PPKM Level 2 di Kendal, Tempat Wisata Dibuka dengan Kapasitas 25 Persen

Kompas.com - 31/08/2021, 22:21 WIB
Bupati Kendal, Dico M Ganinduto. KOMPAS.COM/SLAMET PRIYATIN KOMPAS.COM/SLAMET PRIYATINBupati Kendal, Dico M Ganinduto. KOMPAS.COM/SLAMET PRIYATIN

KENDAL, KOMPAS.com - Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, berstatus level 2 dalam perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 6 September 2021.

Bupati Kendal Dico M Ganinduto mengatakan, tempat wisata dan fasilitas publik dibuka setelah PPKM Kendal berstatus level 2.

Meski diizinkan dibuka, kapasitas pengunjung tempat wisata dibatasi hanya 25 persen.

“Dibukanya pariwisata bertujuan untuk memulihkan kembali ekonomi masyarakat  terutama UMKM yang berjualan di lokasi pariwisata,” kata Dico kepada wartawan, Selasa (31/8/2021).

Baca juga: PPKM Level 2, Pemkab Cianjur Imbau Masyarakat Tidak Lengah Prokes

Dico menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kendal sebelumnya sudah melakukan uji coba di Pantai Indah Kemangi dan Pantai Ngebum pada 21-22 Agustus 2021.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia mengeklaim uji coba tersebut berjalan sukses. Hal ini karena sebelumnya sudah diantisipasi dengan pendaftaran online melalui google form.

Plt Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Wahyu Yusuf Akhmadi mengaku sedang mempersiapkan petunjuk teknis (juknis), dan sarana prasarana protokol kesehatan di tempat wisata.

“Kami saat ini tengah menginventarisasi dan berkoordinasi kepada seluruh pengelola pariwisata di Kabupaten Kendal terkait persiapannya,” ujarnya.

Baca juga: Peta PPKM Level 2-4 per Kabupaten/Kota di Jawa-Bali sampai 6 September 2021

Wahyu menambahkan, salah satu yang menjadi persyaratan pengunjung yakni sudah divaksin dengan dibuktikan melalui aplikasi peduli lindungi.

“Terkait penyiapan aplikasi pedulilindungi, saat ini Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika sedang berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Tengah dan diharapkan akan siap diaplikasikan pada 1 September 2021,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kendal Feri Rad Boney meminta kepada masyarakat tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan.

Feri berharap, pandemi Covid-19 cepat berlalu dan masyarakat bisa kembali beraktivitas normal.

“Kalau kita tidak waspada bukan tidak mungkin akan kembali ke PPKM Level 3,” ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Istri Siri Oknum ASN Pemkab Madiun Datangi BKD, Merasa Ditelantarkan Suami dan Minta Dinikahi Sah

Istri Siri Oknum ASN Pemkab Madiun Datangi BKD, Merasa Ditelantarkan Suami dan Minta Dinikahi Sah

Regional
[POPULER NUSANTARA] Asal-usul hingga Legenda Marga Ginting | Belum Vaksin, Korban Pemerkosaan Ditolak Lapor ke Polisi

[POPULER NUSANTARA] Asal-usul hingga Legenda Marga Ginting | Belum Vaksin, Korban Pemerkosaan Ditolak Lapor ke Polisi

Regional
Minta Menkominfo Blokir PUBG, Gubernur Aceh: Agar Syariat Islam Terlaksana...

Minta Menkominfo Blokir PUBG, Gubernur Aceh: Agar Syariat Islam Terlaksana...

Regional
'Korban Disuruh Vaksin Dulu Baru Akan Diterima Laporan Dugaan Percobaan Pemerkosaan Itu'

"Korban Disuruh Vaksin Dulu Baru Akan Diterima Laporan Dugaan Percobaan Pemerkosaan Itu"

Regional
Pria Dikira Mencuri dan Dibakar hingga Tewas, Ternyata Tak Ada Warga yang Kehilangan Motor

Pria Dikira Mencuri dan Dibakar hingga Tewas, Ternyata Tak Ada Warga yang Kehilangan Motor

Regional
Seorang Pria Tewas Dikeroyok karena Mengajak Jalan Kekasih Orang Lain, Begini Kronologinya

Seorang Pria Tewas Dikeroyok karena Mengajak Jalan Kekasih Orang Lain, Begini Kronologinya

Regional
Belitung Perpanjang PPKM Level 3, Ini Aturan yang Baru

Belitung Perpanjang PPKM Level 3, Ini Aturan yang Baru

Regional
Terseret Arus Saluran Irigasi, Bocah 11 Tahun Tewas Tenggelam

Terseret Arus Saluran Irigasi, Bocah 11 Tahun Tewas Tenggelam

Regional
Ini Peran Bos Pinjol Ilegal yang Ditangkap Polisi

Ini Peran Bos Pinjol Ilegal yang Ditangkap Polisi

Regional
Pria yang Aniaya dan Nyaris Bacok Polisi Ditangkap

Pria yang Aniaya dan Nyaris Bacok Polisi Ditangkap

Regional
Warga Magetan Temukan Banyak Batu Besar di Bukit Sepundung, Pemkab Lakukan Observasi

Warga Magetan Temukan Banyak Batu Besar di Bukit Sepundung, Pemkab Lakukan Observasi

Regional
Semarang Masih Sering Terendam Banjir, Ini Perintah Hendi

Semarang Masih Sering Terendam Banjir, Ini Perintah Hendi

Regional
Menurut Ridwan Kamil, Pinjol Marak karena Sulit Pinjam Uang di Bank

Menurut Ridwan Kamil, Pinjol Marak karena Sulit Pinjam Uang di Bank

Regional
Solar Langka di Sulut hingga Terjadi Antrean Truk, Ini Janji Pertamina

Solar Langka di Sulut hingga Terjadi Antrean Truk, Ini Janji Pertamina

Regional
Terjadi Lagi, 14 Orang Terjebak di Waduk Jatiluhur

Terjadi Lagi, 14 Orang Terjebak di Waduk Jatiluhur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.