Varian Delta Ada di Karawang, Ini Aturan PPKM Mikro bagi Masyarakat

Kompas.com - 23/06/2021, 18:50 WIB
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Karawang Fitra Hergyana KOMPAS.COM/FARIDAJuru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Karawang Fitra Hergyana

KARAWANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang memperketat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro setelah ditemukan virus Corona varian Delta di wilayahnya.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Karawang, Fitra Hergyana menjelaskan satgas telah melakukan rapat evaluasi bersama instansi terkait.

"Kita lebih kepada PPKM yang diperketat. 5M memang harus diperketat, tracing dan testing juga," kata Fitra, Rabu (23/6/2021).

Baca juga: Kasus Covid-19 Varian Delta Marak, Karawang Terapkan PPKM Mikro

Adapun PPKM berbasis mikro ini diterapkan mulai 22 Juni hingga 5 Juli 2021.

Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Bupati Karawang yaitu Surat Edaran Nomor 443/3635- Disperindag tentang Perubahan Perpanjangan Kesepuluh PPKM Berbasis Mikro.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beberapa ketentuan di antaranya menerapkan kerja dari rumah sebesar 75 persen dan kerja dari kantor sebesar 25 persen kapasitas dengan protokol kesehatan (Prokes) bagi perkantoran.

Baca juga: Dinyatakan Positif Covid-19, Wakil Ketua DPRD Karawang Meninggal

"Sektor esensial seperti kesehatan, bahan pangan, energi, komunikasi, perbankan, sistem pembayaran, industri strategis, dan pelayanan dasar diperbolehkan beroperasi 100 persen dengan pengaturan jam operasional, kapasitas, dan penerapan prokes lebih ketat," ujar Fitra.

Fitra menyebut untuk tempat wisata, pusat kebugaran dan tempat hiburan, serta bioskop ditutup sementara hingga 5 Juli 2021.

Operasional mal pun juga dibatasi mulai pukul 10.00 WIB dan pukul 20.00 WIB dengan pembatasan jumlah pengunjung 25 persen dari kapasitas.

 

Diberitakan sebelumnya, dari 339 sampel yang dikirim ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan RI, ditemukan 21 yang merupakan virus Corona varian delta.

Fitra memperinci 21 orang itu berasal dari Kecamatan Kutawaluya 12 orang, Cikampek dua orang, Telagasari dua orang, Cilamaya Wetan satu orang, Klari satu orang, Kotabaru satu orang, dan Telukjambe Timur ada dua orang.

Adapun sejumlah 20 orang di antaranya kini telah dinyatakan negatif berdasarkan hasil tes polymerase chain reaction (PCR).

Sedang satu orang dari Kecamatan Kutawaluya meninggal dunia.

(Penulis Kontributor Karawang, Farida Farhan | Editor I Kadek Wira Aditya)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Korupsi Dana PNPM Mandiri Rp 1,6 Miliar, Bendahara UPK Simpan Pinjam di Sidoarjo Ditahan

Diduga Korupsi Dana PNPM Mandiri Rp 1,6 Miliar, Bendahara UPK Simpan Pinjam di Sidoarjo Ditahan

Regional
Vaksinasi Belum Capai 40 Persen, 11 Kabupaten di Kalbar Naik ke PPKM Level 3

Vaksinasi Belum Capai 40 Persen, 11 Kabupaten di Kalbar Naik ke PPKM Level 3

Regional
Hari Kedua Penerapan E-Parking di Medan, Jukir Malah Kebingungan Tak Paham Pakai Uang Elektronik

Hari Kedua Penerapan E-Parking di Medan, Jukir Malah Kebingungan Tak Paham Pakai Uang Elektronik

Regional
Salatiga Masuk PPKM Level 2, Wali Kota: Jangan Bangga dan Euforia Dulu

Salatiga Masuk PPKM Level 2, Wali Kota: Jangan Bangga dan Euforia Dulu

Regional
Masuk Bursa Capres Litbang Kompas, Ridwan Kamil: Survei Bukan Jaminan

Masuk Bursa Capres Litbang Kompas, Ridwan Kamil: Survei Bukan Jaminan

Regional
Tusuk WN Selandia Baru dengan Pecahan Botol di Bali, WN Maroko Ditangkap

Tusuk WN Selandia Baru dengan Pecahan Botol di Bali, WN Maroko Ditangkap

Regional
Status PPKM Bangka Turun Satu Tingkat ke Level 3 gara-gara Capaian Vaksinasi Rendah

Status PPKM Bangka Turun Satu Tingkat ke Level 3 gara-gara Capaian Vaksinasi Rendah

Regional
Perayaan Maulid Nabi di Keraton Yogyakarta Digelar Sedehana, Tanpa Gunungan dan Arak-arakan Prajurit

Perayaan Maulid Nabi di Keraton Yogyakarta Digelar Sedehana, Tanpa Gunungan dan Arak-arakan Prajurit

Regional
Cerita Pendaki Gunung Andong yang Sempat Hilang 2 Hari, Sempat Telepon Minta Tali, tetapi...

Cerita Pendaki Gunung Andong yang Sempat Hilang 2 Hari, Sempat Telepon Minta Tali, tetapi...

Regional
3 Kecamatan di Bengkulu Tengah Terdampak Banjir, Ratusan Rumah Warga Terendam

3 Kecamatan di Bengkulu Tengah Terdampak Banjir, Ratusan Rumah Warga Terendam

Regional
Polisi Sebut 2 Situs Judi Online yang Digerebek di Pekanbaru Dibuka Pria Asal Jakarta

Polisi Sebut 2 Situs Judi Online yang Digerebek di Pekanbaru Dibuka Pria Asal Jakarta

Regional
Beredar Kabar Bupati Kuantan Singingi Andi Putra Ditangkap KPK, Ini Kata Polisi

Beredar Kabar Bupati Kuantan Singingi Andi Putra Ditangkap KPK, Ini Kata Polisi

Regional
Belum Capai Target 70 Persen Vaksinasi, Banyuwangi Masih Masuk PPKM Level 2

Belum Capai Target 70 Persen Vaksinasi, Banyuwangi Masih Masuk PPKM Level 2

Regional
Polda Lampung Usut 6 Laporan Pinjol Ilegal, Pelapor Merasa Diteror

Polda Lampung Usut 6 Laporan Pinjol Ilegal, Pelapor Merasa Diteror

Regional
Cerita Seputar TKP Tragedi Susur Sungai Ciamis: Nama Korban Pertama yang Hanyut Jadi Nama Kampung dan Dikenal Angker

Cerita Seputar TKP Tragedi Susur Sungai Ciamis: Nama Korban Pertama yang Hanyut Jadi Nama Kampung dan Dikenal Angker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.