Tandai Daerah dengan Serapan APBD Rendah di Bali, Jokowi: Hati-hati yang Saya Beri Merah

Kompas.com - 08/10/2021, 17:00 WIB
Presiden Jokowi saat memberikan pengarahan kepada Forkopimda se Provinsi Bali di Wisma Sabha Utama, Kompleks Kantor Gubernur Bali, Jumat (8/10/2021). Humas Pemprov BaliPresiden Jokowi saat memberikan pengarahan kepada Forkopimda se Provinsi Bali di Wisma Sabha Utama, Kompleks Kantor Gubernur Bali, Jumat (8/10/2021).

BALI, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menyoroti rendahnya serapan APBD di sembilan kabupaten dan kota se-Bali.

Hal itu disampaikan saat Jokowi memberikan pengarahan kepada Forkopimda se-Provinsi Bali di Wisma Sabha Utama, Kompleks Kantor Gubernur Bali, Jumat (8/10/2021).

"Saya minta realisasi APBD segera dilakukan ini tinggal beberapa bulan, ini sudah Oktober, tinggal November, Desember," kata Jokowi dihadapan Bupati dan Wali Kota se Bali, Jumat.

Baca juga: Jokowi Puji Rehabilitasi Mangrove di Taman Hutan Ngurah Rai Bali, Layak Ditiru Provinsi Lain

Tandai dan minta berhati-hati

ilustrasi rupiah, ilustrasi anggaranthikstockphotos ilustrasi rupiah, ilustrasi anggaran

Jokowi sudah menandai sejumlah daerah di Bali yang serapan anggarannya dia nilai masih sangat rendah.

Meski tak menyebut daerah yang dimaksud, presiden meminta kepada daerah tersebut untuk berhati-hati.

"Hati-hati yang saya beri (tanda) merah, itu artinya memang harus (segera) dikeluarkan, meskipun yang biru pun juga akan lebih baik secepatnya dikeluarkan," pungkasnya.

Baca juga: Sempat Dipelihara Bupati Badung, Owa Siamang Akhirnya Dipindahkan ke Pusat Rehabilitasi Satwa Sumbar

Jokowi mengatakan, di tengah ekonomi Bali yang babak belur dihantam pandemi, serapan APBD seharusnya menjadi kunci untuk meningkatkan perputaran uang di tengah masyarakat.

Perputaran itu, lanjut dia, akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

"Jangan sampai APBD ini tidak cepat keluar, Karena itu yang ditunggu oleh masyarakat. Peredaran uang itu akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi," kata dia.

Baca juga: Sandiaga Uno Sebut Jokowi Sudah Setuju Masa Karantina Wisatawan Asing Dikurangi

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganti Rugi Lahan Belum Dibayar, Warga Blokade Akses Jalan Menuju TPA di Banyumas

Ganti Rugi Lahan Belum Dibayar, Warga Blokade Akses Jalan Menuju TPA di Banyumas

Regional
Kota Solo Jadi Tuan Rumah ASEAN Para-Games 2022, Gibran Jadi Ketua Penyelenggaraan

Kota Solo Jadi Tuan Rumah ASEAN Para-Games 2022, Gibran Jadi Ketua Penyelenggaraan

Regional
Polisi Tuntaskan Kasus Perjudian yang Berbuntut Dugaan Pemerkosaan Warga Boyolali

Polisi Tuntaskan Kasus Perjudian yang Berbuntut Dugaan Pemerkosaan Warga Boyolali

Regional
Salah Paham Berujung Bentrokan, 18 Orang di Sorong Tewas, Kepala Suku Dikumpulkan

Salah Paham Berujung Bentrokan, 18 Orang di Sorong Tewas, Kepala Suku Dikumpulkan

Regional
Kronologi Lengkap Pengepul Beras Dibunuh Istri dan Kekasih Gelapnya, Kode Mengetuk Jendela dan Rencana Menikah

Kronologi Lengkap Pengepul Beras Dibunuh Istri dan Kekasih Gelapnya, Kode Mengetuk Jendela dan Rencana Menikah

Regional
Polisi Duga Istri Terduga Bandar Judi Karang Cerita Perkosaan, Rekaman CCTV Jadi Bukti

Polisi Duga Istri Terduga Bandar Judi Karang Cerita Perkosaan, Rekaman CCTV Jadi Bukti

Regional
Eks Kapolres OKU Timur Diduga Terima Suap Saat Jabat Kasubdit Tipikor Polda Sumsel

Eks Kapolres OKU Timur Diduga Terima Suap Saat Jabat Kasubdit Tipikor Polda Sumsel

Regional
Imlek di Kota Solo, Tak Ada Festival Hanya Pasang Lampion

Imlek di Kota Solo, Tak Ada Festival Hanya Pasang Lampion

Regional
Gara-gara Ubah Nama Jalan, Bupati Kebumen Disomasi Warga

Gara-gara Ubah Nama Jalan, Bupati Kebumen Disomasi Warga

Regional
Bupati Aceh Tenggara Pecat Kepala Baitul Mal yang Diduga Perkosa Santri

Bupati Aceh Tenggara Pecat Kepala Baitul Mal yang Diduga Perkosa Santri

Regional
3 Bunga Nasional Indonesia serta Maknanya: Puspa Bangsa, Puspa Pesona, dan Puspa Langka

3 Bunga Nasional Indonesia serta Maknanya: Puspa Bangsa, Puspa Pesona, dan Puspa Langka

Regional
Bentrokan yang Tewaskan 18 Korban di Sorong Dipicu Kesalahpahaman

Bentrokan yang Tewaskan 18 Korban di Sorong Dipicu Kesalahpahaman

Regional
KPK Kembali Periksa 13 Saksi Kasus Dugaan Korupsi Proyek Jalan di Buru Selatan

KPK Kembali Periksa 13 Saksi Kasus Dugaan Korupsi Proyek Jalan di Buru Selatan

Regional
Eks Kapolres OKU Timur Sumsel AKBP Dalizon Ditahan Mabes Polri Terkait Suap Anak Alex Noerdin

Eks Kapolres OKU Timur Sumsel AKBP Dalizon Ditahan Mabes Polri Terkait Suap Anak Alex Noerdin

Regional
Ada 108 Kasus Probable Omicron di Banten, Kadinkes: Tersebar di Semua Wilayah

Ada 108 Kasus Probable Omicron di Banten, Kadinkes: Tersebar di Semua Wilayah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.