Koster Berharap Cakupan Work From Bali Diperluas ke Semua Kementerian

Kompas.com - 10/06/2021, 14:20 WIB
Ilustrasi Bali - Desa Penglipuran di Kabupaten Bangli, Bali. SHUTTERSTOCK / GODILAIlustrasi Bali - Desa Penglipuran di Kabupaten Bangli, Bali.

BALI, KOMPAS.com - Program Work From Bali (WFB) atau bekerja dari Bali akan dimulai secara bertahap pada Juli 2021.

Tujuh kementerian di bawah Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) akan menerapkan WFB untuk membantu memulihkan sektor pariwisata dan perekonomian Bali yang lumpuh akibat pandemi Covid-19.

Gubernur Bali I Wayan Koster menyambut baik program WFB itu. Namun, ia meminta pemerintah pusat untuk memperluas cakupan WFB kepada semua kementerian dan lembaga.

"Meningkatkan program Work From Bali (WFB) menjangkau semua Kementerian/Lembaga," kata Koster dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (10/6/2021).

Baca juga: Tanda Tsunami Menurut Warga Pesisir Banyuwangi, Ikan Menepi hingga Bau Air Laut Menyengat

Koster menuturkan, memperluas cakupan kementerian dan lembaga untuk menjalankan WFB merupakan salah satu cara menyelamatkan ekonomi Bali yang pada tahun 2020 mengalami kontraksi 9,3 persen (negatif).

Sedangkan pada triwulan pertama tahun 2021 mengalami kontraksi 9,8 persen (negatif).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kondisi ini harus cepat diatasi dengan kebijakan khusus yang bersifat spasial untuk Bali, agar pariwisata dan perekonomian Bali tidak semakin terpuruk," kata dia.

Kesiapan Bali untuk menyambut WFB itu, kata Koster, bisa dilihat dari sebaran vaksinasi yang telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Bali.

Sampai 6 Juni 2021 kemarin, vaksinasi tahap pertama (suntikan ke-1) sudah mencapai lebih dari 1,4 Juta orang atau 47 persen. Vaksinasi tahap kedua (suntikan ke-2) telah mencapai lebih dari 659 ribu orang 22 persen.

Baca juga: Hanya Tersedia 16 Menit untuk Menyelamatkan Diri jika Tsunami Mengempas Pantai Selatan Blitar

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Todongkan Pistol dan Tendang Motor Tukang Galon, Eks Cabup Tasikmalaya Bilang 'Saya Tembak, Mati Kamu...'

Todongkan Pistol dan Tendang Motor Tukang Galon, Eks Cabup Tasikmalaya Bilang "Saya Tembak, Mati Kamu..."

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 2 Agustus 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 2 Agustus 2021

Regional
Wisatawan Menyelinap Tengah Malam dan Berkemah di Pantai Wediombo Yogya Saat PPKM

Wisatawan Menyelinap Tengah Malam dan Berkemah di Pantai Wediombo Yogya Saat PPKM

Regional
Kronologi Kantor Polsek Dibakar Massa, Berawal Saat Polisi Hendak Amankan Pelaku Pemalakan

Kronologi Kantor Polsek Dibakar Massa, Berawal Saat Polisi Hendak Amankan Pelaku Pemalakan

Regional
Gubernur Sulteng Minta Sisa Anggota MIT Serahkan Diri: Saya Jadi Jaminan

Gubernur Sulteng Minta Sisa Anggota MIT Serahkan Diri: Saya Jadi Jaminan

Regional
Salamat Sianipar, Pasien Covid-19 yang Videonya Viral Diamankan Warga dengan Kayu, Meninggal

Salamat Sianipar, Pasien Covid-19 yang Videonya Viral Diamankan Warga dengan Kayu, Meninggal

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 2 Agustus 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 2 Agustus 2021

Regional
Tabung Elpiji Meledak Dikira Suara Bom, Satu Rumah Rusak, Penghuninya Terluka Bakar

Tabung Elpiji Meledak Dikira Suara Bom, Satu Rumah Rusak, Penghuninya Terluka Bakar

Regional
Sebelum Tangkap dan Tetapkan Anak Akidi Tio Jadi Tersangka Hoaks Sumbangan Rp 2 Triliun, Polisi Telah Bentuk Tim

Sebelum Tangkap dan Tetapkan Anak Akidi Tio Jadi Tersangka Hoaks Sumbangan Rp 2 Triliun, Polisi Telah Bentuk Tim

Regional
Perjuangan Apriyani Rahayu Raih Emas Olimpiade di Mata Sang Ayah

Perjuangan Apriyani Rahayu Raih Emas Olimpiade di Mata Sang Ayah

Regional
Kata Ombudsman soal Kejanggalan Proses Pergantian Anggota Paskibraka Sulbar karena Positif Covid-19

Kata Ombudsman soal Kejanggalan Proses Pergantian Anggota Paskibraka Sulbar karena Positif Covid-19

Regional
BOR RS di Pontianak Kini 60 Persen, Kasus Covid-19 Didominasi Klaster Keluarga

BOR RS di Pontianak Kini 60 Persen, Kasus Covid-19 Didominasi Klaster Keluarga

Regional
DPPAD Papua Kembalikan Dana Rp 3,566 Miliar yang Diduga Diselewengkan

DPPAD Papua Kembalikan Dana Rp 3,566 Miliar yang Diduga Diselewengkan

Regional
Nakesnya Meninggal Positif Covid-19, Seminggu Pegawai RSUD Wonogiri Kenakan Pita Hitam

Nakesnya Meninggal Positif Covid-19, Seminggu Pegawai RSUD Wonogiri Kenakan Pita Hitam

Regional
Viral, Video Bus 'Oleng', Sopir Mengaku Beraksi Ugal-ugalan karena Disuruh Penumpang

Viral, Video Bus "Oleng", Sopir Mengaku Beraksi Ugal-ugalan karena Disuruh Penumpang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X