Kompas.com - 14/08/2021, 15:32 WIB
Ilustrasi panel surya atap. PIXABAY/ULRIKE LEONEIlustrasi panel surya atap.

KOMPAS.com - Pemerintah berencana untuk merevisi aturan Penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap oleh Konsumen PLN, sehingga 100 persen listrik yang dihasilkan akan dibeli PLN.

Aturan yang akan direvisi yakni Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 49 Tahun 2018 tentang Penggunaan Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap oleh Konsumen PT Perusahaan Listrik Negara (Persero).

Dengan rencana ini, pemerintah ingin menekan energi berbasis fosil dari tahun ke tahun dengan mendorong secara masif peningkatan pembangkit listrik Energi Baru Terbarukan (EBT).

Tujuannya, untuk mengejar target bauran energi dari EBT sebesar 23 persen pada 2025.

Di satu sisi, kebijakan ini bisa menarik minat banyak warga berpartisipasi menuju penggunaan EBT menggunakan panel surya. Ada insentif khusus bagi warga yang memasangnya.

Apalagi pembelian listrik yang dihasilkan juga mudah, ke PLN.

Baca juga: Program Pesantren Hijau, Dorong Pesantren Jadi Agen Perubahan Iklim lewat PLTS Atap

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun menurut Iwa Garniwa, Guru Besar Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Indonesia, hal ini bisa memberatkan PLN, karena harus membeli 100 persen listrik PLTS atap.

Iwa khawatir, misal jika tiba-tiba awan lewat menghalangi panel surya dan pasokan listrik PLTS atap turun, maka PLN harus memikul beban penurunan itu. Sehingga Biaya Pokok Produksi (BPP) PLN jadi lebih mahal.

Contoh lain, satu perumahan 50 persennya pakai panel surya atap tanpa baterai, dan di dekatnya ada gardu distribusi PLN.

"Berapa investasinya dan berapa harapan KWh yang dijual? Lalu 50 persen tadi memakai PLTS rooftop, energinya diambil. BPP-nya kan mahal," ujar Iwa, melalui rilis ke Kompas.com, Sabtu (14/8/2021).

Menurut Iwa, berkaca dari plus minus tersebut, Indonesia dinilai jangan buru-buru mendorong perkembangan PLTS atap, tanpa melirik sumber EBT lain, seperti PLTA (pembangkit listrik tenaga angin), PLTP (pembangkit listrik tenaga panas bumi), hingga biomassa.Baca juga: Hasil Survei 2 Kampus, Mayoritas Warga Babel Setuju Pembangkit Listrik Thorium

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 30 November 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 30 November 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 30 November 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 30 November 2021

Regional
Viral, Video Perempuan Histeris Dikirimi Peti Mati dan Salib Bertuliskan Namanya, Polisi Periksa Pengirimnya

Viral, Video Perempuan Histeris Dikirimi Peti Mati dan Salib Bertuliskan Namanya, Polisi Periksa Pengirimnya

Regional
UMK 2022 di Banten Sudah Ditetapkan, Ini Besarannya

UMK 2022 di Banten Sudah Ditetapkan, Ini Besarannya

Regional
Pemotor Tewas Setelah Tabrak Pikap Parkir di Jalan Trans Sulawesi, Sopirnya Kabur

Pemotor Tewas Setelah Tabrak Pikap Parkir di Jalan Trans Sulawesi, Sopirnya Kabur

Regional
Identitasnya Diketahui, Penyerang Asrama Mahasiswa di Makassar Diminta Serahkan Diri

Identitasnya Diketahui, Penyerang Asrama Mahasiswa di Makassar Diminta Serahkan Diri

Regional
Terjun ke Jurang 30 Meter untuk Bunuh Diri, Pria Ini Malah Selamat Setelah Bertahan 19 Jam

Terjun ke Jurang 30 Meter untuk Bunuh Diri, Pria Ini Malah Selamat Setelah Bertahan 19 Jam

Regional
Pemprov Jatim Pertimbangkan Usulan Kenaikan Upah, Massa Buruh di Gedung Grahadi Membubarkan Diri

Pemprov Jatim Pertimbangkan Usulan Kenaikan Upah, Massa Buruh di Gedung Grahadi Membubarkan Diri

Regional
Suami Merantau ke Jepang, Istrinya Diduga Selingkuh dengan Oknum Polisi

Suami Merantau ke Jepang, Istrinya Diduga Selingkuh dengan Oknum Polisi

Regional
Tersangka Kasus Korupsi Pembangunan GOR di Kulon Progo Menang Praperadilan

Tersangka Kasus Korupsi Pembangunan GOR di Kulon Progo Menang Praperadilan

Regional
Ridwan Kamil Tolak Rekomendasi UMK Karawang 2022 Naik 7,68 Persen

Ridwan Kamil Tolak Rekomendasi UMK Karawang 2022 Naik 7,68 Persen

Regional
Pemprov Jatim Buat Kesepakatan dengan Buruh soal Upah Minimum, Ini Isinya

Pemprov Jatim Buat Kesepakatan dengan Buruh soal Upah Minimum, Ini Isinya

Regional
Pembunuhan Wanita Muda di Jalan Kaliurang, Polisi Tangkap Pelajar SMK dan Amankan Barang Bukti

Pembunuhan Wanita Muda di Jalan Kaliurang, Polisi Tangkap Pelajar SMK dan Amankan Barang Bukti

Regional
Mahasiswi Unsri Korban Pelecehan Seksual Dosen Saat Bimbingan Skripsi Akhirnya Lapor Polisi

Mahasiswi Unsri Korban Pelecehan Seksual Dosen Saat Bimbingan Skripsi Akhirnya Lapor Polisi

Regional
Sakit Hati Sering Diejek, Pemuda di Lampung Bunuh Temannya, 4 Pelaku Ditangkap

Sakit Hati Sering Diejek, Pemuda di Lampung Bunuh Temannya, 4 Pelaku Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.