Kronologi Penggerebekan Sindikat Penyelundup 1 Kg Sabu di NTB, Diringkus di Hotel, Barang Disembunyikan di Bawah Bantal

Kompas.com - 31/05/2021, 07:46 WIB

MATARAM, KOMPAS.com- Ditresnarkoba Polda NTB menangkap empat kawanan pelaku pengedar narkoba jenis sabu-sabu seberat 1 kilogram yang dibawa dari Aceh menuju NTB.

"Kali ini jumlahnya cukup besar 1000 gram alias 1 kilogram sabu yang dibawa oleh sesorang berinisial EDL  menuju NTB melalui jalur udara," kata Direktur Reserse Narkabo (Dirresnarkoba) Polda NTB Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf saat jumpa pers, Sabtu (29/5/2021)

Adapun empat pelaku yang tertangkap yakni berinisial EDL,  seorang pria asal Tanggerang Selatan yang berperan sebagai pengantar barang.

Sementara IZ dan YZ, merupakan penerima barang dan satu tersangka lagi berinisial MA dari Kota Mataram yang berperan pengatur perjalanan.

Baca juga: Viral, Video Seorang Perempuan Berjalan Santai di Tengah Jalan Akses Menuju Telaga Sarangan

Kronologi penangkapan

Ilustrasi penangkapanThink Stock Ilustrasi penangkapan

Helmi menyampaikan, tiga pelaku utama ditangkap di kamar hotel saat akan bertransaksi di sebuah hotel di Lombok.

"Penyelundup asal Tangerang Banten beserta penerimanya turut diamankan dalam penggerebekan transaksi narkoba itu, Kami tangkap mereka saat akan menyerahkan sabu-sabu di dalam kamar hotel," kata Helmi.

Disampaikan Helmi, paket sabu-sabu tersebut dibawa langsung dari Aceh, menggunakan pesawat yang ditumpangi EDL.

EDL sempat transit di Jakarta dan Bali, kemudian menyeberang ke Lombok menggunakan kapal laut menuju Pelabuhan Lembar dan menginap di hotel.

Di sana, EDL diringkus bersama dua temannya.

Baca juga: Datangi Tim SAR, Istri Laporkan Suaminya Belum Ditemukan di KM Karya Indah yang Terbakar

 

Dari penggerebekan di hotel tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti bungkus plastik yang tersimpan di dalam bantal hotel.

"Lima bungkus plastik hitam berlakban cokelat berisi sabu-sabu itu, disembunyikan EDL di dalam bantal hotel," kata Helmi.

Selain mengamankan sabu-sabu, petugas juga mengamankan barang bukti uang milik EDL senilai Rp 336.000, Uang milik IRZ Rp. 15.000.000 dan uang milik YZ Rp. 200.000.

Tehadap para tersangka diduga melanggar Pasal Pasal 112 Ayat (2)  junto Pasal 114 ayat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana paling berat pidana mati, atau pidana seumur hidup.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2023, Kota Balikpapan Target Bebas Truk ODOL

2023, Kota Balikpapan Target Bebas Truk ODOL

Regional
Warga di Bima Temukan Kerangka Bayi Terkubur di Kebun

Warga di Bima Temukan Kerangka Bayi Terkubur di Kebun

Regional
PNS Korban KDRT di Kendal Diintimidasi Saat Ajukan Izin Cerai ke Atasan

PNS Korban KDRT di Kendal Diintimidasi Saat Ajukan Izin Cerai ke Atasan

Regional
Alokasi APBN 2023 Jateng Rp 104 Triliun, Ganjar: PR Kita Makin Berat 2023, SDM Mesti Kita Gaspol

Alokasi APBN 2023 Jateng Rp 104 Triliun, Ganjar: PR Kita Makin Berat 2023, SDM Mesti Kita Gaspol

Regional
Ditinggal Tengok ke Rumah Saudara, Rumah Warga Giritontro-Wonogiri Ludes Terbakar Api

Ditinggal Tengok ke Rumah Saudara, Rumah Warga Giritontro-Wonogiri Ludes Terbakar Api

Regional
Polisi Tangkap Pencuri Motor Saat Kabur di Jalur Pantura Tegal, Pelaku Mengaku Menyesal

Polisi Tangkap Pencuri Motor Saat Kabur di Jalur Pantura Tegal, Pelaku Mengaku Menyesal

Regional
Wabup Pamekasan Diperiksa KPK, Bupati Sebut Tak Terkait Pemkab

Wabup Pamekasan Diperiksa KPK, Bupati Sebut Tak Terkait Pemkab

Regional
Sebelum Meninggal, Lord Rangga Masuk Rumah Sakit karena Kelelahan

Sebelum Meninggal, Lord Rangga Masuk Rumah Sakit karena Kelelahan

Regional
Mengenang Lord Rangga Eks Petinggi Sunda Empire yang Meninggal Hari Ini, Lahir di Brebes, Dikenal sebagai Profesor

Mengenang Lord Rangga Eks Petinggi Sunda Empire yang Meninggal Hari Ini, Lahir di Brebes, Dikenal sebagai Profesor

Regional
Di Kupang, AHY Sebut Kesejahteraan Rakyat, Kemunduran Demokrasi, dan Penegakan Hukum Masalah Utama RI

Di Kupang, AHY Sebut Kesejahteraan Rakyat, Kemunduran Demokrasi, dan Penegakan Hukum Masalah Utama RI

Regional
Petinggi Sunda Empire Lord Rangga Meninggal Dunia di Brebes

Petinggi Sunda Empire Lord Rangga Meninggal Dunia di Brebes

Regional
Mengenal Kampung Narkoba Ponton di Palayangkaraya, Sempat Ada Loket Beli Sabu Dilengkapi Tarif Harga

Mengenal Kampung Narkoba Ponton di Palayangkaraya, Sempat Ada Loket Beli Sabu Dilengkapi Tarif Harga

Regional
Gempa M 3,3 di Flores Timur NTT, Belum Ada Laporan Kerusakan

Gempa M 3,3 di Flores Timur NTT, Belum Ada Laporan Kerusakan

Regional
Cerita Joko Riyanto, Penjual HIK asal Sumber dapat Undangan Pernikahan Kaesang-Erina

Cerita Joko Riyanto, Penjual HIK asal Sumber dapat Undangan Pernikahan Kaesang-Erina

Regional
Portugal Menang, Massa Pendukung di Ambon Konvoi

Portugal Menang, Massa Pendukung di Ambon Konvoi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.