Ledakan di Gresik, Polisi Periksa 6 Saksi dan Masih Tunggu Hasil Labfor

Kompas.com - 10/06/2021, 16:26 WIB
Ilustrasi ledakan. ShutterstockIlustrasi ledakan.

GRESIK, KOMPAS.com - Pihak kepolisian mengaku masih melakukan penyelidikan, terkait ledakan yang terjadi di PT Citra Adi Sarana (CAS).

Akibat kejadian pada Selasa (8/6/2021) lalu, lima orang pekerja meninggal dunia dan dua pekerja lain mengalami luka bakar berat.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, sudah ada enam orang saksi yang diperiksa oleh pihak kepolisian.

Baca juga: 5 Orang Tewas akibat Ledakan di Gresik, 2 Pekerja Pabrik Terluka

Kendati demikian, polisi belum dapat menyimpulkan faktor penyebab kejadian.

Mereka masih menunggu pemeriksaan yang dilakukan oleh tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur.

"Itu (ada tidaknya faktor kelalaian) masih kita dalami, kita belum berani menyimpulkan. Baru keterangan dari saksi, belum dapat kita simpulkan," ujar Arief saat dihubungi, Kamis (10/6/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Baru nanti setelah hasil dari Labfor, keterangan saksi, olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) lengkap, baru kita bisa menyimpulkan faktor kelalaian atau tidak. Untuk sementara masih menunggu hasil dari Labfor," lanjut dia.

Baca juga: 2 Pekerja Korban Ledakan di Gresik Alami Luka Bakar 90 Persen, Dirujuk ke Surabaya

 

Ilustrasi Polisi KOMPAS.com/NURWAHIDAH Ilustrasi Polisi
Ketika ditanya lebih lanjut mengenai kapan hasil Labfor tersebut bakal diketahui, Arief menyatakan, jika hal tersebut adalah wewenang tim Labfor Polda Jawa Timur.

Terkait enam orang saksi yang sudah diperiksa, antara lain terdiri dari pekerja dan mereka yang dianggap mengetahui kejadian ledakan tersebut.

Sementara, saat awak media mencoba mendatangi kantor manajemen PT CAS perwakilan Gresik yang berada di Jalan Rubi, Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik, tidak tampak ada aktivitas.

Kantor tampak sepi, dan hanya ada pegawai cleaning service.

"Di sini hanya untuk administrasi dan keuangan saja. Semua pekerja ya ada di lapangan. Di sini hanya kantor perwakilan saja," kata Umarudin, karyawan cleaning service.

Umarudin menjelaskan, sepengetahuannya, kantor tersebut hanyalah kantor perwakilan.

Sementara kantor pusat PT CAS yang bergerak di bidang fabrikasi berada di Cilegon, Banten.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria di Bali Tega Perkosa Anak Tiri 5 Kali, Terbongkar Setelah Korban Hamil 8 Bulan

Pria di Bali Tega Perkosa Anak Tiri 5 Kali, Terbongkar Setelah Korban Hamil 8 Bulan

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 17 September 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 17 September 2021

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 17 September 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 17 September 2021

Regional
Hari Kedua Dibuka, Bioskop di Malang Masih Sepi Pengunjung

Hari Kedua Dibuka, Bioskop di Malang Masih Sepi Pengunjung

Regional
Banyak APBD Mengendap di Bank, Ini Alasan Pemkot Pematangsiantar

Banyak APBD Mengendap di Bank, Ini Alasan Pemkot Pematangsiantar

Regional
Briptu JS Diduga Menipu Berkedok Jual BBM, Akhirnya Dilaporkan ke Polisi

Briptu JS Diduga Menipu Berkedok Jual BBM, Akhirnya Dilaporkan ke Polisi

Regional
Sumsel Diguyur Hujan Lebat, Jalan Penghubung Pagaralam-Lahat Tertutup Longsor

Sumsel Diguyur Hujan Lebat, Jalan Penghubung Pagaralam-Lahat Tertutup Longsor

Regional
Kronologi Buronan Ditangkap Setelah 12 Tahun Gara-gara Gugatan Cerai

Kronologi Buronan Ditangkap Setelah 12 Tahun Gara-gara Gugatan Cerai

Regional
Soal Dugaan Jual Beli Bangku Sekolah, Ini Penjelasan Dispendik Surabaya

Soal Dugaan Jual Beli Bangku Sekolah, Ini Penjelasan Dispendik Surabaya

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 17 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 17 September 2021

Regional
Hasil Uji Laboratorium Ribuan Burung Pipit yang Berjatuhan di Bali Keluar, Penyebab Kematian Ternyata...

Hasil Uji Laboratorium Ribuan Burung Pipit yang Berjatuhan di Bali Keluar, Penyebab Kematian Ternyata...

Regional
Akhir Pekan Ini, Polres Ciamis Berlakukan Ganjil Genap di Pantai Pangandaran

Akhir Pekan Ini, Polres Ciamis Berlakukan Ganjil Genap di Pantai Pangandaran

Regional
Ketika Anak Yatim Piatu akibat Covid-19 di Lamongan Diajak Kunjungi Mazoola

Ketika Anak Yatim Piatu akibat Covid-19 di Lamongan Diajak Kunjungi Mazoola

Regional
Sindikat Penipuan Jual Madu Palsu di Ketapang Terungkap, Korban Rugi Ratusan Juta

Sindikat Penipuan Jual Madu Palsu di Ketapang Terungkap, Korban Rugi Ratusan Juta

Regional
Di Surabaya, Relawan Jokowi Dukung Ganjar-Erick Tohir pada Pilpres 2024

Di Surabaya, Relawan Jokowi Dukung Ganjar-Erick Tohir pada Pilpres 2024

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.