Kasus Siswa SMP Tewas Diduga Dianiaya Guru di Alor, Pelaku Beberapa Kali Pukul Korban

Kompas.com - 11/11/2021, 15:24 WIB
Ilustrasi TOTO SIHONOIlustrasi

KUPANG, KOMPAS.com - Polres Alor, Nusa Tenggara Timur, telah menetapkan SK (40), guru salah satu SMP di Alor karena diduga menganiaya siswanya MM (13), hingga tewas.

Kapolres Alor AKBP Agustinus Christmas mengatakan, polisi telah memeriksa sembilan saksi terkait kasus itu.

Saksi itu terdiri dari pelapor berinisial ZL, lima siswa yang merupakan teman korban, seorang guru SMP, dan orangtua korban.

"Dan orang yang mendampingi orangtua korban saat mengantarkan korban ke Puskesmas," ujar Agustinus kepada Kompas.com, Kamis (11/11/2021).

Pelaku beberapa kali pukul korban

Agustinus menyebut, SK merupakan guru mata pelajaran bahasa Inggris di sekolah tersebut. SK beberapa kali memukul korban saat bertugas sebagai guru piket pada Senin dan Jumat.

Baca juga: Guru di Alor Akui Pukul Muridnya hingga Tewas karena Tak Kerjakan Tugas, Teman Sekelas Korban Jadi Saksi

Kejadian pertama, kata Agustinus, terjadi pada Senin (4/10/2021). Saat itu, pelaku mengetuk kepala korban dengan kepalan tangan kanannya. Tindakan itu dilakukan pelaku satu kali.

Lalu, tersangka juga menendang korban di bagian punggung sebanyak satu kali pada Senin (11/10/2021).

Terakhir, korban memukul betis kanan korban menggunakan bambu bulat sebesar ibu jari pada Senin (18/10/2021).

Usai dipukul, korban mengeluh sakit di sekujur tubuhnya kepada ZL. Pada 23 Oktober, korban mengalami demam tinggi.

Orangtua kandung dan orangtua angkat korban lalu melarikannya ke Puskesmas Lantoka untuk diperiksa.

"Baru pada tanggal 25 Oktober 2021, korban dirujuk ke Rumah Sakit Umum Kalabahi dan akhirnya meninggal. Kasus itu lalu dilaporkan ke kepolisian," ujar Agustinus.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tidak Bisa Berenang, 3 Remaja Sumut Tewas Tenggelam di Danau Toba

Tidak Bisa Berenang, 3 Remaja Sumut Tewas Tenggelam di Danau Toba

Regional
Pecat Kades karena Terbukti Berzina, Bupati Wonogiri Digugat Rp 10 Miliar

Pecat Kades karena Terbukti Berzina, Bupati Wonogiri Digugat Rp 10 Miliar

Regional
Duduk Perkara Siswa SD di Tasikmalaya Meninggal Dunia Usai Divaksin, Diduga karena DBD

Duduk Perkara Siswa SD di Tasikmalaya Meninggal Dunia Usai Divaksin, Diduga karena DBD

Regional
Dilaporkan Gelapkan Tanah oleh ASN di Blora, Pengusaha Ini Buka Suara

Dilaporkan Gelapkan Tanah oleh ASN di Blora, Pengusaha Ini Buka Suara

Regional
Pembunuh Wanita yang Mayatnya Ditemukan di Kawasan Hutan Aceh Timur Ditangkap

Pembunuh Wanita yang Mayatnya Ditemukan di Kawasan Hutan Aceh Timur Ditangkap

Regional
Vaksinasi Anak 6-11 Tahun di Blora Ditargetkan Rampung Akhir Februari

Vaksinasi Anak 6-11 Tahun di Blora Ditargetkan Rampung Akhir Februari

Regional
Seorang Wanita Naik ke Atas Tower SUTET di Pekanbaru

Seorang Wanita Naik ke Atas Tower SUTET di Pekanbaru

Regional
Puncak Musim Hujan, BPBD Kota Batu Minta Warga Waspada Pohon Tumbang

Puncak Musim Hujan, BPBD Kota Batu Minta Warga Waspada Pohon Tumbang

Regional
KLHK Gugat 2 Perusahaan Pembakar Hutan dan Lahan di Kalimantan

KLHK Gugat 2 Perusahaan Pembakar Hutan dan Lahan di Kalimantan

Regional
45 KK dari 2 Kecamatan di Jember Terdampak Banjir, Sebuah Jembatan Ambruk

45 KK dari 2 Kecamatan di Jember Terdampak Banjir, Sebuah Jembatan Ambruk

Regional
Polisi Bebaskan 2 Pemerkosa Gadis Keterbelakangan Mental, Ini Alasannya

Polisi Bebaskan 2 Pemerkosa Gadis Keterbelakangan Mental, Ini Alasannya

Regional
Siswa SD di Tasikmalaya Meninggal Dunia Usai Divaksin, Ini Penjelasan Dinkes

Siswa SD di Tasikmalaya Meninggal Dunia Usai Divaksin, Ini Penjelasan Dinkes

Regional
Terendam Rob, SD di Kendal Tidak Bisa Gelar PTM

Terendam Rob, SD di Kendal Tidak Bisa Gelar PTM

Regional
Bahu Bharatu Bachtiar Tertembak KKB hingga Terjadi Kontak Senjata

Bahu Bharatu Bachtiar Tertembak KKB hingga Terjadi Kontak Senjata

Regional
[POPULER NUSANTARA] Jembatan di Karawang Senilai Rp 10 M Ambles | Pedagang Pasar Legi Solo Mengeluh ke Gibran

[POPULER NUSANTARA] Jembatan di Karawang Senilai Rp 10 M Ambles | Pedagang Pasar Legi Solo Mengeluh ke Gibran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.