Jagon Bisnis, Cara Banyuwangi Cetak Pengusaha Muda, Kandidat Terpilih Dapat Hibah Ratusan Juta

Kompas.com - 22/07/2021, 17:26 WIB
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat meluncurkan program tersebut secara virtual, Kamis (22/7/2021). Pemkab BanyuwangiBupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat meluncurkan program tersebut secara virtual, Kamis (22/7/2021).

BANYUWANGI, KOMPAS.com – Pemkab Banyuwangi meluncurkan program “Jagoan Bisnis".

Program ini bertujuan mencetak ratusan anak muda setempat menjadi pengusaha muda.

Para kandidat terpilih akan mendapatkan mentoring dari para praktisi dan akademisi, serta mendapat hibah modal ratusan juta rupiah.

“Saat ini kita punya dua program inkubasi pengusaha muda, yaitu Jagoan Tani untuk agribisnis dan Jagoan Bisnis untuk usaha non-pertanian,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat meluncurkan program tersebut secara virtual, Kamis (22/7/2021).

Baca juga: Catat, Ini Cara Pendaftaran Vaksinasi di Kabupaten Banyuwangi

Program Jagoan Bisnis saat ini sudah dalam tahap mentoring sebagai rangkaian inkubasi.

Setelah itu akan dilanjutkan dengan berbagai sesi workshop.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Para mentor yang akan mendampingi anak-anak muda Banyuwangi antara lain Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Hestu Wibowo, owner Jiwa Jawa yang juga banker papan atas nasional Sigit Pramono, Direktur Bank Jatim Ferdian Satyagraha, Komisaris Angkasa Pura Ipang Wahid, Direktur SMESCO Wientor Rahmada, Regional Head Public Policy & Government Gojek Boy Arno Muhamad, dan dosen FEB Universitas Brawijaya Dias Satria.

Ada pula Ketua HIPMI Banyuwangi Dede Abdul Ghani, CEO Ijen Tourism Cluster John Eva Yulianto, dan pegiat kolaborasi komunitas Brother Mothy.

Baca juga: Banyuwangi Mulai Vaksinasi Covid-19 untuk Anak

Ipuk menjelaskan, Jagoan Bisnis adalah kegiatan yang terintegrasi.

Bukan hanya ide atau rintisan bisnis yang dikompetisikan, tapi juga ada mentoring dan sesi networking untuk membangun jejaring antar anak muda.

Ada pula sesi hacksprint yang mengajarkan peserta tentang pembuatan prototipe produk bisnis yang ingin dikembangkan.

Peserta juga dikoneksikan dengan perbankan hingga diurus perizinan usahanya.

“Tentu saja juga ada hadiah Rp 100 juta untuk stimulus modalnya. Semua itu diberikan agar ide usaha mereka bisa betul-betul berkembang menjadi bisnis riil yang bisa meningkatkan kesejahteraannya,” kata Ipuk.

Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Banyuwangi Zen Kostolani menambahkan, program ini dilaksanakan mulai 14 Juli hingga September 2021 mendatang.

Program ini diikuti 100 anak muda yang tergabung dalam 33 tim.

“Total pendaftar sebanyak 555 orang. Setelah kami seleksi dan verifikasi secara ketat, akhirnya terpilih 100 peserta ini,” kata Zen.

Kepala Kantor Perwakila BI Jember Hestu Wibowo mengapresiasi program ini.

Menurutnya, Jagoan Bisnis adalah salah satu wujud optimisme daerah untuk memulihkan ekonomi di tengah kondisi sulit akibat pandemi covid-19.

“Bertambahnya pengusaha, diharapkan bisa mendorong perekonomian daerah. Kami sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini,” kata Hestu.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pencarian 3 Pekerja Proyek di Karo yang Tertimbun Longsor Dihentikan, Dilanjutkan Senin Pagi

Pencarian 3 Pekerja Proyek di Karo yang Tertimbun Longsor Dihentikan, Dilanjutkan Senin Pagi

Regional
5 Orang Tertimbun Longsor di Kabupaten Karo, 2 Ditemukan, 1 Selamat 1 Meninggal

5 Orang Tertimbun Longsor di Kabupaten Karo, 2 Ditemukan, 1 Selamat 1 Meninggal

Regional
Agus, Pensiunan Polisi yang Ngemis Jadi Manusia Silver Diberi Uang oleh Kapolda dan Dicarikan Pekerjaan

Agus, Pensiunan Polisi yang Ngemis Jadi Manusia Silver Diberi Uang oleh Kapolda dan Dicarikan Pekerjaan

Regional
Sebuah Mobil Terbakar di Magetan, Diduga Angkut BBM, Sopir Selamat

Sebuah Mobil Terbakar di Magetan, Diduga Angkut BBM, Sopir Selamat

Regional
Sekhdam, Film Kolaborasi Sineas Muda Lampung, Sajikan Pelestarian Kearifan Lokal

Sekhdam, Film Kolaborasi Sineas Muda Lampung, Sajikan Pelestarian Kearifan Lokal

Regional
5 Atlet Dayung dan 2 Pelatih di Riau Positif Covid-19, Kondisinya Membaik

5 Atlet Dayung dan 2 Pelatih di Riau Positif Covid-19, Kondisinya Membaik

Regional
Dalam Waktu 7 Jam, Polisi Bekuk Pembunuh Warga di Sigi, Ini Motif Pelaku

Dalam Waktu 7 Jam, Polisi Bekuk Pembunuh Warga di Sigi, Ini Motif Pelaku

Regional
Pekanbaru dan Dumai, Daerah dengan Capaian Vaksinasi Covid-19 Tertinggi di Riau

Pekanbaru dan Dumai, Daerah dengan Capaian Vaksinasi Covid-19 Tertinggi di Riau

Regional
Miris, Agus Pensiunan Polisi Kini Mengemis Jadi Manusia Silver, Bawa Kotak Sedekah ke Mana-mana

Miris, Agus Pensiunan Polisi Kini Mengemis Jadi Manusia Silver, Bawa Kotak Sedekah ke Mana-mana

Regional
Kisah Para Petani di Ngawi Jadi Penembak Hama Tikus, 1 Orang Bisa Dapat 100 Ekor

Kisah Para Petani di Ngawi Jadi Penembak Hama Tikus, 1 Orang Bisa Dapat 100 Ekor

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 26 September 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 26 September 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 26 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 26 September 2021

Regional
Perahu Ditabrak Kapal Kargo hingga Terbalik, 2 Nelayan Hilang

Perahu Ditabrak Kapal Kargo hingga Terbalik, 2 Nelayan Hilang

Regional
Sambil Menahan Tangis, Ayah Sebut Bharada Kurniadi yang Gugur di Papua Ingin Menikah Desember

Sambil Menahan Tangis, Ayah Sebut Bharada Kurniadi yang Gugur di Papua Ingin Menikah Desember

Regional
Ini Daerah Tanpa Hujan Terpanjang di NTT, Paling Lama 169 Hari

Ini Daerah Tanpa Hujan Terpanjang di NTT, Paling Lama 169 Hari

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.