Masuk Mal hingga Pasar Tradisional di Tegal Wajib Tunjukkan Kartu Vaksin

Kompas.com - 02/08/2021, 12:23 WIB
Petugas Pasar Langon, Tegal Timur, Kota Tegal memeriksa surat keterangan vaksin bagi pengunjung pasar di tengah diberlakukannya Kota Tegal sebagai kawasan wajib vaksin, Senin (2/7/2021). Kompas.com/Tresno SetiadiPetugas Pasar Langon, Tegal Timur, Kota Tegal memeriksa surat keterangan vaksin bagi pengunjung pasar di tengah diberlakukannya Kota Tegal sebagai kawasan wajib vaksin, Senin (2/7/2021).

TEGAL, KOMPAS.com - Warga yang akan memasuki tempat publik seperti pasar tradisional, mal, hingga perkantoran di Komplek Balai Kota Tegal, Jawa Tengah, harus menunjukkan sertifikat telah menjalani vaksinasi Covid-19.

Kepala Satpol PP Hartoto mengatakan, kebijakan harus menunjukkan kartu vaksin ini mulai diberlakukan pada Minggu (1/8/2021).

"Berlaku sejak kemarin hingga seterusnya. Kota Tegal jadi kawasan wajib vaksin. Jadi warga yang akan memasuki tempat publik, baik ke balai kota, mal, sampai pasar harus sudah divaksin," kata Hartoto, saat dihubungi Senin (2/8/2021).

Baca juga: Cerita Difabel di Tegal, Senang Akhirnya Dapat Prioritas Disuntik Vaksin Covid-19

Pantauan Kompas.com di Pasar Langon, Tegal Timur, pengelola pasar memeriksa satu per satu pengunjung pasar.

Bagi yang tidak bisa menunjukkan kartu vaksin maka diminta pulang atau atau menjalani vaksinasi di tempat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal yang sama juga terpantau di gerbang masuk perkantoran di Kompleks Balai Kota Tegal.

Petugas Satpol PP yang berjaga memeriksa kartu vaksin baik untuk aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di lingkungan tersebut, maupun warga.

Hartoto mengatakan, pemkot mendirikan gerai vaksin di tempat publik untuk warga yang belum disuntik vaksin Covid-19.

"Di pasar, di mal ada gerai vaksin. Ada 1.000 gerai vaksin. Warga Kota Tegal maupun sekitarnya bisa vaksin di Kota Tegal," terang Hartoto.

Baca juga: Ada 1.000 Gerai Vaksinasi, Ditargetkan 90 Persen Warga Tegal Divaksin dalam 3 Bulan

Sementara itu, Kepala Pasar Langon, Tegal Timur, Untung Santoso mengatakan, setelah menyasar pedagang, saat ini sasaran vaksinasi menyasar kepada pengunjung pasar.

"Pengunjung yang belum divaksin maka tidak boleh masuk. Dia diarahkan untuk vaksin di gerai vaksin yang kita dirikan," kata Untung.

Untung mengatakan, di pasar terbesar di wilayah Kecamatan Tegal Timur ini sebanyak 112 dari 192 pedagang sudah disuntik vaksin.

"Sampai empat hari ke depan, kita menargetkan 90 persen pedagang pasar sudah divaksin," kata Untung.

Sebelumnya diberitakan, Pemkot Tegal membuka 1.000 gerai vaksinasi yang beroperasi mulai 1 Agustus hingga akhir Oktober 2021.

Dalam waktu tiga bulan itu, 90 persen dari 221.000 warga Kota Tegal ditargetkan sudah mendapat suntikan vaksin Covid-19.

"Program vaksinasi ini akan dilaksanakan selama tiga bulan, dari awal Agustus hingga akhir Oktober," kata Dedy saat membuka program 1.000 Gerai Vaksinasi, di halaman Gedung Birao atau Lawang Satus, Minggu (1/8/2021).

Dedy menyebutkan, dari jumlah total target vaksinasi, masih ada sekitar 120.000 orang lagi yang belum divaksin.

“Mudah-mudahan stok vaksin nanti siap, karena program 1.000 Gerai Vaksinasi ini saya laporkan ke Bapak Gubernur, Dinas Kesehatan Jawa Tengah, dan juga Kementerian Kesehatan RI," kata Dedy.

"Diharapkan Kementerian Kesehatan sudah mengetahui bahwa Kota Tegal merupakan daerah percepatan pelaksanaan vaksinasi. Sehingga, harapan kita di akhir Oktober target 90 persen sudah bisa tercapai,” sambung Dedy.

Diungkapkan Dedy, capaian vaksinasi Kota Tegal sudah mencapai lebih dari 50 persen.

Dengan percepatan vaksinasi yang dilakukan, Pemkot Tegal bisa mengejar kekurangannya dalam waktu tiga bulan mendatang.

Dedy mengakui bahwa di antara target tersebut tentunya akan ada warga yang tidak bisa atau tertunda dikarenakan kondisi fisik yang belum memenuhi syarat untuk divaksin.

“Target kita dalam satu bulan bisa melayani 30.000 dosis sampai 40.000 dosis. Sehingga, jika dikali tiga bulan ada 120.000 dosis, dan untuk warga luar kota ditargetkan 10.000 dosis,” kata Dedy.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gara-gara Ritual Buang Sial, Gunung Sanggabuana Karawang Dipenuhi Celana Dalam

Gara-gara Ritual Buang Sial, Gunung Sanggabuana Karawang Dipenuhi Celana Dalam

Regional
Mayat Wanita Terbungkus Plastik di Hutan Grobogan, Polisi: Dibunuh Kekasih Usai Cekcok

Mayat Wanita Terbungkus Plastik di Hutan Grobogan, Polisi: Dibunuh Kekasih Usai Cekcok

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 25 Oktober 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 25 Oktober 2021

Regional
Ada Syarat Tes PCR, 38 Penumpang Pesawat Gagal Terbang dari Bandara YIA Kulonprogo

Ada Syarat Tes PCR, 38 Penumpang Pesawat Gagal Terbang dari Bandara YIA Kulonprogo

Regional
Bandara Pekanbaru Wajibkan Penumpang Pesawat Tujuan Jawa-Bali Ada Surat Hasil PCR Negatif

Bandara Pekanbaru Wajibkan Penumpang Pesawat Tujuan Jawa-Bali Ada Surat Hasil PCR Negatif

Regional
Wali Kota Pekanbaru: Tempat Kuliner 'Kucing-kucingan' dengan Petugas, Pelayannya Tak Pakai Masker...

Wali Kota Pekanbaru: Tempat Kuliner "Kucing-kucingan" dengan Petugas, Pelayannya Tak Pakai Masker...

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 25 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 25 Oktober 2021

Regional
Penjelasan PT INKA soal Tabrakan LRT Jabodetabek

Penjelasan PT INKA soal Tabrakan LRT Jabodetabek

Regional
Honor 174 Anggota Satgas Covid-19 Sultra Belum Dibayar, Polisi Periksa Kepala BPBD dan Bendahara

Honor 174 Anggota Satgas Covid-19 Sultra Belum Dibayar, Polisi Periksa Kepala BPBD dan Bendahara

Regional
Diteror dan Diancam Pinjol Ilegal, Simak Imbauan Polda Jateng Ini

Diteror dan Diancam Pinjol Ilegal, Simak Imbauan Polda Jateng Ini

Regional
Hasil Olah TKP Janggal, Polisi Bongkar Makam Remaja Tewas di Bawah Jembatan Palembang

Hasil Olah TKP Janggal, Polisi Bongkar Makam Remaja Tewas di Bawah Jembatan Palembang

Regional
Yudist Ardhana, dari Magician hingga Sukses Jadi YouTuber Pulau Dewata (Bagian 1)

Yudist Ardhana, dari Magician hingga Sukses Jadi YouTuber Pulau Dewata (Bagian 1)

Regional
Sempat Ditutup Usai Kecelakaan Pesawat, Bandara Aminggaru Ilaga Kembali Dibuka

Sempat Ditutup Usai Kecelakaan Pesawat, Bandara Aminggaru Ilaga Kembali Dibuka

Regional
3 Kios di Pasar Runjung Purbalingga Hanyut Diterjang Banjir Bandang

3 Kios di Pasar Runjung Purbalingga Hanyut Diterjang Banjir Bandang

Regional
461 Anak di Brebes Kehilangan Orangtua Akibat Covid-19

461 Anak di Brebes Kehilangan Orangtua Akibat Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.