Kompas.com - 28/07/2021, 15:26 WIB
Sebanyak 587 penumpang KM Tidar dievakuasi dari atas kapal tersebut, Selasa (27/7/22021). Evakuasi ratusan penumpang kapal ini melibatkan 50 personel gabungan yang terdiri dari Polairnud Pulau Buru, Basarnas, KPLP, dan TNI/Polri setempat KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYSebanyak 587 penumpang KM Tidar dievakuasi dari atas kapal tersebut, Selasa (27/7/22021). Evakuasi ratusan penumpang kapal ini melibatkan 50 personel gabungan yang terdiri dari Polairnud Pulau Buru, Basarnas, KPLP, dan TNI/Polri setempat

AMBON,KOMPAS.com- Kapal milik PT. Pelni, KM Tidar yang kandas di perairan Namlea, Kabupaten Buru, Maluku akhirnya kembali berlayar menuju Pleabuhan Yos Sudarso Ambon, Rabu sore (28/7/2021).

Kapal tersebut bisa kembali berlayar setelah sekitar 38 jam lamanya terjebak di peraiaran dangkal tak jauh dari pelabuhan Namlea.

Kepala Operasional PT Pelni Cabang Ambon, Muhammad Assgaff mengatakan, kapal itu berhasil keluar dari lokasi tempatnya kandas sekitar pukul 03.00 WIT dini hari.

“Kapalnya sudah berhasil keluar dinihari tadi sekira jam 03.00 Subuh,” kata Assagaff kepada Kompas.com saat dihubungi melalui telepon seluler, Rabu.

Baca juga: Kapal Kandas, 587 Penumpang KM Tidar Tujuan Ambon Dievakuasi

Dia menjelaskan, kapal tersebut berhasil keluar dari tempatnya kandas sebelum tugboat yang didatangkan dari Ambon tiba di perairan tersebut untuk membantu proses evakuasi. 

“Jadi tidak ditarik, saya dapat laporan dari kapal sebelum tugboat tiba kapalnya melakukan olah gerak dan berhasil keluar sendiri,” ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah berhasil keluar dari lokasi kandasnya, kapal tersebut kini telah berlayar kembali ke Pelabuhan Yos Sudarso Ambon.

“Kapalnya sudah lepas tali dan baru saja belayar menuju Ambon sore ini, nanti akan tiba di Ambon sekira pukul 21.00 WIT,” katanya.

Baca juga: 2 Oknum TNI AU Lakukan Kekerasan pada Pemuda di Merauke, Gubernur Papua Minta Masyarakat Tenang

 

Sebanyak 587 penumpang KM Tidar dievakuasi dari atas kapal tersebut, Selasa (27/7/22021). Evakuasi ratusan penumpang kapal ini melibatkan 50 personel gabungan yang terdiri dari Polairnud Pulau Buru, Basarnas, KPLP, dan TNI/Polri setempatKOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTY Sebanyak 587 penumpang KM Tidar dievakuasi dari atas kapal tersebut, Selasa (27/7/22021). Evakuasi ratusan penumpang kapal ini melibatkan 50 personel gabungan yang terdiri dari Polairnud Pulau Buru, Basarnas, KPLP, dan TNI/Polri setempat
KM Tidar diketahui kandas di peraiaran Namlea pada Senin (26/7/2021) sekitar 12.30 WIT dan baru berhasil keluar dari lokasi itu sekitar jam 03.00 WIT dini hari.

“Ya sekitar 38 jam lebih sedikit kapalnya kandas,” ujarnya.

KM Tidar kandas di perairan Namlea saat sedang berlayar dengan membawa 587 penumpang menunuju Pelabuhan Ambon.

Akibat kejadian itu, seluruh penumpang akhirnya dievakuasi dari atas kapal tersebut dan dialihkan ke KM Pangrango. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Aipda Fathurrahman Tewas Digigit Ular, Sempat Menebas Pakai Golok

Kronologi Aipda Fathurrahman Tewas Digigit Ular, Sempat Menebas Pakai Golok

Regional
Anak Sekolah di Ibu Kota Flores Timur Masih Belajar Pakai Pelita, Begini Tanggapan PLN

Anak Sekolah di Ibu Kota Flores Timur Masih Belajar Pakai Pelita, Begini Tanggapan PLN

Regional
Pemkab Usul UMK Banyuwangi 2022 Naik Rp 14.000, FSPMI: Mau Dibawa ke Mana Masyarakat Ini...

Pemkab Usul UMK Banyuwangi 2022 Naik Rp 14.000, FSPMI: Mau Dibawa ke Mana Masyarakat Ini...

Regional
Sempat Kritis karena Dianiaya Pelaku, Kondisi Anak Korban Pembunuhan di Gresik Mulai Stabil

Sempat Kritis karena Dianiaya Pelaku, Kondisi Anak Korban Pembunuhan di Gresik Mulai Stabil

Regional
Diduga Rem Blong, Truk Polda Gorontalo Terguling Saat Akan Amankan Demo, 16 Polisi Luka

Diduga Rem Blong, Truk Polda Gorontalo Terguling Saat Akan Amankan Demo, 16 Polisi Luka

Regional
Suami Istri yang Dianiaya Oknum Satpol PP di Gowa Jadi Tersangka, Ini Penjelasan Polisi

Suami Istri yang Dianiaya Oknum Satpol PP di Gowa Jadi Tersangka, Ini Penjelasan Polisi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ratusan Siswa Terpapar Covid-19 | Lumba-lumba yang Sempat Ditunggangi Lucinta Luna Mati

[POPULER NUSANTARA] Ratusan Siswa Terpapar Covid-19 | Lumba-lumba yang Sempat Ditunggangi Lucinta Luna Mati

Regional
Tabrak Truk Bermuatan Kayu di Pelintasan Tanpa Palang, KA Mutiara Selatan Anjlok

Tabrak Truk Bermuatan Kayu di Pelintasan Tanpa Palang, KA Mutiara Selatan Anjlok

Regional
Antisipasi Varian Baru Covid-19 Omicron di Jateng, Ganjar Minta Dinkes Lakukan Hal Ini

Antisipasi Varian Baru Covid-19 Omicron di Jateng, Ganjar Minta Dinkes Lakukan Hal Ini

Regional
Silpa Belitung Capai Rp 136 Miliar, Penghematan Jadi Salah Satu Alasan Dana Tak Digunakan

Silpa Belitung Capai Rp 136 Miliar, Penghematan Jadi Salah Satu Alasan Dana Tak Digunakan

Regional
Seorang Pria Tewas Tertimbun Pasir di Lokasi Tambang, Istri Sempat Teriak Minta Tolong

Seorang Pria Tewas Tertimbun Pasir di Lokasi Tambang, Istri Sempat Teriak Minta Tolong

Regional
Jadi Tersangka, Pasutri Korban Penganiayaan Satpol PP di Gowa Ditahan

Jadi Tersangka, Pasutri Korban Penganiayaan Satpol PP di Gowa Ditahan

Regional
BTS Akan Tampil di Batam, tapi Tak Mau Dikarantina

BTS Akan Tampil di Batam, tapi Tak Mau Dikarantina

Regional
Kasus Dugaan Korupsi di DPRD Kota Ambon, Jaksa Pastikan Periksa Anggota Dewan

Kasus Dugaan Korupsi di DPRD Kota Ambon, Jaksa Pastikan Periksa Anggota Dewan

Regional
2 Hari Tak Pulang, Seorang Penambang Ditemukan Tewas Tertimbun Longsoran Batu Kapur

2 Hari Tak Pulang, Seorang Penambang Ditemukan Tewas Tertimbun Longsoran Batu Kapur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.