Muncul Klaster Hajatan, 28 Warga Satu Desa di Purbalingga Positif Covid-19

Kompas.com - 24/06/2021, 10:51 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19. (Shutterstock) ShutterstockIlustrasi virus corona, Covid-19. (Shutterstock)

PURBALINGGA, KOMPAS.com - Sebanyak puluhan warga di Desa Brecek, Purbalingga, Jawa Tengah, terkonfirmasi positif Covid-19.

Puluhan warga ini dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil rapid test antigen dilanjutkan tes swab PCR.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga Hanung Wikantono menduga, transmisi terjadi dari sebuah acara hajatan, sehingga kasus ini ditetapkan sebagai klaster.

"Pelaksanaan swab kemarin dari 34 yang di-swab terdapat sembilan orang yang positif, jadi total yang positif 28 orang dari klaster hajatan Desa Brecek," katanya kepada wartawan, Kamis (24/6/2021).

Baca juga: Muncul 4 Klaster Baru, 677 Warga Purbalingga Terpapar Covid-19

Hanung menyebutkan, puluhan warga Desa Brecek yang terkonfirmasi Covid-19 ini mengalami gejala ringan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mereka menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing dengan penjagaan ketat Gugus Tugas Desa dan Jogo Tonggo.

Saat ini Hanung masih berkordinasi dengan Pemerintah Desa Brecek terkait rencana lockdown di lokasi tersebut.

Sebab, berdasarkan aturan PPKM mikro, dia menyebutkan, Desa Brecek sudah naik status menjadi zona merah.

"Kalau dalam satu rumah tetangga ada yang positif lebih dari 5 orang, maka di rukun tetangga (RT) masuk zona merah dan melakukan pembatasan atau lockdown," jelasnya.

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Purbalingga Terapkan Jam Malam Selama Sepekan

Terpisah, Kepala Desa Brecek, Siti Rokhmaningsih mengungkapkan, hajatan digelar di RT 6. Bahkan hajatan itu dihadiri pula oleh kerabat dari Semarang.

"Awalnya ada warga kami di RT 6 menggelar hajatan. Keluarganya yang dari Semarang datang berkunjung, setelah hajatan keluarga dan lingkungan sekitar mengeluh demam lalu kami lakukan swab delapan orang dan hasilnya lima positif," ujar Siti.

Pemerintah desa selanjutnya menggelar tracing terhadap 24 orang yang kontak erat dengan klaster hajatan tersebut.

Sebanyak 14 orang di antaranya dinyatakan positif Covid-19. Tes swab kemudian dilakukan kepada semua warga di RT 006 RW 002 dan penerapan lockdown untuk wilayah tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Bisa Berjualan Selama PPKM Darurat, PKL di Tegal Kibarkan Bendera Putih

Tak Bisa Berjualan Selama PPKM Darurat, PKL di Tegal Kibarkan Bendera Putih

Regional
Keluarga Ini Berupaya Ambil Paksa Jenazah Covid-19, Polisi Turun Tangan

Keluarga Ini Berupaya Ambil Paksa Jenazah Covid-19, Polisi Turun Tangan

Regional
Mobilitas Tinggi Jadi Penyebab Melonjaknya Kematian akibat Covid-19 Selama PPKM Darurat di Madiun

Mobilitas Tinggi Jadi Penyebab Melonjaknya Kematian akibat Covid-19 Selama PPKM Darurat di Madiun

Regional
Stok Vaksin Aman, Dinkes Gunungkidul Kejar Target 4.000 Dosis dalam Sehari

Stok Vaksin Aman, Dinkes Gunungkidul Kejar Target 4.000 Dosis dalam Sehari

Regional
Insentif Tenaga Kesehatan Jember Capai Rp 52 Miliar, Kepala Daerah yang Tak Bayar Terancam Dicopot

Insentif Tenaga Kesehatan Jember Capai Rp 52 Miliar, Kepala Daerah yang Tak Bayar Terancam Dicopot

Regional
Ridwan Kamil: Kasus Covid-19 di Jabar Sudah Melandai, tapi Tak Turun Sepenuhnya

Ridwan Kamil: Kasus Covid-19 di Jabar Sudah Melandai, tapi Tak Turun Sepenuhnya

Regional
Sepekan di Zona Oranye, Kota Ambon Kembali ke Zona Merah Covid-19

Sepekan di Zona Oranye, Kota Ambon Kembali ke Zona Merah Covid-19

Regional
Hendak Menikah, Pemuda di Lombok Kaget Mantan Pacar Datang Minta Dinikahi, Begini Akhirnya

Hendak Menikah, Pemuda di Lombok Kaget Mantan Pacar Datang Minta Dinikahi, Begini Akhirnya

Regional
Angka Kematian Covid-19 di Bantul Capai 890 Kasus, Kebanyakan Tak Dirawat di RS

Angka Kematian Covid-19 di Bantul Capai 890 Kasus, Kebanyakan Tak Dirawat di RS

Regional
Viral, Pemuda di Lombok Nikahi 2 Perempuan Sekaligus, Istri Pertama: Saya Bisa Apa, Namanya Takdir

Viral, Pemuda di Lombok Nikahi 2 Perempuan Sekaligus, Istri Pertama: Saya Bisa Apa, Namanya Takdir

Regional
Pemuda di Lombok Ini Nikahi 2 Perempuan Sekaligus, Begini Kisahnya

Pemuda di Lombok Ini Nikahi 2 Perempuan Sekaligus, Begini Kisahnya

Regional
Bupati Ade Yasin Ungkap Ketersediaan Stok Vaksin di Kabupaten Bogor Menipis

Bupati Ade Yasin Ungkap Ketersediaan Stok Vaksin di Kabupaten Bogor Menipis

Regional
Cinta Nenek Prapti, Menjaga Sang Adik hingga Renta, Sakit dan Tinggal di Kamar Sempit Berdua

Cinta Nenek Prapti, Menjaga Sang Adik hingga Renta, Sakit dan Tinggal di Kamar Sempit Berdua

Regional
Cerita Andik Ditemukan Tewas dengan Tubuh Mengering di Warung Kosong, Diduga Meninggal Lebih dari 10 Hari

Cerita Andik Ditemukan Tewas dengan Tubuh Mengering di Warung Kosong, Diduga Meninggal Lebih dari 10 Hari

Regional
Terharu, Akhirnya Sukadi Tukang Becak Dapat Bantuan Sosial Tunai: Sejak Ganti RT Dibantu, Alhamdulilah...

Terharu, Akhirnya Sukadi Tukang Becak Dapat Bantuan Sosial Tunai: Sejak Ganti RT Dibantu, Alhamdulilah...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X