Istri yang Dituntut Penjara karena Omeli Suami Mabuk Bebas, Ini Reaksi Pengacara Pelapor

Kompas.com - 23/11/2021, 19:20 WIB
Seorang perempuan di Karawang, Jawa Barat, dituntut 1 tahun penjara oleh jaksa gara-gara memarahi suami. Dok. Tribun BekasiSeorang perempuan di Karawang, Jawa Barat, dituntut 1 tahun penjara oleh jaksa gara-gara memarahi suami.

KARAWANG, KOMPAS.com- Kuasa Hukum Chan Yung Ching, Hotma Raja Bernard Nainggolan mengatakan, menghormati keputusan jaksa penuntut umum (JPU) yang mencabut tuntutan satu tahun penjara terhadap Valencya.

Seperti diketahui, Chan melaporkan Valencya saat mereka masih menjadi suami istri atas tuduhan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Baca juga: Anak dari Istri yang Dituntut Setahun Penjara karena Omeli Suami: Mama Tak Salah, Aku Ingin Papa Berubah

Adapun Valencya membantah telah melakukan KDRT dan mengaku hanya memarahi Chan karena mabuk. 

Baca juga: Jadikan Istri yang Omeli Suami Mabuk sebagai Tersangka, 3 Penyidik Dinonaktifkan, Jaksa Penuntut Setahun Penjara Diperiksa

“Kami menghormati keputusan hukum. Mungkin ini menjadi penemuan hukum bahwa mungkin ke depan masalah keluarga itu bisa polisi atau jaksa lebih mengedepankan restorative justice (RJ), bahwa semua orang diusahakan berdamai,” kata Bernard usai mengikuti sidang tuntutan terhadap Chan atas kasus penelentaran dan KDRT secara psikis di Pengadilan Negeri (PN) Karawang yang dilaporkan Valencya, Selasa (23/11/2021).

Baca juga: Sidang Terbaru Kasus Valencya, JPU Cabut Tuntutan 1 Tahun Penjara dan Kembalikan Barang Bukti

Bernard mengakui sebenarnya pihak Chan sudah melakukan upaya perdamaian. Namun, belum menemui kata sepakat.

“Sebenarnya kami sudah mau melakukan perdamaian, tapi belum juga menemui titik temui di kedua belah pihak karena ada syarat-syarat dan tertunda-tunda terus hingga akhirnya satu tahun satu bulan barulah dilimpahkan ke kejaksaan, baru diteruskan ke pengadilan,” ujar dia.

Sebelumnya diberitakan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mencabut tuntutan satu tahun penjara atas kasus KDRT terhadap Valencya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kapolda Maluku Ancam Pidanakan Penyebar Hoaks Bentrok di Pulau Haruku

Kapolda Maluku Ancam Pidanakan Penyebar Hoaks Bentrok di Pulau Haruku

Regional
144 Anggota Ormas Diamankan, Polisi Cari Ketua GMBI Sumedang

144 Anggota Ormas Diamankan, Polisi Cari Ketua GMBI Sumedang

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 Januari 2022

Regional
21 Siswa dan 3 Guru SMA Al Irsyad Purwokerto Positif Covid-19, Bergejala Batuk dan Pilek

21 Siswa dan 3 Guru SMA Al Irsyad Purwokerto Positif Covid-19, Bergejala Batuk dan Pilek

Regional
Sampel DNA Korban Diduga DJ Indah Cleo Sudah Dikirim ke Jakarta

Sampel DNA Korban Diduga DJ Indah Cleo Sudah Dikirim ke Jakarta

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 28 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 28 Januari 2022

Regional
Diancam akan Dipukul, Pria Ini Perkosa Anak Tiri yang Berusia 16 Tahun

Diancam akan Dipukul, Pria Ini Perkosa Anak Tiri yang Berusia 16 Tahun

Regional
Polisi Kantongi Identitas Pelaku yang Jadi Pemicu Bentrok di Maluku Tengah

Polisi Kantongi Identitas Pelaku yang Jadi Pemicu Bentrok di Maluku Tengah

Regional
2 Hari Temui Warga yang Bertikai di Pulau Haruku, Kapolda Maluku: Kedua Belah Pihak Sepakat Ini yang Terakhir

2 Hari Temui Warga yang Bertikai di Pulau Haruku, Kapolda Maluku: Kedua Belah Pihak Sepakat Ini yang Terakhir

Regional
BKSDA: Harimau Masuk Kampung Mukomuko Diduga karena Kematian Babi Hutan Massal

BKSDA: Harimau Masuk Kampung Mukomuko Diduga karena Kematian Babi Hutan Massal

Regional
Harimau Sumatera Dilaporkan Serang Ternak Warga, BKSDA Pasang Perangkap

Harimau Sumatera Dilaporkan Serang Ternak Warga, BKSDA Pasang Perangkap

Regional
Viral Polisi di Jeneponto Kritis Usai Adang Mobil dan Terseret Sejauh 1 Kilometer, Polisi Masih Buru Satu Pelaku

Viral Polisi di Jeneponto Kritis Usai Adang Mobil dan Terseret Sejauh 1 Kilometer, Polisi Masih Buru Satu Pelaku

Regional
Pulihkan Trauma Warga dan Anak-anak, Polda Maluku Kirim Tim ke Pulau Haruku

Pulihkan Trauma Warga dan Anak-anak, Polda Maluku Kirim Tim ke Pulau Haruku

Regional
Pelajar SMP di Kupang Jatuh ke Bawah Jembatan Liliba, Mengaku Didorong Pria Berbaju Hitam

Pelajar SMP di Kupang Jatuh ke Bawah Jembatan Liliba, Mengaku Didorong Pria Berbaju Hitam

Regional
3 Daerah di NTT Ini Bebas dari Kasus DBD meski Daerah Lainnya Melonjak

3 Daerah di NTT Ini Bebas dari Kasus DBD meski Daerah Lainnya Melonjak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.