Soal Durasi Waktu Makan di Warteg Dibatasi 20 Menit, Ini Komentar Warga Surabaya

Kompas.com - 27/07/2021, 16:44 WIB
Ilustrasi warteg KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIAIlustrasi warteg

SURABAYA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak menyebutkan, aturan makan di warung yang dibatasi hanya dalam waktu 20 menit saat diberlakukan PPKM Darurat Level 4 mulai Senin (26/7/2021), dinilai realistis.

Emil bahkan membuktikannya dengan cara makan siang di warung tegal (warteg) di Jalan Tenggilis Mejoyo, Surabaya, Senin (26/7/2021) dengan durasi waktu 20 menit.

Namun, pernyataan Emil tersebut mendapat tanggapan beragam dari warga Surabaya.

Baca juga: Makan di Warteg, Emil Dardak Buktikan Nyinyiran soal Waktu Makan Dibatasi 20 Menit

Ilham Hidayatullah, warga yang berdomisili di Nginden, Surabaya menyebutkan, durasi waktu 20 menit untuk makan di warung bisa jadi cukup atau bahkan kurang.

Namun, ketika penyajian makanan lama, maka durasi waktu 20 menit itu dinilainya tidak cukup untuk makan di warung.

"Sebenernya cukup saja (durasi makan 20 menit di warung). Cuma kadang ada kondisi di mana penyiapan makanan lama. Ini kalau di warteg mungkin sering terjadi," kata Ilham kepada Kompas.com, Selasa (27/7/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Jadi Buru-buru Layani Pembeli, Pengusaha Warteg Minta Aturan Makan 20 Menit Ditiadakan

Menurut dia, bila warteg yang dituju cenderung ramai, maka makanan yang dipesan tidak akan langsung disajikan.

Nah, kondisi tersebut, kata Ilham, membuat pelanggan akan lebih lama berada di warung.

"Kalau sedang antre, pelayanan mungkin butuh waktu sekitar 10 menitan. Tapi buat beberapa orang, kan kadang ada yang makannya enggak cepat," kata Ilham.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dalam Sidang, Alex Noerdin Beberkan Kronologi Pembangunan Masjid Sriwijaya

Dalam Sidang, Alex Noerdin Beberkan Kronologi Pembangunan Masjid Sriwijaya

Regional
Kawah Lumpur Kesongo Meletus, Warga Dengar Suara Seperti Air Mendidih

Kawah Lumpur Kesongo Meletus, Warga Dengar Suara Seperti Air Mendidih

Regional
Perampokan Toko Emas di Bandung Libatkan 3 Orang, Ini Peran Setiap Pelaku Saat Beraksi

Perampokan Toko Emas di Bandung Libatkan 3 Orang, Ini Peran Setiap Pelaku Saat Beraksi

Regional
Detik-detik Warga Aceh Hancurkan Lokasi Vaksinasi karena Kesal Nafkah Terganggu

Detik-detik Warga Aceh Hancurkan Lokasi Vaksinasi karena Kesal Nafkah Terganggu

Regional
Kasus Covid-19 di Kota Yogyakarta Turun, Lampu Jalan Malioboro Kembali Dihidupkan

Kasus Covid-19 di Kota Yogyakarta Turun, Lampu Jalan Malioboro Kembali Dihidupkan

Regional
800 Siswa SMA di Sumut Enggan Ikut PTM, Kadis Pendidikan: Ada yang Sudah Kerja, Ada yang Menikah...

800 Siswa SMA di Sumut Enggan Ikut PTM, Kadis Pendidikan: Ada yang Sudah Kerja, Ada yang Menikah...

Regional
Video Viral Pria Pamer Kelamin dari Atas Motor di Bali, Polisi Turun Tangan

Video Viral Pria Pamer Kelamin dari Atas Motor di Bali, Polisi Turun Tangan

Regional
Bupati Pesisir Selatan Akui Warganya Enggan Divaksin karena Termakan Hoaks

Bupati Pesisir Selatan Akui Warganya Enggan Divaksin karena Termakan Hoaks

Regional
Speedboat Berisi 13 Penumpang Terbakar, Berawal dari Percikan Api di Bagian Mesin

Speedboat Berisi 13 Penumpang Terbakar, Berawal dari Percikan Api di Bagian Mesin

Regional
Tiba di Batam Saat Hujan, Jokowi 'Basah-basahan' Tanam Mangrove Bersama Warga

Tiba di Batam Saat Hujan, Jokowi 'Basah-basahan' Tanam Mangrove Bersama Warga

Regional
'SK-nya Saya Gadaikan ke Bank, Tiap Bulan Kepotong, Sisa Rp 800.000 untuk Hidup'

"SK-nya Saya Gadaikan ke Bank, Tiap Bulan Kepotong, Sisa Rp 800.000 untuk Hidup"

Regional
Gibran Bakal Datangi Rumah Warganya yang Menolak Divaksin Covid-19

Gibran Bakal Datangi Rumah Warganya yang Menolak Divaksin Covid-19

Regional
DKI Jakarta Tambah 1 Medali Emas dari Cabor Sepatu Roda di PON Papua

DKI Jakarta Tambah 1 Medali Emas dari Cabor Sepatu Roda di PON Papua

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 September 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 September 2021

Regional
Teriak 'I Love You Pak Jokowi', Guru Ini Diajak Foto Bareng Presiden dan Diberi Hadiah

Teriak "I Love You Pak Jokowi", Guru Ini Diajak Foto Bareng Presiden dan Diberi Hadiah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.