Kompas.com - 17/10/2021, 22:37 WIB
Personel gabungan melakukan patroli operasi yustisi di sejumlah cafe di Kota Blitar yang sedang menjalankan uji coba PPKM level 1, Minggu malam (17/10/2021) Dok. Polres Blitar KotaPersonel gabungan melakukan patroli operasi yustisi di sejumlah cafe di Kota Blitar yang sedang menjalankan uji coba PPKM level 1, Minggu malam (17/10/2021)

BLITAR, KOMPAS.com - Meski telah banyak pelonggaran aktivitas dan mobilitas masyarakat selama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1, Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Blitar tetap menjalankan operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan.

Menjelang berakhirnya penerapan PPKM Level 1 di Kota Blitar, Minggu (17/10/2021), Satgas Covid-19 melakukan razia ke sejumlah kafe.

Personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri dan Satpol PP mendatangi setidaknya tiga kafe yang ada di wilayah Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.

Baca juga: Uji Coba PPKM Level 1 Kota Blitar, Pedagang Pasar Wajib Tegur Pembeli yang Langgar Prokes

Ketiganya adalah Kafe Lain Hati di sekitar Jalan Sultan Agung, Kafe Lintas Massa di Jalan Diponegoro, dan Kafe Hafana di Jalan A Yani.

Perwira pengendali operasi dari Polres Blitar Kota Ipda Wahyu Jatmiko mengatakan selama operasi pihaknya tidak menemukan pelanggaran protokol kesehatan serius sehingga lebih banyak memberikan teguran.

"Jadi di setiap lokasi yang berpotensi terjadi kerumunan kami berikan peringatan agar tetap patuhi protokol kesehatan dan tidak berkerumun," ujarnya saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu malam.

Personel gabungan melakukan patroli operasi yustisi di sejumlah cafe di Kota Blitar yang sedang menjalankan uji coba PPKM level 1, Minggu malam (17/10/2021)Dok. Polres Blitar Kota Personel gabungan melakukan patroli operasi yustisi di sejumlah cafe di Kota Blitar yang sedang menjalankan uji coba PPKM level 1, Minggu malam (17/10/2021)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Wahyu, tim operasi akhirnya lebih banyak memberikan edukasi kepada masyarakat meskipun Kota Blitar menetapkan uji coba PPKM Level 1, bukan berarti sudah bebas tanpa aturan protokol kesehatan.

Baca juga: Pemkab Blitar Targetkan 30.000 Dosis Vaksin Sinovac Habis dalam Waktu 2 Hari, Siapkan 3 Ton Telur untuk Peserta

Sesuai peraturan kepala daerah dan Satgas Covid-19, kata Wahyu, protokol kesehatan di ruang-ruang publik, kafe, dan lainnya tetap harus dijalankan meskipun sudah terdapat sejumlah pelonggaran terkait kapasitas pengunjung dan jam operasional.

Wahyu mengklaim sejak hari pertama penerapan uji coba new normal di Kota Blitar pada 5 Oktober lalu operasi dan patroli yustisi dilakukan tiga kali dalam sehari.

Menurutnya, hal itu merupakan perintah Satgas Covid-19 untuk mencegah terjadinya eforia di kalangan masyarakat terkait penetapan Kota Blitar sebagai daerah uji coba new normal.

Pada Minggu, Satgas Covid-19 melaporkan  2 kasus baru Covid-19 sehingga akumulasi kasus menjadi 6.983 dengan total kasus kematian akibat Covid-19 sebanyak 265 atau CFR 3,79 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir Terjang Pulau Kangean Sumenep, Sejumlah Rumah dan Sekolah Terendam

Banjir Terjang Pulau Kangean Sumenep, Sejumlah Rumah dan Sekolah Terendam

Regional
Wanita Pemeran Video Porno Tak Cuma Beraksi di Bandara YIA, Polisi: Ada di Beberapa Lokasi di Yogyakarta

Wanita Pemeran Video Porno Tak Cuma Beraksi di Bandara YIA, Polisi: Ada di Beberapa Lokasi di Yogyakarta

Regional
Badan Geologi Perpendek Jarak Waktu Pemantauan Erupsi Gunung Semeru

Badan Geologi Perpendek Jarak Waktu Pemantauan Erupsi Gunung Semeru

Regional
Wanita Pemeran Video Porno di Bandara YIA Ditetapkan Jadi Tersangka

Wanita Pemeran Video Porno di Bandara YIA Ditetapkan Jadi Tersangka

Regional
Pakai Baju Tahanan, Bripda Randy Dijebloskan di Penjara Atas Kasus Aborsi Mahasiswi yang Tewas Bunuh Diri

Pakai Baju Tahanan, Bripda Randy Dijebloskan di Penjara Atas Kasus Aborsi Mahasiswi yang Tewas Bunuh Diri

Regional
Terdampak Awan Panas Guguran Gunung Semeru, 2 Dusun Disterilkan

Terdampak Awan Panas Guguran Gunung Semeru, 2 Dusun Disterilkan

Regional
Pemkot Surabaya Kirim Bantuan untuk Penanganan Erupsi Gunung Semeru

Pemkot Surabaya Kirim Bantuan untuk Penanganan Erupsi Gunung Semeru

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 5 Desember 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 5 Desember 2021

Regional
Ponton Timah Apung Tabrak Karang, Seorang Penambang Tewas

Ponton Timah Apung Tabrak Karang, Seorang Penambang Tewas

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 5 Desember 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 5 Desember 2021

Regional
Update Erupsi Gunung Semeru, Hujan Abu Turun Lagi, Evakuasi Terhalang Lahar Panas

Update Erupsi Gunung Semeru, Hujan Abu Turun Lagi, Evakuasi Terhalang Lahar Panas

Regional
Cerita Ladang Warga Ludes Tersapu Lahar Panas Gunung Semeru: Sudah Waktunya Panen, Kena Lahar

Cerita Ladang Warga Ludes Tersapu Lahar Panas Gunung Semeru: Sudah Waktunya Panen, Kena Lahar

Regional
Gunung Semeru Masih Tetap Berstatus Level 2 Waspada, Ini Penjelasannya

Gunung Semeru Masih Tetap Berstatus Level 2 Waspada, Ini Penjelasannya

Regional
Keluarga Korban Pembunuhan Ibu dan Bayi di Kupang Minta Pelaku Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Keluarga Korban Pembunuhan Ibu dan Bayi di Kupang Minta Pelaku Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Regional
Kembali ke Rumah, Hari Mengais Uang Rp 50 Juta Miliknya yang Terpendam Abu Vulkanik Gunung Semeru

Kembali ke Rumah, Hari Mengais Uang Rp 50 Juta Miliknya yang Terpendam Abu Vulkanik Gunung Semeru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.