24 Pengendara Terkonfirmasi Positif Covid-19 Ditemukan di Pos Penyekatan Jembatan Suramadu

Kompas.com - 07/06/2021, 12:14 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memimpin penyekatan dan swab antigen di Jembatan Suramadu sisi Surabaya, Minggu (6/6/2021). KOMPAS.COM/GHINAN SALMANWali Kota Surabaya Eri Cahyadi memimpin penyekatan dan swab antigen di Jembatan Suramadu sisi Surabaya, Minggu (6/6/2021).

SURABAYA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama jajaran Kepolisian dan TNI, melakukan penyekatan dan tes cepat antigen di Jembatan Suramadu, tepatnya di pintu keluar menuju Surabaya dari Minggu (6/6/2021) hingga Senin (7/6/2021) dini hari.

Penyekatan dilakukan untuk memastikan setiap pengendara yang masuk ke Kota Surabaya negatif Covid-19.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyanigrum memimpin langsung penyekatan ini mulai pagi hingga dini hari.

Selama penyekatan, tercatat sebanyak 2.600 pengendara menjalani tes cepat antigen. Dari jumlah itu, 83 orang dinyatakan reaktif.

Baca juga: Wabup Mohni Sepakat dengan Wali Kota Surabaya, Ruang Gerak Warga Bangkalan Akan Dibatasi

Mereka lalu menjalani tes swab dengan metode polymerase chain reaction (PCR).

"Rapid antigen sampai sekitar 2.600 lebih. Jadi kan setelah hasilnya positif rapid antigen, setelah itu kita lakukan swab PCR lagi. Dari 83 positif rapid antigen itu, kemudian di-swab PCR positifnya yang keluar 24 (orang). Kita lihat sambil besok keluarnya bagaimana," kata Eri Cahyadi di Surabaya, Senin (7/6/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Eri Cahyadi, pengendara yang terkonfirmasi positif Covid-19 dirujuk ke rumah sakit lapangan yang telah disiapkan untuk mendapat perawatan.

Sedangkan bagi pengendara yang menunggu hasil tes swab PCR dirujuk ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya untuk diisolasi.

"Jadi, yang positif (rapid antigen) kita taruh di Asrama Haji sampai menunggu (hasil) PCR-nya keluar. Nah, yang swab PCR (keluar positif), langsung dirujuk ke rumah sakit," ungkap Eri.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Bencana di Musim Hujan, Bupati Jember Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel

Antisipasi Bencana di Musim Hujan, Bupati Jember Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel

Regional
Ada Klaster Sekolah di Jateng, Ganjar Minta PTM Dicek Rutin

Ada Klaster Sekolah di Jateng, Ganjar Minta PTM Dicek Rutin

Regional
Menumpang Tinggal di Rumah Tetangga, Bocah Yatim Piatu Ini Malah Diperkosa

Menumpang Tinggal di Rumah Tetangga, Bocah Yatim Piatu Ini Malah Diperkosa

Regional
Mahasiswa Meninggal Saat Diklatsar Menwa, UNS Solo Akan Evaluasi

Mahasiswa Meninggal Saat Diklatsar Menwa, UNS Solo Akan Evaluasi

Regional
Kisah Batik Toeli, Karya Penyandang Tuli yang Tembus Pasar AS Berkat Platform Digital

Kisah Batik Toeli, Karya Penyandang Tuli yang Tembus Pasar AS Berkat Platform Digital

Regional
Lantik Pengurus Baznas Kota Surabaya Setelah 7 Tahun Vakum, Ini Pesan Eri Cahyadi...

Lantik Pengurus Baznas Kota Surabaya Setelah 7 Tahun Vakum, Ini Pesan Eri Cahyadi...

Regional
Nadiem Makarim: Pembelajaran Jarak Jauh Bisa Sebabkan Learning Loss Terbesar dalam Sejarah Indonesia

Nadiem Makarim: Pembelajaran Jarak Jauh Bisa Sebabkan Learning Loss Terbesar dalam Sejarah Indonesia

Regional
Misteri Mayat dalam Plastik di Hutan, Korban Kenal Pelaku di Medsos Setahun Lalu

Misteri Mayat dalam Plastik di Hutan, Korban Kenal Pelaku di Medsos Setahun Lalu

Regional
Kejaksaan Usut Dugaan Korupsi Anggaran Pembayaran Tenaga Harian Lepas PDAM Kota Madiun

Kejaksaan Usut Dugaan Korupsi Anggaran Pembayaran Tenaga Harian Lepas PDAM Kota Madiun

Regional
Warga Minta Pemkot Serang Bayar Rp 2,5 Miliar Kompensasi Sampah Tangsel, Wali Kota: Kirimnya Baru 3 Bulan, Diminta Bayar Setahun

Warga Minta Pemkot Serang Bayar Rp 2,5 Miliar Kompensasi Sampah Tangsel, Wali Kota: Kirimnya Baru 3 Bulan, Diminta Bayar Setahun

Regional
Kronologi Pembunuhan Perempuan dalam Plastik di Hutan, Pelaku Hendak Dikenalkan pada Orangtua Korban

Kronologi Pembunuhan Perempuan dalam Plastik di Hutan, Pelaku Hendak Dikenalkan pada Orangtua Korban

Regional
BEM SV UNS Minta Kampus dan Menwa Transparan Soal Meninggalnya Gilang Saat Diklatsar

BEM SV UNS Minta Kampus dan Menwa Transparan Soal Meninggalnya Gilang Saat Diklatsar

Regional
Pemuda yang Tenggelam di Kali Kunto Kediri Ditemukan Tewas

Pemuda yang Tenggelam di Kali Kunto Kediri Ditemukan Tewas

Regional
Calon Kepala Desa Ini Menang Telak, Padahal Meninggal 12 Hari Sebelum Pilkades

Calon Kepala Desa Ini Menang Telak, Padahal Meninggal 12 Hari Sebelum Pilkades

Regional
Tak Pakai Masker, Pengantin yang Akan ke KUA Terjaring Razia Protokol Kesehatan

Tak Pakai Masker, Pengantin yang Akan ke KUA Terjaring Razia Protokol Kesehatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.