"Kami Minta Pak Jokowi Tarik Aparat dan Petugas BWS, Hidup Mati Kami Sudah di Sini"

Kompas.com - 13/10/2021, 20:29 WIB
Foto : Saat mana-mana di Desa Rendu Butowe, Kecamatan Asesa Selatan, Kabupaten Nagekeo, NTT, adu mulut dengan aparat di gerbang masuk lokasi, Rabu (13/10/2021). Kompas.com/Nansianus Taris Foto : Saat mana-mana di Desa Rendu Butowe, Kecamatan Asesa Selatan, Kabupaten Nagekeo, NTT, adu mulut dengan aparat di gerbang masuk lokasi, Rabu (13/10/2021).

MBAY, KOMPAS.com - Penolakan pembangunan Waduk Lambo terus berdatangan dari masyarakat adat Desa Rendu Butowe, Kecamatan Asesa Selatan, Kabupaten Nagekeo, NTT.

Setiap hari, masyarakat khususnya ibu-ibu menjaga gerbang masuk menuju lokasi yang akan menjadi tempat pembangunan Waduk Lambo.

Baca juga: Aparat Diduga Memborgol Seorang Ibu di Lokasi Waduk Lambo, Warga Teriak: Jangan Cuma 1, Borgol Semuanya

Belasan ibu-ibu berdiri tegak di gerbang masuk untuk mengadang petugas Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II dan aparat kepolisian yang hendak melakukan pengukuran, Rabu (13/10/2021).

Mereka bahkan meminta Presiden Jokowi menarik aparat dari lokasi tersebut.

"Kami minta Pak Jokowi tarik semua aparat keamanan dan petugas BWS dari lokasi. Sampai kapan pun kami tetap menolak waduk ini menenggelamkan tanah ulayat. Hidup dan mati kami sudah di sini," kata salah seorang warga bernama Hermina Mawa.

Usir petugas

Dengan suara lantang, sejumlah ibu-ibu di lokasi melarang petugas dan aparat masuk ke lokasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tidak boleh ukur. Ini tanah ulayat kami. Kami tidak mau tanah ini hancur dan tenggelam," teriak ibu-ibu tersebut di hadapan aparat kepolisian yang hendak masuk lokasi.

"Pergi kalian dari sini. Masuk tanah orang tanpa izin pemilik," teriak mereka.

Amarah mereka pun semakin tersulut saat melihat aparat masuk ke lokasi tidak melalui jalan masuk, tetapi melalui hutan.

"Masuk di tanah kami macam pencuri. Makanya kami usir mereka dari lokasi," kata Hermina.

Baca juga: Aparat Borgol Warga Terkait Pro Kontra Pembangunan Waduk Lambo, Ini Tanggapan Polda NTT


Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terjadi 22 Gempa Susulan di Salatiga dan Sekitarnya, 96 Pasien RSUD Ambarawa Dievakuasi

Terjadi 22 Gempa Susulan di Salatiga dan Sekitarnya, 96 Pasien RSUD Ambarawa Dievakuasi

Regional
Nikah 1 Bulan, Rafli Cekik Istrinya hingga Tewas: Saya Lihat Isi Chat Dia dengan Mantannya...

Nikah 1 Bulan, Rafli Cekik Istrinya hingga Tewas: Saya Lihat Isi Chat Dia dengan Mantannya...

Regional
Pencuri yang Satroni Kantor Money Changer di Manado Ditangkap, Mengaku Terlilit Utang

Pencuri yang Satroni Kantor Money Changer di Manado Ditangkap, Mengaku Terlilit Utang

Regional
Duduk Perkara Suami Cekik Istri hingga Tewas, Ketahuan Jual Perhiasan Istri untuk Judi dan Narkoba

Duduk Perkara Suami Cekik Istri hingga Tewas, Ketahuan Jual Perhiasan Istri untuk Judi dan Narkoba

Regional
Ungkap Kematian Penjual Jamu di Blitar, Polisi Tunggu Hasil Labfor

Ungkap Kematian Penjual Jamu di Blitar, Polisi Tunggu Hasil Labfor

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 23 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 23 Oktober 2021

Regional
Bos Pinjol yang Teror Ibu di Wonogiri hingga Bunuh Diri Akhirnya Tertangkap, Ternyata WN China

Bos Pinjol yang Teror Ibu di Wonogiri hingga Bunuh Diri Akhirnya Tertangkap, Ternyata WN China

Regional
Pemerintah Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Pada Libur Natal dan Tahun Baru 2022

Pemerintah Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Pada Libur Natal dan Tahun Baru 2022

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 23 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 23 Oktober 2021

Regional
8 Buruh Cabut Singkong Tersambar Petir, 2 Tewas Luka Bakar

8 Buruh Cabut Singkong Tersambar Petir, 2 Tewas Luka Bakar

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 23 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 23 Oktober 2021

Regional
Aktivitas Sesar Merapi dan Merbabu Picu Gempa Salatiga dan Sekitarnya

Aktivitas Sesar Merapi dan Merbabu Picu Gempa Salatiga dan Sekitarnya

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 23 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 23 Oktober 2021

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 23 Oktober 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 23 Oktober 2021

Regional
Satu Siswa SMP Positif Covid-19, Sekolah di Sleman Ditutup Sementara

Satu Siswa SMP Positif Covid-19, Sekolah di Sleman Ditutup Sementara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.