Kasus Penipuan Cek Kosong Rp 1 Miliar, Mantan Bupati Balangan Divonis 1 Tahun Penjara

Kompas.com - 30/09/2021, 18:48 WIB

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Mantan Bupati Balangan, Ansharuddin divonis bersalah Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin atas kasus kasus penipuan cek kosong senilai Rp 1 Miliar dalam sidang yang digelar pada Kamis (30/9/2021).

Majelis hakim yang diketuai Aris Bawono membacakan amar putusan menjatuhkan pidana satu tahun penjara terhadap Ansharuddin.

"Terbukti secara sah dan meyakinkan menjatuhkan pidana penjara satu tahun," tegas Aris Bawono saat membacakan amar putusan, Kamis.

Baca juga: 5 Penipu Bermodus Beli Sembako dengan Cek Kosong Ditangkap, Korban Merugi Ratusan Juta Rupiah

Vonis hakim tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang sebelumnya menuntut Ansharuddin dihukum dua tahun penjara.

Ansharuddin yang mengikuti langsung jalannya persidangan menyatakan akan mengambil langkah banding.

Usai persidangan, dia ditemui sejumlah wartawan dan menyatakan akan terus memperjuangkan keadilan atas kasus yang menimpanya.

"Kami akan meminta lagi keadilan dengan melakukan banding," tegas Ansharuddin.

Baca juga: 2 Warga Surabaya Borong Gawai di Yogyakarta Gunakan Cek Kosong

Sebagai informasi, Ansharuddin dituduh melakukan penipuan cek kosong kepada salah seorang bernama Dwi Putra Husni.

Ansharuddin diduga menyerahkan cek kosong Bank Kalsel senilai Rp 1 miliar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 23 Mei 2022

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 23 Mei 2022

Regional
Jungle Cafe Trawas, Mojokerto, Daya Tarik, Jam Buka, dan Menu

Jungle Cafe Trawas, Mojokerto, Daya Tarik, Jam Buka, dan Menu

Regional
Mobil Boks Tabrak Truk di Tol Pekanbaru-Dumai, Brondolan Sawit Berserakan di Jalan

Mobil Boks Tabrak Truk di Tol Pekanbaru-Dumai, Brondolan Sawit Berserakan di Jalan

Regional
Jaringan Listrik di Kawasan Terdampak Banjir Rob Semarang Dipadamkan Sementara

Jaringan Listrik di Kawasan Terdampak Banjir Rob Semarang Dipadamkan Sementara

Regional
Borneo Mini Waterpark: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik

Borneo Mini Waterpark: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik

Regional
Rob Menggenangi 3 Kecamatan di Kendal, Ribuan Rumah Terendam Air

Rob Menggenangi 3 Kecamatan di Kendal, Ribuan Rumah Terendam Air

Regional
630 Sapi di Aceh Utara Positif PMK, Minggu Ini Obat Dibagikan ke Peternak

630 Sapi di Aceh Utara Positif PMK, Minggu Ini Obat Dibagikan ke Peternak

Regional
Rob Terjang Pantura, Ganjar Minta Pemda Siapkan Posko Darurat

Rob Terjang Pantura, Ganjar Minta Pemda Siapkan Posko Darurat

Regional
Banjir Rob Melanda Pesisir Kota Tegal, Warga Sebut Terparah Sejak 1998

Banjir Rob Melanda Pesisir Kota Tegal, Warga Sebut Terparah Sejak 1998

Regional
Jelang Tahun Politik, Pemuda Lintas Agama Lampung Waspadai Politisasi Agama

Jelang Tahun Politik, Pemuda Lintas Agama Lampung Waspadai Politisasi Agama

Regional
Sudah Diingatkan Ganjar Soal Rob, Wali Kota Semarang: Ini di Luar Dugaan Kita

Sudah Diingatkan Ganjar Soal Rob, Wali Kota Semarang: Ini di Luar Dugaan Kita

Regional
Warga di Sukabumi Bertemu Hewan Diduga Harimau Jawa, Balai Besar KSDA Teliti Sampel Rambut

Warga di Sukabumi Bertemu Hewan Diduga Harimau Jawa, Balai Besar KSDA Teliti Sampel Rambut

Regional
KPK Sita Catatan Tangan dengan Kode Khusus di Ruang Kerja Wali Kota Ambon

KPK Sita Catatan Tangan dengan Kode Khusus di Ruang Kerja Wali Kota Ambon

Regional
Tanggul Jebol akibat Rob Belum Teratasi, Pemkot Semarang Fokus Evakuasi Warga dan Buat Dapur Umum

Tanggul Jebol akibat Rob Belum Teratasi, Pemkot Semarang Fokus Evakuasi Warga dan Buat Dapur Umum

Regional
Curhat Lifter Nurul Akmal Sebelum Meraih Medali Perak Sea Games

Curhat Lifter Nurul Akmal Sebelum Meraih Medali Perak Sea Games

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.