Kompas.com - 30/09/2021, 19:11 WIB
Kepala KPw BI Tegal Taufik Amrozy (kanan) menunjukan UPK pecahan Rp. 75.000 saat temu awak media di Kantor KPw BI Tegal, Selasa (18/8/2020) KOMPAS.com/Tresno SetiadiKepala KPw BI Tegal Taufik Amrozy (kanan) menunjukan UPK pecahan Rp. 75.000 saat temu awak media di Kantor KPw BI Tegal, Selasa (18/8/2020)

TEGAL, KOMPAS.com - Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Tegal dalam survei konsumen di September 2021 menyebutkan persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi perlahan mulai membaik.

Kepala KPw BI Tegal Taufik Amrozy mengungkapkan, hal tersebut tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) di Kota Tegal di September 2021 sebesar 98,8 meningkat dibandingkan Agustus 2021 yang sebesar 88,2 meski masih berada pada level pesimistis.

"Keyakinan konsumen yang membaik didorong oleh persepsi terhadap ekonomi saat ini yang terpantau membaik terutama pada aspek ketersediaan lapangan kerja saat ini dibandingkan 6 bulan yang lalu," kata Taufik dalam keterangan tertulisnya, Kamis (30/9/2021).

Baca juga: Tak Bisa Keluar Rumah Saat PPKM, Warga Kediri Bisa Belanja Lewat Layanan Bi Imah

Diungkapkan Taufik, ekspektasi konsumen terhadap kondisi perekonomian 6 bulan ke depan tetap optimistis dan semakin menguat dibandingkan bulan sebelumnya.

"Baik dari aspek penghasilan, ketersediaan lapangan kerja maupun perkembangan kegiatan usaha," sebut Taufik.

Menurut dia, penurunan kasus Covid-19 secara nasional, khususnya di Kota Tegal menjadi salah satu pemicu optimisme masyarakat dalam mengekspektasikan kondisi perekonomian ke depan.

Termasuk hasil pencapaian vaksinasi Kota Tegal yang telah mencapai 89,73 persen untuk dosis pertama.

Sementara proporsi penggunaan penghasilan masyarakat Kota Tegal pada bulan September 2021 didominasi untuk keperluan konsumsi yaitu sebesar 64,70 persen, 18,70 persen untuk pembayaran cicilan, dan tabungan 16,60 persen.

Baca juga: BI Tasikmalaya Minta Kasus Penyelundupan Uang Palsu yang Libatkan Dukun Diusut

Berdasarkan Survei Penjualan Eceran yang ditunjukkan oleh Indeks Penjualan Riil pada bulan September 2021 diperkirakan mengalami kenaikan sebesar 99,33 atau mengalami pertumbuhan bulanan (m-t-m) sebesar 0,11 persen.

Kenaikan kinerja penjualan eceran bulan September 2021 diperkirakan terjadi karena kenaikan penjualan kelompok bahan bakar kendaraan bermotor serta barang budaya dan rekreasi.

 

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengapa Makassar Disebut Kota Daeng?

Mengapa Makassar Disebut Kota Daeng?

Regional
Pernikahan Adik Jokowi dengan Ketua MK Tinggal Tunggu Waktu, Gibran Sebut Persiapan Sudah Beres

Pernikahan Adik Jokowi dengan Ketua MK Tinggal Tunggu Waktu, Gibran Sebut Persiapan Sudah Beres

Regional
Ketua DPRD Banten Heran, Banyak Industri Tapi Pengangguran Tertinggi

Ketua DPRD Banten Heran, Banyak Industri Tapi Pengangguran Tertinggi

Regional
Pelabuhan Muncar Banyuwangi, Salah Satu Penghasil Ikan Terbesar di Indonesia

Pelabuhan Muncar Banyuwangi, Salah Satu Penghasil Ikan Terbesar di Indonesia

Regional
Sering Disuruh Saat Gotong Royong, Pria di Balikpapan Bunuh Temannya Sendiri

Sering Disuruh Saat Gotong Royong, Pria di Balikpapan Bunuh Temannya Sendiri

Regional
Pria yang Tusuk Polisi di Pekanbaru Ternyata Pernah Lukai Imam Masjid

Pria yang Tusuk Polisi di Pekanbaru Ternyata Pernah Lukai Imam Masjid

Regional
KM Sirimau Tabrak Karang di Perairan Ile Ape Lembata, Begini Penjelasan Syahbandar

KM Sirimau Tabrak Karang di Perairan Ile Ape Lembata, Begini Penjelasan Syahbandar

Regional
Dugaan Suap Wali Kota Ambon, KPK Periksa Sejumlah Pejabat Pemkot

Dugaan Suap Wali Kota Ambon, KPK Periksa Sejumlah Pejabat Pemkot

Regional
Soal Kebijakan Jokowi Perbolehkan Tak Pakai Masker Saat di Luar Ruangan, Sekda Solo: Iya Kita Ikuti

Soal Kebijakan Jokowi Perbolehkan Tak Pakai Masker Saat di Luar Ruangan, Sekda Solo: Iya Kita Ikuti

Regional
Mengapa di Papua Banyak Malaria?

Mengapa di Papua Banyak Malaria?

Regional
UAS Tak Diizinkan Masuk Singapura, Lembaga Adat Melayu Riau Sedih

UAS Tak Diizinkan Masuk Singapura, Lembaga Adat Melayu Riau Sedih

Regional
Sopir Pemadam Kebakaran di Banjarmasin yang Tabrak Pengendara Motor Hingga Tewas Ditetapkan Tersangka

Sopir Pemadam Kebakaran di Banjarmasin yang Tabrak Pengendara Motor Hingga Tewas Ditetapkan Tersangka

Regional
Kasus Ibu Bunuh Anaknya di Semarang, Berawal dari Deposito Rp 1,25 Miliar Milik Keluarga Dipakai Belanja Online

Kasus Ibu Bunuh Anaknya di Semarang, Berawal dari Deposito Rp 1,25 Miliar Milik Keluarga Dipakai Belanja Online

Regional
Fakta Baru Terungkap, Ibu yang Bunuh Anak Kandungnya di Hotel Semarang Tak Hanya Habiskan Puluhan Juta namun Miliaran Rupiah

Fakta Baru Terungkap, Ibu yang Bunuh Anak Kandungnya di Hotel Semarang Tak Hanya Habiskan Puluhan Juta namun Miliaran Rupiah

Regional
Kasus Korupsi Dana KONI Padang, Pengacara Tersangka Tiba-tiba Mundur

Kasus Korupsi Dana KONI Padang, Pengacara Tersangka Tiba-tiba Mundur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.