Kompas.com - 24/09/2021, 20:55 WIB
Foto : Masyarakat adat Leboleba, Kecamatan Asesa, Kabupaten Nagekeo, menyegel kantor  desa, Kamis (23/9/2021),  Dokumen wargaFoto : Masyarakat adat Leboleba, Kecamatan Asesa, Kabupaten Nagekeo, menyegel kantor desa, Kamis (23/9/2021),

MBAY, KOMPAS.com - Penolakan masyarakat adat terhadap lokasi pembangunan Waduk Lambo, di Kecamatan Asesa Selatan, Kabupaten Nagekeo, NTT, terus berlanjut.

Masyarakat adat di desa Laboleba bersikukuh tidak mengizinkan tanah mereka dijadikan lokasi pembangunan Waduk Lambo.

Pada Kamis (23/9/2021), masyarakat adat Leboleba menutup kantor desa.

Hal itu dilakukan karena menurut mereka, sosialisasi pembangunan Waduk Lambo tidak transparan.

“Masyarakat adat Laboleba kaget tiba-tiba sudah tanda tangan kontrak dan pasang plang oleh Camat Asesa di lokasi. Kami hanya izin survei, tapi tahap selanjutnya masyarakat adat tidak dilibatkan,” ujar Selis Lado, perwakilan masyarakat adat kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Kamis malam.

Baca juga: Masyarakat Adat Bersitegang dengan Petugas dan Aparat di Lokasi Pembangunan Waduk Lambo

Masyarakat adat, kata dia, mengecam Camat Asesa, Kades Laboleba, petugas dari BWS NT II, dan Brimob Polda NTT, atas upaya paksa mereka melakukan pengukuran tanah yang diklaim milik masyarakat adat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Apa yang dilakukan kemarin itu adalah premanisasi aparat negara terhadap masyarakat,” kata dia.

Menurut warga, hingga kini, belum ada pelepasan hak tanah dari masyarakat adat. Status tanah diklaim masih menjadi milik mereka.

“Camat dan Kades tidak ada tanah di sini. Lalu dia dengan petugas dan aparat datang serobot tanah masyarakat adat,” ujarnya.

Baca juga: Tolak Lokasi Pembangunan Waduk Lambo, Masyarakat Adat Tawarkan 2 Tempat Alternatif di Nagekeo

Sementara, Camat Asesa, Oscar Sina, tidak merespons saat dihubungi melalui pesan WhatsApp.

Sejak Jumat siang hingga malam, Kompas.com berupaya meminta penjelasannya terkait tudingan warga.

Namun hingga kini, Oscar belum memberikan jawaban.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tertangkap Satpol PP Selingkuh di Hotel, Seorang Dokter Dilaporkan Istrinya ke Polisi

Tertangkap Satpol PP Selingkuh di Hotel, Seorang Dokter Dilaporkan Istrinya ke Polisi

Regional
Pencuri Gasak Uang dan Ponsel dari Apotek Dekat Kantor Polisi, Pelaku: Untuk Bayar Cicilan

Pencuri Gasak Uang dan Ponsel dari Apotek Dekat Kantor Polisi, Pelaku: Untuk Bayar Cicilan

Regional
Viral, Video Anggota Organisasi Pemuda Acungkan Tongkat Besi ke Pemilik Toko, Minta 'Sumbangan'

Viral, Video Anggota Organisasi Pemuda Acungkan Tongkat Besi ke Pemilik Toko, Minta "Sumbangan"

Regional
Sopir Truk yang Hanyut Terbawa Lahar Hujan Merapi Belum Ditemukan

Sopir Truk yang Hanyut Terbawa Lahar Hujan Merapi Belum Ditemukan

Regional
Terungkap, Sopir Taksi Online di Medan Tewas Dibunuh Penumpangnya

Terungkap, Sopir Taksi Online di Medan Tewas Dibunuh Penumpangnya

Regional
Kasus Pelecehan Seksual di Kampus Unsri, 2 Dosen Jadi Terduga Pelaku, Korbannya 3 Mahasiswi

Kasus Pelecehan Seksual di Kampus Unsri, 2 Dosen Jadi Terduga Pelaku, Korbannya 3 Mahasiswi

Regional
Kabur Saat Ditangkap, Rumah Pemerkosa Anak Kandung hingga Hamil Dirusak Warga

Kabur Saat Ditangkap, Rumah Pemerkosa Anak Kandung hingga Hamil Dirusak Warga

Regional
Cari Ikan, Warga Jember Malah Temukan Jasad Perempuan di Sungai

Cari Ikan, Warga Jember Malah Temukan Jasad Perempuan di Sungai

Regional
Bebasnya Valencya Buktikan Masih Ada Polisi, Jaksa, Hakim yang Baik, Berjuang Lawan Kekerasan Terhadap Perempuan

Bebasnya Valencya Buktikan Masih Ada Polisi, Jaksa, Hakim yang Baik, Berjuang Lawan Kekerasan Terhadap Perempuan

Regional
Gerakan Arek Suroboyo Deklarasi Dukung Anies Baswedan Maju Capres 2024

Gerakan Arek Suroboyo Deklarasi Dukung Anies Baswedan Maju Capres 2024

Regional
Detik-detik Toyota Rush Seruduk Apotek di Blitar, Sopir Tertidur, Sempat Dikira Suara Bom Meledak

Detik-detik Toyota Rush Seruduk Apotek di Blitar, Sopir Tertidur, Sempat Dikira Suara Bom Meledak

Regional
Waspada, Banjir Rob Diprediksi Terjang Pesisir Surabaya Mulai Malam Ini hingga 7 Desember

Waspada, Banjir Rob Diprediksi Terjang Pesisir Surabaya Mulai Malam Ini hingga 7 Desember

Regional
Wali Kota Madiun Larang Warga Pesta Tahun Baru, Alun-alun Bakal Tutup Jam 8 Malam

Wali Kota Madiun Larang Warga Pesta Tahun Baru, Alun-alun Bakal Tutup Jam 8 Malam

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 2 Dsember 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 2 Dsember 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 2 Desember 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 2 Desember 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.