44 Desa di Pegunungan Kendeng Ngawi Krisis Air Bersih, BPBD Siapkan 15 Mobil Tangki

Kompas.com - 08/10/2021, 16:37 WIB
Musim kemarau membuat warga di 44 desa di 10 kecamatan di Kabupaten Ngawi mengalami krisi air bersih. Kondisi mereka yang tinggal di pegunungan kapur yang tandus membuat warga kesulitan mendapatkan air brsih saat musim kemarau. KOMPAS.COM/SUKOCOMusim kemarau membuat warga di 44 desa di 10 kecamatan di Kabupaten Ngawi mengalami krisi air bersih. Kondisi mereka yang tinggal di pegunungan kapur yang tandus membuat warga kesulitan mendapatkan air brsih saat musim kemarau.

MAGETAN, KOMPAS.com –  Sebanyak 44 desa di 10 kecamatan di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, krisis air bersih imbas musim kemarau. 

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Ngawi Teguh Puryadi mengatakan, warga di 44 desa ini kesulitan air bersih karena berada di wilayah pegunungan kapur yang tandus.

Saat musim kemarau, warga akan semakin kesulitan mendapatkan air bersih.

Baca juga: 70 Desa di Kabupaten Sikka Krisis Air Bersih, Ini Langkah yang Dilakukan Pemkab

 

“Kekeringan itu di dataran gunung Kendeng atau gunung kapur. Ada 44 desa di 10 kecamatan, jadi dari  sepanjang Karanganyar sampai Beringin,” ujar Teguh saat dihubungi melalui pesan singkat, Jumat (08/10/2021).

Teguh menambahkan, untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga BPBD Kabupaten Ngawi mendistribusikan air bersih dengan menggunakan mobil tangki setiap 2 atau 3 hari sekali.

BPBD Kabupaten Ngawi mempersiapkan 15 mobil tangki untuk memenuhi kebutuhan air bersih di 44 desa yang mengalami krisis air.

“Untuk dropping BPBD Ngawi punya kendaraan sampai 15,” imbuhnya.

Krisi air bersih di 44 desa di pegunungan kapur, menurut Teguh, telah berlangsung selama dua bulan terakhir.

Baca juga: Hujan Masih Turun, BPBD Tuban Tunda Kirim Air Bersih ke 7 Desa yang Kekeringan

 

Dari prakiraan cuaca BMKG, hujan baru akan mengguyur Kabupaten Ngawi pada November mendatang.

“Kita persiapan dropping setiap hari. Untuk prakiraan hujan baru turun pada akhir November mendatang,” ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Unggahan Warganya Diduga Sebar Rasisme, Rumah Kades Dikepung Massa

Unggahan Warganya Diduga Sebar Rasisme, Rumah Kades Dikepung Massa

Regional
Komplotan Pegawai BUMN Gadungan Ditangkap, Terlibat Beberapa Penipuan dan Pencurian

Komplotan Pegawai BUMN Gadungan Ditangkap, Terlibat Beberapa Penipuan dan Pencurian

Regional
Pencuri Laptop Ditangkap Saat Jual Barang Curian di Depan Hotel, Dilaporkan Calon Pembeli

Pencuri Laptop Ditangkap Saat Jual Barang Curian di Depan Hotel, Dilaporkan Calon Pembeli

Regional
Rawan Kejahatan dan Geng Motor, Polda Jambi Sebar Nomor Pengaduan

Rawan Kejahatan dan Geng Motor, Polda Jambi Sebar Nomor Pengaduan

Regional
Seorang Prajurit TNI Tewas dalam Baku Tembak dengan TPNPB di Maybrat

Seorang Prajurit TNI Tewas dalam Baku Tembak dengan TPNPB di Maybrat

Regional
Diduga Depresi karena Istri Bekerja di Luar Negeri, Seorang Pria Ditemukan Tewas Gantung Diri

Diduga Depresi karena Istri Bekerja di Luar Negeri, Seorang Pria Ditemukan Tewas Gantung Diri

Regional
Sopir Ambulans yang Viralkan Video Terjebak Macet hingga Pasien Meninggal Akan Dipanggil Polisi

Sopir Ambulans yang Viralkan Video Terjebak Macet hingga Pasien Meninggal Akan Dipanggil Polisi

Regional
Polda NTB Tetapkan Ustaz MQ Jadi Tersangka, Diperiksa Hari Ini

Polda NTB Tetapkan Ustaz MQ Jadi Tersangka, Diperiksa Hari Ini

Regional
Cegah Omicron Masuk, Bupati Wonogiri Wajibkan Pemudik Lapor ke RT

Cegah Omicron Masuk, Bupati Wonogiri Wajibkan Pemudik Lapor ke RT

Regional
Sejak 2020, Pencemaran Limbah Hitam di Pesisir Lampung Tidak Terungkap

Sejak 2020, Pencemaran Limbah Hitam di Pesisir Lampung Tidak Terungkap

Regional
Polres Jepara Musnahkan Ratusan Knalpot Brong Hasil Razia Sepekan

Polres Jepara Musnahkan Ratusan Knalpot Brong Hasil Razia Sepekan

Regional
Kembali ke PPKM Level 1, Kabupaten Semarang Genjot Vaksin Booster

Kembali ke PPKM Level 1, Kabupaten Semarang Genjot Vaksin Booster

Regional
Jelang MotoGP, 70 Persen Warga Lombok Tengah Jadi Target Vaksinasi Booster

Jelang MotoGP, 70 Persen Warga Lombok Tengah Jadi Target Vaksinasi Booster

Regional
3 Polisi di Gorontalo Dipecat, Ada yang Terlibat Investasi Bodong

3 Polisi di Gorontalo Dipecat, Ada yang Terlibat Investasi Bodong

Regional
DPRD Bengkulu Dianggap Membebani Anggaran Negara Saat Pandemi

DPRD Bengkulu Dianggap Membebani Anggaran Negara Saat Pandemi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.