Kompas.com - 04/10/2021, 13:37 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

ACEH UTARA, KOMPAS.com - Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Aceh Utara milik Pemerintah Kabupaten Aceh Utara belum berubah dari konvensional ke bank syariah.

Padahal, Qanun (Peraturan Daerah) Nomor 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah di Aceh mewajibkan seluruh bank di Aceh menjadi syariah pada 2020.

Apabila tidak, maka bank harus menutup layanan.

Baca juga: Berkaca dari Pamitnya BRI dan Bank Mandiri, Berikut Aturan Perbankan di Aceh...

Pelaksana tugas Direktur Utama BPR Aceh Utara Marzuki mengakui bahwa bank yang dipimpinnya masih konvensional dan belum berubah menjadi syariah.

“Kita masih konvensional dan sedang berupaya berubah menjadi bank syariah,” ujar Marzuki saat dikonfirmasi, Minggu (3/10/2021).

Menurut Marzuki, kendalanya adalah modal utama bank yang tidak cukup untuk berubah menjadi bank syariah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Marzuki tidak menyebutkan berapa jumlah modal yang ada saat ini.

Baca juga: Mudah, Begini Cara Buka Rekening Bank Syariah Indonesia Online

Namun, dia mengatakan bahwa BPR Aceh Utara masih punya waktu untuk beroperasi hingga 2022.

“Kami punya waktu hingga 2022. Sekarang sedang kita proses terus agar berubah menjadi syariah,” kata Marzuki.

Sementara itu, pengamat ekonomi syariah dari Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh Utara, Damanhur Abbas, menyebutkan sangat aneh ketika bank milik pemerintah malah tidak patuh pada peraturan daerah.

“Semua bank konvensional sudah tutup layanan di Aceh. Hanya bank syariah saja yang beroperasi. Ada bank daerah yang belum berubah, ini inkonsistensi daerah dalam penerapan aturan,” kata Abbas.

Baca juga: 4 Manfaat Migrasi Bank Syariah Indonesia (BSI) bagi Nasabah

Dia berharap, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara segera memproses peralihan dari bank konvensional menjadi bank syariah.

“Jika pun tidak mampu berubah dengan alasan tidak cukup modal dasar, maka baiknya ditutup saja. Kita semua sepakat bank syariah di Aceh, malah pemerintah daerah yang tidak patuh dan tidak cepat berubah,” kata Abbas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar Lengkap UMK 35 Kabupaten/Kota di Jateng Tahun 2022, Kota Semarang Tertinggi

Daftar Lengkap UMK 35 Kabupaten/Kota di Jateng Tahun 2022, Kota Semarang Tertinggi

Regional
Sering Diejek Teman Dekatnya, Pria Ini Ajak 3 Pelajar SMP Bunuh Korban, Begini Kronologinya

Sering Diejek Teman Dekatnya, Pria Ini Ajak 3 Pelajar SMP Bunuh Korban, Begini Kronologinya

Regional
Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, RSUD Gresik Siapkan 300 Tempat Tidur hingga IGD Khusus

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, RSUD Gresik Siapkan 300 Tempat Tidur hingga IGD Khusus

Regional
Antisipasi Varian Omicron, Ini Upaya Satgas Covid-19 Jatim

Antisipasi Varian Omicron, Ini Upaya Satgas Covid-19 Jatim

Regional
BMKG: Waspadai Dampak Siklon Tropis Nyatoh

BMKG: Waspadai Dampak Siklon Tropis Nyatoh

Regional
Bandara Kediri Ditargetkan Beroperasi Pertengahan 2023, Ini Spesifikasinya

Bandara Kediri Ditargetkan Beroperasi Pertengahan 2023, Ini Spesifikasinya

Regional
[POPULER NUSANTARA] Suami Istri yang Dianiaya Oknum Satpol PP Gowa Jadi Tersangka | Kecelakaan Beruntun di Salatiga

[POPULER NUSANTARA] Suami Istri yang Dianiaya Oknum Satpol PP Gowa Jadi Tersangka | Kecelakaan Beruntun di Salatiga

Regional
Konflik Bersenjata di Papua, 'Hujan Mortir' Buatan Serbia di Kiwirok (2)

Konflik Bersenjata di Papua, "Hujan Mortir" Buatan Serbia di Kiwirok (2)

Regional
Bertemu Petani Usai Resmikan Bendungan Tugu, Presiden Berharap Hasil Pertanian Meningkat

Bertemu Petani Usai Resmikan Bendungan Tugu, Presiden Berharap Hasil Pertanian Meningkat

Regional
Konflik Bersenjata di Papua, Ini Kisah Bocah yang Tewas Tertembak di Intan Jaya (1)

Konflik Bersenjata di Papua, Ini Kisah Bocah yang Tewas Tertembak di Intan Jaya (1)

Regional
Saat Presiden Jokowi Berdialog dengan Petani di Trenggalek

Saat Presiden Jokowi Berdialog dengan Petani di Trenggalek

Regional
Remaja 16 Tahun Bunuh Perempuan di Jalan Kaliurang, Awalnya Ingin Rampok dan Perkosa Korban

Remaja 16 Tahun Bunuh Perempuan di Jalan Kaliurang, Awalnya Ingin Rampok dan Perkosa Korban

Regional
Guru SD Diduga Perkosa Seorang Remaja, Berawal Pergoki Korban Berbuat Mesum

Guru SD Diduga Perkosa Seorang Remaja, Berawal Pergoki Korban Berbuat Mesum

Regional
Alami Kecelakaan, Umari Dilantik Jadi Lurah di Kulon Progo dengan Wajah Luka dan Pakaian Bernoda

Alami Kecelakaan, Umari Dilantik Jadi Lurah di Kulon Progo dengan Wajah Luka dan Pakaian Bernoda

Regional
DPD PDI-P NTT Sepakat Pecat Anggota DPRD Lembata yang Tepergok Selingkuh dengan Istri Orang

DPD PDI-P NTT Sepakat Pecat Anggota DPRD Lembata yang Tepergok Selingkuh dengan Istri Orang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.