Kader PDI-P Bojonegoro Datangi Kantor Polisi soal Kasus Bupati Vs Wabup, Ini Tujuannya

Kompas.com - 08/10/2021, 16:30 WIB
Puluhan orang yang mengatasnamakan kader PDIP Bojonegoro, mendatangi Polres Bojonegoro untuk mengawal proses hukum pengaduan dugaan pencemaran nama baik Wabup Bojonegoro, Budi Irawanto KOMPAS.COM/HAMIMPuluhan orang yang mengatasnamakan kader PDIP Bojonegoro, mendatangi Polres Bojonegoro untuk mengawal proses hukum pengaduan dugaan pencemaran nama baik Wabup Bojonegoro, Budi Irawanto

BOJONEGORO, KOMPAS.com - Puluhan orang yang mengatasnamakan perwakilan kader PDI Perjuangan Bojonegoro mendatangi Markas Kepolisian Resor Bojonegoro, Jawa Timur.

Kedatangan mereka adalah untuk mendukung keberlanjutan proses hukum pengaduan dugaan pencemaran nama baik oleh Bupati Bojonegoro terhadap wakilnya, Budi Irawanto.

Mereka secara beramai-ramai menggunakan kendaraan bermotor roda 4 dan roda 2 sambil berorasi di halaman Mapolres Bojonegoro.

Ketua PAC PDIP Kecamatan Kota Bojonegoro, Julianto mengatakan, kedatangannya bersama perwakilan kader PDI Perjuangan dari 18 ranting PAC Kecamatan Kota ini untuk mengawal proses hukum yang sedang ditangani pihak Polres Bojonegoro.

Baca juga: Konflik Bupati dan Wabup Bojonegoro, PDI-P: Dulu Maju Pilkada Baik-baik, Ini Harus Diselesaikan Baik-baik

Termasuk memberikan dukungan kepada pinyidik kepolisian yang telah memproses hukum pengaduan dugaan pencemaran nama baik Wabup Budi Irawanto yang diduga dilakukan oleh Bupati Anna Mu'awwanah.

"Kami yakin tidak ada satupun manusia di NKRI ini yang kebal hukum," kata Julianto, dalam orasinya, Jumat (8/10/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia berharap, proses hukum terhadap pengaduan dugaan pencemaran nama baik kader PDIP Bojonegoro, Budi Irawanto yang menjabat Wakil Bupati Bojonegoro saat ini harus terus berjalan.

"Jika semua alat bukti sudah cukup dan memenuhi, maka proses hukum harus terus berjalan," harap dia.

Julianto mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi pihak penyidik Polres Bojonegoro yang sudah menjalankan proses hukum atas laporan Wabup Budi Irawanto terhadap Bupati Anna Mu'awanah.

"Kami akan terus mengawal, meskipun kasus ini sekarang sudah diambil alih Polda Jatim," ujar dia.  

Kapolres Bojonegoro, AKBP Eva Guna Pandia mengatakan, proses hukum dugaan pencemaran nama baik yang diadukan Wabup Budi Irawanto masih tetap berjalan.

Pihaknya telah melakukan pemeriksaan sebanyak 10 saksi untuk dimintai keterangan dalam kasus yang menyangkut nama Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awwanah.

"Tidak ada intervensi dari manapun, semua sama dihadapan hukum," ungkap AKBP Eva Guna Pandia, saat menemui para kader PDIP tersebut.

Menurutnya, pihak kepolisian akan tetap melakukan semua proses hukum sesuai aturan dan hasil dari proses hukum nantinya pasti akan disampaikan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur Nonaktif Sulsel Nurdin Abdullah Divonis 5 Tahun Penjara

Gubernur Nonaktif Sulsel Nurdin Abdullah Divonis 5 Tahun Penjara

Regional
Kasus Korupsi Masker, Eks Pejabat Dinkes Banten Divonis 4 Tahun Penjara

Kasus Korupsi Masker, Eks Pejabat Dinkes Banten Divonis 4 Tahun Penjara

Regional
Danny Pomanto Tanggung Biaya Pengobatan Korban Penyerangan Asrama Mahasiswa di Makassar

Danny Pomanto Tanggung Biaya Pengobatan Korban Penyerangan Asrama Mahasiswa di Makassar

Regional
'Chat' Berisi Ancaman Pembunuhan Dibaca Ibu, Terungkap Anaknya Dicabuli Pelakunya Berulangkali

"Chat" Berisi Ancaman Pembunuhan Dibaca Ibu, Terungkap Anaknya Dicabuli Pelakunya Berulangkali

Regional
Seorang Pengedar Sabu dan Ekstasi Ditangkap di Serdang Bedagai, Terancam 20 Tahun Penjara

Seorang Pengedar Sabu dan Ekstasi Ditangkap di Serdang Bedagai, Terancam 20 Tahun Penjara

Regional
Kasus Suap Nurdin Abdullah, Mantan Sekretaris Dinas PUTR Sulsel Divonis 4 Tahun Penjara

Kasus Suap Nurdin Abdullah, Mantan Sekretaris Dinas PUTR Sulsel Divonis 4 Tahun Penjara

Regional
Keponakan yang Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil Terancam 15 Tahun Penjara

Keponakan yang Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Kronologi Keponakan Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil, Berawal Sakit Hati

Kronologi Keponakan Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil, Berawal Sakit Hati

Regional
Banyak Residivis Kembali Curi Motor di Sumut, Tertangkap Saat Operasi Kancil Toba 2021

Banyak Residivis Kembali Curi Motor di Sumut, Tertangkap Saat Operasi Kancil Toba 2021

Regional
Beredar Foto Selebgram Ambon yang Terlibat Video Porno Menikah dengan Kekasih, Ini Kata Polisi

Beredar Foto Selebgram Ambon yang Terlibat Video Porno Menikah dengan Kekasih, Ini Kata Polisi

Regional
Limbah Sawit di Riau Diolah Jadi Biogas, Upaya Menekan Gas Rumah Kaca

Limbah Sawit di Riau Diolah Jadi Biogas, Upaya Menekan Gas Rumah Kaca

Regional
Jelang UMK 2022 Diputuskan, Ini Masukan Serikat Buruh untuk Ganjar

Jelang UMK 2022 Diputuskan, Ini Masukan Serikat Buruh untuk Ganjar

Regional
Diduga Cemburu, Pengungsi Afghanistan di Kupang Tikam Temannya Pakai Kunci Motor

Diduga Cemburu, Pengungsi Afghanistan di Kupang Tikam Temannya Pakai Kunci Motor

Regional
Jadi Calo CPNS, Pria Ini Tipu Warga Madiun hingga Rp 1 Miliar, Uangnya Dipakai untuk Nikah Lagi

Jadi Calo CPNS, Pria Ini Tipu Warga Madiun hingga Rp 1 Miliar, Uangnya Dipakai untuk Nikah Lagi

Regional
Sidang Kasus Investasi Bodong Rp 84,9 Miliar di Pekanbaru, 5 Terdakwa Minta Bebas, Ditolak Hakim

Sidang Kasus Investasi Bodong Rp 84,9 Miliar di Pekanbaru, 5 Terdakwa Minta Bebas, Ditolak Hakim

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.