Terima Kasih Pembaca Kompas.com, Kini Mantan Atlet Dayung Bisa Belikan Obat untuk Anaknya

Kompas.com - 14/07/2021, 05:30 WIB
Leni Haini (44) selaku salah seorang atlet dayung Provinsi Jambi yang sudah menorehkan banyak prestasi internasional kembali viral di sosial media beberapa waktu lalu. Dia hampir menjual semua medalinya karena kondisi ekonomi keluarga dan anaknya yang sakit. Namun, manusia dapat mengubah arah hidupnya dalam kondisi tertentu. KOMPAS.COM/JAKA HBLeni Haini (44) selaku salah seorang atlet dayung Provinsi Jambi yang sudah menorehkan banyak prestasi internasional kembali viral di sosial media beberapa waktu lalu. Dia hampir menjual semua medalinya karena kondisi ekonomi keluarga dan anaknya yang sakit. Namun, manusia dapat mengubah arah hidupnya dalam kondisi tertentu.

KOMPAS.com, JAMBI - Leni Haini (44) mengucapkan terima kasih atas donasi dari pembaca Kompas.com untuk anaknya, Habibatul Pasehah (11).

Habibatul menderita penyakit langka Epidermolysis Bullosa (EB). Penyakit ini membuat kulit Habibatul rapuh dan mudah terluka.

Baca juga: Mengenal Leni Haini, Mantan Atlet Dayung Jambi yang Viral karena Berencana Menjual Medalinya

Selain donasi dari Kompas.com, bantuan juga diberikan oleh komunitas dokter yang peduli terhadap Habibatul. Bantuan dari komunitas dokter ini diprakarsai oleh dokter Danar Wicaksono.

Melalui portal Kitabisa.com, terkumpul sumbangan untuk Habibatul berjumlah Rp 16.175.957 dari 256 donatur.

Leni mengatakan, uang dari para donatur akan digunakan untuk membeli obat untuk Habibah yang bisa mencapai Rp 6 juta dalam sebulan.

Obat-obatan Habibatul tidak ditanggung BPJS.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia mendoakan agar pembaca Kompas.com dan para donatur selalu sehat.

"Terima kasih pada pembaca Kompas.com yang telah menyumbang untuk penyembuhan anak saya," kata mantan atlet dayung asal Jambi ini saat ditemui Kompas.com di rumahnya di kawasan Pulau Pandan, Legok, Kota Jambi, Rabu (7/7/2021).

Kondisi Habibatul

Kondisi Habibatul atau akrab disapa Dedek saat ini masih seperti tahun 2012 dan 2013. Pada tahun itu, dia dibawa ibunya bolak balik berobat ke RSCM. Tangan Dedek sampai harus dibedah untuk dimasukkan infus.

Kementerian Pemuda dan Olahraga sempat memberikan bantuan pengobatan untuk Dedek selama beberapa tahun.

Setelah dari Kemenpora, biaya pengobatan Dedek banyak juga datang dari para donatur dan ada pula dari lembaga seperti ACT.

Leni juga sempat dikaryakan sebagai pelatih dayung selama tiga tahun.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Surabaya Bangun Saluran yang Terkoneksi ke Laut, Ini Tujuannya

Pemkot Surabaya Bangun Saluran yang Terkoneksi ke Laut, Ini Tujuannya

Regional
Seorang 'Debt Collector' di Surabaya Bacok Mantan Istri, Dipicu Cemburu Lihat Korban dengan Pria Lain

Seorang "Debt Collector" di Surabaya Bacok Mantan Istri, Dipicu Cemburu Lihat Korban dengan Pria Lain

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 6 Desember 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 6 Desember 2021

Regional
Disebut Bikin e-KTP Molor 1 Tahun, Ini Jawaban Disdukcapil Sumedang

Disebut Bikin e-KTP Molor 1 Tahun, Ini Jawaban Disdukcapil Sumedang

Regional
Pencuri Kalung Emas yang Tinggalkan Sepeda Motornya Ditangkap, Ternyata Sudah Beraksi di 50 Tempat

Pencuri Kalung Emas yang Tinggalkan Sepeda Motornya Ditangkap, Ternyata Sudah Beraksi di 50 Tempat

Regional
Warga Desa Ini Ungkap Pertanda Erupsi Gunung Semeru, Salah Satunya Aliran Air Jadi Keruh

Warga Desa Ini Ungkap Pertanda Erupsi Gunung Semeru, Salah Satunya Aliran Air Jadi Keruh

Regional
1 Anggota KKB Tewas dalam Kontak Senjata di Intan Jaya, Ini Kata Polisi

1 Anggota KKB Tewas dalam Kontak Senjata di Intan Jaya, Ini Kata Polisi

Regional
PMI Kota Magelang Kirim 1 Ton Beras untuk Korban Erupsi Gunung Semeru

PMI Kota Magelang Kirim 1 Ton Beras untuk Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Ridwan Kamil Terjunkan JQR, Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ridwan Kamil Terjunkan JQR, Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Perampok Bank di Karawang Juga Rencana Rampok Selebritis di Jakarta, Intip Aktivitas Lewat YouTube

Perampok Bank di Karawang Juga Rencana Rampok Selebritis di Jakarta, Intip Aktivitas Lewat YouTube

Regional
Viral Unggahan Penculikan Anak, Polda Sulut: Itu Hoaks, Masyarakat Jangan Mudah Percaya

Viral Unggahan Penculikan Anak, Polda Sulut: Itu Hoaks, Masyarakat Jangan Mudah Percaya

Regional
Ahli Bedah Plastik Dikirim untuk Tangani Korban Luka Bakar akibat Letusan Gunung Semeru

Ahli Bedah Plastik Dikirim untuk Tangani Korban Luka Bakar akibat Letusan Gunung Semeru

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 6 Desember 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 6 Desember 2021

Regional
Mahasiswa Unri Demo, Minta Dosen Tersangka Pelecehan Diberhentikan

Mahasiswa Unri Demo, Minta Dosen Tersangka Pelecehan Diberhentikan

Regional
Naik Motor Trail, Kepala BNPB Keliling di Lokasi Terdampak Letusan Gunung Semeru

Naik Motor Trail, Kepala BNPB Keliling di Lokasi Terdampak Letusan Gunung Semeru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.