangka Kirim 19 Ton Selama 2 Tahun, Ditangkap Saat Distribusikan Barang

Regional
Kisah Jenazah Guru Honorer Ditandu Selama 13 Jam, Menembus Gelapnya Hutan hingga Basah Kehujanan

Kisah Jenazah Guru Honorer Ditandu Selama 13 Jam, Menembus Gelapnya Hutan hingga Basah Kehujanan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.