Kata Gibran Usai Terima Gelar Bangsawan dari Keraton Solo

Kompas.com - 20/09/2021, 23:41 WIB
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka. KOMPAS.com/LABIB ZAMANIWali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka.

SOLO, KOMPAS.com - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mendapat gelar Kanjeng Pangeran Widura Nagara dari Keraton Solo pada Senin (20/9/2021).

Gelar kebangsawanan itu diterima putra sulung Presiden Jokowi langsung dari Raja Keraton Solo PB XIII Hangabehi seusai meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Pagelaran Keraton Solo.

Adapun prosesi pemberian gelar kebangsawanan kepada Girban berlangsung tertutup di Keraton Solo.

"Iya, saya merasa terhormat karena tadi tidak direncanakan juga. Saya ke sana mau ngecek vaksin. Malah dapat kesempatan untuk ketemu Sinuhun," kata Gibran di Solo, Jawa Tengah, Senin.

Baca juga: Temukan Guru Tak Pakai Masker Saat Mengajar, Ini yang Dilakukan Gibran

Selain mendapatkan gelar kebangsawanan, Gibran mengatakan, menerima arahan dari Raja Keraton Solo untuk memperindah beberapa area yang ada di kawasan Keraton Solo. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tadi secara spesifik Sinuhun memberikan arahan di alun-alun," ungkap Gibran.

Gibran kembali menegaskan pemberian gelar kepada dirinya tidak direncanakan. Awalnya, kata Gibran dirinya meninjau pelaksanaan vaksinasi di Pagelaran Keraton Solo.

"Tadi tidak ada rencana untuk bertemu dengan Sinuhun. Tiba-tiba ada Gusti Ratu langsung diajak ya udah langsung diberikan itu (gelar) juga kaget. Salah kostum juga. Suatu kehormatan bagi saya," kata dia.

Gibran berharap, dengan pertemuannya dengan PB XIII, komunikasi antara Pemkot Solo dengan keraton bisa lebih terbuka.

"Sinuhun cukup terbuka dan memberikan beberapa arahan ke Pemkot Solo. Jadi kedepan lebih enak, terbuka. Semoga lebih tertiblah terutama alun-alun itu," ungkap Gibran.

Baca juga: Ini Cerita Wali Kota Gibran Saat Dampingi Jokowi Kunker di Solo: Profesional Saja

Adik Raja PB XIII Hangabehi, KGPH Dipokusumo mengatakan, pemberian gelar kebangsawanan tersebut karena Gibran dikenal sebagai sosok pemimpin muda yang bisa mengayomi masyarakat.

Gelar tersebut langsung diberikan oleh Raja Keraton Solo PB XIII Hangabehi kepada suami Selvi Ananda.

"Mas Gibran tentu bisa menjadi pengayom bagi mayarakat. Gelar bangsawan ini merupakan apresiasi dari Keraton Solo," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Misteri Mayat dalam Plastik di Hutan, Korban Kenal Pelaku di Medsos Setahun Lalu

Misteri Mayat dalam Plastik di Hutan, Korban Kenal Pelaku di Medsos Setahun Lalu

Regional
Kejaksaan Usut Dugaan Korupsi Anggaran Pembayaran Tenaga Harian Lepas PDAM Kota Madiun

Kejaksaan Usut Dugaan Korupsi Anggaran Pembayaran Tenaga Harian Lepas PDAM Kota Madiun

Regional
Warga Minta Pemkot Serang Bayar Rp 2,5 Miliar Kompensasi Sampah Tangsel, Wali Kota: Kirimnya Baru 3 Bulan, Diminta Bayar Setahun

Warga Minta Pemkot Serang Bayar Rp 2,5 Miliar Kompensasi Sampah Tangsel, Wali Kota: Kirimnya Baru 3 Bulan, Diminta Bayar Setahun

Regional
Kronologi Pembunuhan Perempuan dalam Plastik di Hutan, Pelaku Hendak Dikenalkan pada Orangtua Korban

Kronologi Pembunuhan Perempuan dalam Plastik di Hutan, Pelaku Hendak Dikenalkan pada Orangtua Korban

Regional
BEM SV UNS Minta Kampus dan Menwa Transparan Soal Meninggalnya Gilang Saat Diklatsar

BEM SV UNS Minta Kampus dan Menwa Transparan Soal Meninggalnya Gilang Saat Diklatsar

Regional
Pemuda yang Tenggelam di Kali Kunto Kediri Ditemukan Tewas

Pemuda yang Tenggelam di Kali Kunto Kediri Ditemukan Tewas

Regional
Calon Kepala Desa Ini Menang Telak, Padahal Meninggal 12 Hari Sebelum Pilkades

Calon Kepala Desa Ini Menang Telak, Padahal Meninggal 12 Hari Sebelum Pilkades

Regional
Tak Pakai Masker, Pengantin yang Akan ke KUA Terjaring Razia Protokol Kesehatan

Tak Pakai Masker, Pengantin yang Akan ke KUA Terjaring Razia Protokol Kesehatan

Regional
Potensi Bencana Alam di Jatim Tinggi, Gubernur Khofifah Minta Daerah Tingkatkan Kesiapsiagaan

Potensi Bencana Alam di Jatim Tinggi, Gubernur Khofifah Minta Daerah Tingkatkan Kesiapsiagaan

Regional
Kasus Mayat Terbungkus Plastik di Grobogan Terungkap, Korban Dibunuh Pacarnya karena Cemburu

Kasus Mayat Terbungkus Plastik di Grobogan Terungkap, Korban Dibunuh Pacarnya karena Cemburu

Regional
Brigadir Kansep, Polisi Penembak Mati Buronan di Depan Anak dan Istri Korban Divonis 7 Tahun Penjara

Brigadir Kansep, Polisi Penembak Mati Buronan di Depan Anak dan Istri Korban Divonis 7 Tahun Penjara

Regional
Saksi Ahli Pastikan Ada Sianida di Sate Kiriman Nani

Saksi Ahli Pastikan Ada Sianida di Sate Kiriman Nani

Regional
Kelompok Zikir di Sumedang Diduga Melenceng dari Islam, Istri Disuruh Cerai dari Suami, Ini Duduk Perkaranya

Kelompok Zikir di Sumedang Diduga Melenceng dari Islam, Istri Disuruh Cerai dari Suami, Ini Duduk Perkaranya

Regional
2 LRT Jabodebek Rusak akibat Tabrakan, Dirut INKA: Setelah Investigasi Selesai, Kereta Itu Diperbaiki

2 LRT Jabodebek Rusak akibat Tabrakan, Dirut INKA: Setelah Investigasi Selesai, Kereta Itu Diperbaiki

Regional
Pura-pura ke ATM, Kopassus Gadungan Bawa Kabur Motor Warga di Semarang

Pura-pura ke ATM, Kopassus Gadungan Bawa Kabur Motor Warga di Semarang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.