Kebakaran Landa Permukiman Padat Penduduk di Makassar, 87 KK Kehilangan Tempat Tinggal

Kompas.com - 11/08/2021, 15:17 WIB
Sebanyak 95 rumah warga di pemukiman padat penduduk di Jl Kompleks Lepping, Kelurahan Jongaya, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar hangus terbakar, Rabu (11/8/2021) siang. KOMPAS.COM/HENDRA CIPTOSebanyak 95 rumah warga di pemukiman padat penduduk di Jl Kompleks Lepping, Kelurahan Jongaya, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar hangus terbakar, Rabu (11/8/2021) siang.

MAKASSAR, KOMPAS.com - Sebanyak 95 rumah warga di permukiman padat penduduk di Jalan Kompleks Lepping, Kelurahan Jongaya, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, terbakar, Rabu (11/8/2021) siang.

Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar Muhammad Hasanuddin mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 10.00 Wita.

"Api diduga dari salah seorang warga meninggalkan rumah saat memasak hingga kompornya meledak," katanya kepada wartawan, Rabu.

Baca juga: Menyamar Jadi Ojol, Kapolsek di Makassar Buat Pelaku Judi Sabung Ayam Kalang Kabut

Hasanuddin mengungkapkan, petugas mengerahkan 22 unit mobil damkar untuk memadamkan si jago merah. Api berhasil dikuasai sekitar pukul 13.50 Wita.

"Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam musibah kebakaran tersebut," tambahnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Lurah Jongaya Zulkifli mengatakan, kebakaran menyebabkan sekitar 397 jiwa kehilangan tempat tinggal.

"Data sementara 110 rumah (95 hangus dan 15 terdampak). Total penghuni ada 87 KK," ujarnya.

Baca juga: Tabung Gas Bocor, Mes Perusahaan Kelapa Sawit Ludes Terbakar

Zulkifli menambahkan, lokasi permukiman warga yang padat membuat api dengan cepat membesar.

"Padat memang di sini, dan rata-rata rumah semua berdempetan," ujarnya.

Dia mengaku belum ada laporan korban luka ataupun jiwa atas insiden kebakaran ini.

"Sudah dilaporkan ke Pak Wali Kota. Kami saat ini sedang berkoordinasi dengan dinsos serta BPBD untuk mendirikan dapur umum. Lokasi sementara kami masih cari mana yang mudah diakses," ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menunggu 1,5 Jam di Puskesmas, Korban Tenggelam Tak Tertolong karena Tak Ada Dokter Jaga

Menunggu 1,5 Jam di Puskesmas, Korban Tenggelam Tak Tertolong karena Tak Ada Dokter Jaga

Regional
Dianiaya Suami, Jasmi Embuskan Napas Terakhir di Pangkuan Anak, Ini Kisahnya

Dianiaya Suami, Jasmi Embuskan Napas Terakhir di Pangkuan Anak, Ini Kisahnya

Regional
Warga Bantul Terpapar Covid-19 dari Klaster Tilik Bertambah Jadi 11 Orang

Warga Bantul Terpapar Covid-19 dari Klaster Tilik Bertambah Jadi 11 Orang

Regional
Polisi Telusuri Pemilik Pinjol Ilegal yang Digerebek di Yogyakarta

Polisi Telusuri Pemilik Pinjol Ilegal yang Digerebek di Yogyakarta

Regional
Fakta Baru Polisi Banting Mahasiswa hingga Kejang-Kejang, Ditahan dan Terancam Pasal Berlapis

Fakta Baru Polisi Banting Mahasiswa hingga Kejang-Kejang, Ditahan dan Terancam Pasal Berlapis

Regional
“Beli Tomat ke Ujung Pandang, Jawa Barat Bukan Jago Kandang”

“Beli Tomat ke Ujung Pandang, Jawa Barat Bukan Jago Kandang”

Regional
11 Siswa MTs Tewas Saat Susur Sungai, Ini Instruksi Ridwan Kamil Minta untuk Kemenag Jabar dan Bupati Ciamis

11 Siswa MTs Tewas Saat Susur Sungai, Ini Instruksi Ridwan Kamil Minta untuk Kemenag Jabar dan Bupati Ciamis

Regional
Bupati Musi Banyuasin Terjaring OTT KPK, Ini Respon Gubernur Sumsel

Bupati Musi Banyuasin Terjaring OTT KPK, Ini Respon Gubernur Sumsel

Regional
Viral Video 'Memohon Keadilan Pak Kapolri' dari Seorang Wanita, Ini Penjelasan Polda Sumbar

Viral Video "Memohon Keadilan Pak Kapolri" dari Seorang Wanita, Ini Penjelasan Polda Sumbar

Regional
Wartawan di Lampung Dibegal Saat Pulang Liputan, Motor Dirampas, Kemaluan Diremas

Wartawan di Lampung Dibegal Saat Pulang Liputan, Motor Dirampas, Kemaluan Diremas

Regional
Brigadir NP, Polisi yang Banting Mahasiswa hingga Kejang-kejang, Terancam Dikenakan Pasal Berlapis

Brigadir NP, Polisi yang Banting Mahasiswa hingga Kejang-kejang, Terancam Dikenakan Pasal Berlapis

Regional
Kuli Bangunan Bunuh Istri Siri di Dalam Gudang, Kabur Naik Bus dan Menyerahkan Diri di Nganjuk, Ini Kronologinya

Kuli Bangunan Bunuh Istri Siri di Dalam Gudang, Kabur Naik Bus dan Menyerahkan Diri di Nganjuk, Ini Kronologinya

Regional
Jabar Juara Umum PON XX, Ridwan Kamil Siapkan Bonus, Besarnya Ratusan Juta Rupiah Per Atlet

Jabar Juara Umum PON XX, Ridwan Kamil Siapkan Bonus, Besarnya Ratusan Juta Rupiah Per Atlet

Regional
11 Jenazah Korban Susur Sungai Cileueur Ciamis Dibawa ke Rumah Duka

11 Jenazah Korban Susur Sungai Cileueur Ciamis Dibawa ke Rumah Duka

Regional
Usai Minum Es Kopi, Pemuda Kejang-kejang lalu Tewas di Warung Kopi

Usai Minum Es Kopi, Pemuda Kejang-kejang lalu Tewas di Warung Kopi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.