Mobil yang Disewa Kehabisan Bensin, Suami Istri Ini Malah Begal Taksi Online

Kompas.com - 03/08/2021, 16:31 WIB
Kapolsek Telukjambe Timur Kompol Oesman Imam Qomarudin (kanan) bersama jajaran menunjukkan barang bukti kasus pembegalan yang dilakukan sepasang suami istri di Mapolsek Telukjambe Timur, Karawang, Selasa (3/8/2021). KOMPAS.COM/FARIDAKapolsek Telukjambe Timur Kompol Oesman Imam Qomarudin (kanan) bersama jajaran menunjukkan barang bukti kasus pembegalan yang dilakukan sepasang suami istri di Mapolsek Telukjambe Timur, Karawang, Selasa (3/8/2021).

KARAWANG, KOMPAS.com - Sepasang suami istri asal Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, membegal seorang pengemudi taksi online di Karawang.

Namun, aksi kedua tersangka berinisial A (21) dan B (21) itu berujung hukuman bui.

Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Telukjambe Timur Kompol Oesman Imam Qomarudin mengatakan, peristiwa itu terjadi pada 30 Mei 2021.

Baca juga: Tersedia Vaksinasi untuk Seniman dan Pelaku Ekonomi Kreatif di Karawang

Saat itu, keduanya berangkat dari Banjarnegara menggunakan mobil sewaan. Mereka mengaku akan mencari kerja di Banten.

Namun, setibanya di Ciasem, Subang, mobil tersebut kehabisan bensin.

Keduanya kemudian meninggalkan mobil sewaan itu di pinggir jalan dengan kunci menempel dan STNK di dalam mobil. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Stok Menipis, Bupati Karawang: Kita Paham Vaksin Tak Dapat Datang Sekaligus

"Dengan ganti-ganti bus, mereka menuju ke Cikopo. Mereka kemudian memesan taksi online dengan meminjam ponsel seorang ibu," ujar Oesman saat memberikan keterangan pers di Mapolsek Telukjambe Timur, Karawang, Selasa (3/8/2021).

Setelah memesan taksi online, datanglah korban bernama Assruddin (55) menjemput kedua pelaku di depan Pasar Induk Cikopo, Purwakarta.

Keduanya meminta diantar ke Desa Pinayungan, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang. Saat itu, alasan mereka kepada sopir taksi online itu hendak mengunjungi saudara.

Sampai di Desa Pinayungan, pelaku A mengarahkan sopir untuk melintasi gang sempit. Ia pun berpura-pura menelepon saudaranya. Sang istri kemudian memberi kode.

"Si perempuan yang duduk di belakang korban kemudian mencekik korban. Yang laki-laki kemudian memukul kepala korban. Karena meronta, untuk melumpuhkan, tersangka laki-laki menggigit tangan korban," ujar Oesman.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terlibat Prostitusi Online, 4 Anak Muda di Kupang Ditangkap Polisi

Terlibat Prostitusi Online, 4 Anak Muda di Kupang Ditangkap Polisi

Regional
Mesin ATM di Semarang Dibobol Pencuri, Uang Rp 800 Juta Raib

Mesin ATM di Semarang Dibobol Pencuri, Uang Rp 800 Juta Raib

Regional
Gasak 51 Tabung Gas Elpiji, Suami Istri di Ponorogo Gunakan Mobil Rental Angkut Barang Curian

Gasak 51 Tabung Gas Elpiji, Suami Istri di Ponorogo Gunakan Mobil Rental Angkut Barang Curian

Regional
Viral, Video Tangis Guru Honorer Pecah, Digendong Pengawas dan Tetap Ikut Ujian PPPK meski Stroke

Viral, Video Tangis Guru Honorer Pecah, Digendong Pengawas dan Tetap Ikut Ujian PPPK meski Stroke

Regional
[POPULER NUSANTARA] TNI-Polri Ditembaki KKB Saat Evakuasi Jenazah Nakes | Penangkapan TNI Gadungan

[POPULER NUSANTARA] TNI-Polri Ditembaki KKB Saat Evakuasi Jenazah Nakes | Penangkapan TNI Gadungan

Regional
Rumahnya Digeruduk Sesama Peternak Ayam, Suroto: Silakan Antar Saya ke Istana, Saya Siap

Rumahnya Digeruduk Sesama Peternak Ayam, Suroto: Silakan Antar Saya ke Istana, Saya Siap

Regional
Asosiasi Petani Jatim Tolak Opsi Impor untuk Atasi Mahalnya Jagung bagi Peternak

Asosiasi Petani Jatim Tolak Opsi Impor untuk Atasi Mahalnya Jagung bagi Peternak

Regional
Kabar Ali Kalora Diduga Tewas dalam Kontak Senjata, Danrem: Saya Bersama Kapolda Menuju TKP

Kabar Ali Kalora Diduga Tewas dalam Kontak Senjata, Danrem: Saya Bersama Kapolda Menuju TKP

Regional
Ali Kalora Pimpinan Teroris di Poso Diduga Tewas Dalam Baku Tembak dengan Satgas Madago Raya

Ali Kalora Pimpinan Teroris di Poso Diduga Tewas Dalam Baku Tembak dengan Satgas Madago Raya

Regional
Tanggapi Pernyataan Luhut soal Turis Backpacker Dilarang ke Bali, Sandiaga: Yang Dilarang Wisman yang Buat Onar

Tanggapi Pernyataan Luhut soal Turis Backpacker Dilarang ke Bali, Sandiaga: Yang Dilarang Wisman yang Buat Onar

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 18 September 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 18 September 2021

Regional
Harga Jagung Belum Turun, Peternak Ayam Blitar: Teman-teman Sudah Siap Turun ke Jalan Jakarta

Harga Jagung Belum Turun, Peternak Ayam Blitar: Teman-teman Sudah Siap Turun ke Jalan Jakarta

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 18 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 18 September 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 18 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 18 September 2021

Regional
Rumah Suroto Pembentang Poster ke Jokowi Digeruduk Emak-emak Peternak Ayam, Ini Penyebabnya

Rumah Suroto Pembentang Poster ke Jokowi Digeruduk Emak-emak Peternak Ayam, Ini Penyebabnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.