Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kasus Covid-19 di Indonesia Melonjak, Bagaimana Nasib Work From Bali dan Pembukaan Pariwisata Internasional?

Kompas.com - 17/06/2021, 15:46 WIB
Ach Fawaidi,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

BALI, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Bali saat ini tengah bersiap untuk menyambut kebijakan work from Bali dan pembukaan pariwisata internasional pada Juli 2021.

Dua kebijakan itu berlangsung di tengah lonjakan kasus positif Covid-19 yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.

Sekretaris Daerah yang juga Ketua Satgas Harian Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra, mengatakan, dua kebijakan itu tentu akan menjadi tantangan.

Terlebih lagi, saat ini kepentingan pemulihan ekonomi Bali dianggap sudah sangat mendesak.

"Kepentingan untuk memulihkan ekonomi Bali sangat-sangat mendesak," kata Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra saat ditemui di Hotel Grand Inna Bali Beach Sanur, Kamis (17/6/2021).

Baca juga: Viral, Video Pemulung Tua Dijambret, Kapolres Blitar: Pelaku Harus Bertanggung Jawab

Indikator angka kasus positif di Bali menurun

Ilustrasi virus coronaSHUTTERSTOCK/ker_vii Ilustrasi virus corona

Menurut Indra, semangat untuk memulihkan ekonomi Bali diiringi dengan indikator bahwa angka kasus positif Covid-19 di Bali terus menurun.

Jumlah kasus positif Covid-19 di Bali sendiri per Rabu (16/6/2021), tercatat ada 47.924 orang yang sudah dinyatakan positif Covid-19.

Sebanyak 45.937 orang (95,85 persen) di antaranya dinyatakan sembuh, 1.527 orang (3,19 persen) meninggal dunia, dan kasus aktif berada di angka 460 orang (0,96 persen).

"Ini sudah bisa dijadikan modal untuk meyakinkan dunia luar bahwa pengendalian Covid-19 di Bali cukup baik," kata dia.

Baca juga: Koster Berharap Cakupan Work From Bali Diperluas ke Semua Kementerian

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Jelang PPDB, Pj Gubernur Jateng: Sudah Bagus Tak Ada Lagi Sekolah Favorit

Jelang PPDB, Pj Gubernur Jateng: Sudah Bagus Tak Ada Lagi Sekolah Favorit

Regional
Pencuri Besi Rel KA di Prabumulih Akhirnya Dibekuk

Pencuri Besi Rel KA di Prabumulih Akhirnya Dibekuk

Regional
Viral, Video Seorang Pria Pukuli Polisi di Pinggir Jalan Pontianak

Viral, Video Seorang Pria Pukuli Polisi di Pinggir Jalan Pontianak

Regional
Rp 400 Juta Uang Palsu dari Bandung Beredar di Jawa Tengah

Rp 400 Juta Uang Palsu dari Bandung Beredar di Jawa Tengah

Regional
7 Anak di Bawah Umur Cabuli Bocah 15 Tahun, Ada Pelaku yang Masih SD

7 Anak di Bawah Umur Cabuli Bocah 15 Tahun, Ada Pelaku yang Masih SD

Regional
Diduga Selewengkan Dana Bantuan Parpol Rp 89 Juta, Pengurus PSI Solo Dilaporkan ke Kejari

Diduga Selewengkan Dana Bantuan Parpol Rp 89 Juta, Pengurus PSI Solo Dilaporkan ke Kejari

Regional
1.200 Aparat Gabungan Amankan Kunjungan Jokowi ke Riau

1.200 Aparat Gabungan Amankan Kunjungan Jokowi ke Riau

Regional
Polwan Jayapura Ajar Mama-mama Buta Aksara di Jayapura melalui Program Gabus

Polwan Jayapura Ajar Mama-mama Buta Aksara di Jayapura melalui Program Gabus

Regional
PDI-P dan PKS Bertemu Bahas Pilkada Solo, Apakah Momen 14 Tahun Lalu Bakal Terulang?

PDI-P dan PKS Bertemu Bahas Pilkada Solo, Apakah Momen 14 Tahun Lalu Bakal Terulang?

Regional
3 WNI Jadi Tersangka Kasus Penyelundupan 2 WN China ke Australia

3 WNI Jadi Tersangka Kasus Penyelundupan 2 WN China ke Australia

Regional
Bangun Ketahanan Pangan Melalui Sekolah, Pemprov Sumsel dan BI Gencarkan Program GSMP Goes to School

Bangun Ketahanan Pangan Melalui Sekolah, Pemprov Sumsel dan BI Gencarkan Program GSMP Goes to School

Regional
Karyawan Minimarket di Tabalong Curi Uang Perusahaan Rp 60 Juta untuk Judi 'Online'

Karyawan Minimarket di Tabalong Curi Uang Perusahaan Rp 60 Juta untuk Judi "Online"

Regional
PPDB SMAN/SMKN Jateng Dibuka Juni 2024, Berikut Jadwal dan Kuotanya

PPDB SMAN/SMKN Jateng Dibuka Juni 2024, Berikut Jadwal dan Kuotanya

Regional
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Rabu 29 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Rabu 29 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Regional
Diamankan, 70 Tanduk Kerbau Tanpa Dokumen di Bakauheni

Diamankan, 70 Tanduk Kerbau Tanpa Dokumen di Bakauheni

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com