[POPULER NUSANTARA] Video Viral Harga Pecel Lele di Malioboro Mahal | Putri PB XII Keraton Solo Meninggal

Kompas.com - 28/05/2021, 06:45 WIB
Bregodo Jogo Malioboro Dok. Situs Visiting JogjaBregodo Jogo Malioboro

KOMPAS.com - Warganet dihebohkan oleh video viral yang menyebut harga pecel lele di Malioboro mahal.

Untuk menikmati seporsi pecel lele, wisatawan tersebut mengaku mengeluarkan Rp 37 ribu.

Video viral itu kemudian ditanggapi oleh Paguyuban Lesehan Malam Malioboro.

Ketua Paguyuban Lesehan Malam Malioboro Sukidi berharap, apabila wisatawan merasa menemui oknum pedagang yang mematok harga tinggi, bisa diadukan ke pihaknya, bukan komplain ke media sosial.

Berita populer lainnya adalah seputar kabar duka dari Keraton Solo.

GRAy Koes Isbandiyah atau Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Retno Dumilah, yang merupakan putri Paku Buwono (PB) XII, meninggal dunia.

Almarhumah meninggal dunia pada Rabu (26/5/2021) lantaran serangan jantung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berikut adalah berita-berita yang menjadi sorotan pembaca Kompas.com.

1. “Jangan ngomongnya di medsos”

Pengunjung memadati kawasan wisata Malioboro, Yogyakarta, Kamis (11/3/2021). Libur Isra Miraj 2021 kawasan Malioboro yang merupakan destinasi wisata andalan di Yogyakarta padat pengunjung.ANTARA FOTO/ANDREAS FITRI ATMOKO Pengunjung memadati kawasan wisata Malioboro, Yogyakarta, Kamis (11/3/2021). Libur Isra Miraj 2021 kawasan Malioboro yang merupakan destinasi wisata andalan di Yogyakarta padat pengunjung.

Ketua Paguyuban Lesehan Malam Malioboro Sukidi angkat bicara soal video viral harga pecel lele di Malioboro mahal.

Ia menuturkan, pedagang di Malioboro tidak seperti dulu lagi. Kini, para pedagang lebih mengutamakan pelayanan.

"Walaupun ini masih masa pandemi, teman-teman pedagang masih bisa berpikir positif. Dalam arti persiapan-persiapan menghadapi musim liburan lebaran tetap terkontrol, baik tentang harga dan pelayanan," ujarnya, Rabu (26/5/2021).

Sukidi juga mengimbau kepada wisatawan yang berbelanja di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, jika menemui oknum pedagang yang mematok harga tinggi, bisa mengadukannya ke paguyuban.

"Saran kami jangan terus ngomongnya di medsos. Kan juga ada sarana pengaduan konsumen, baik lewat UPT Pemkot dan kami sebagai pengurus juga siap membantu untuk menyelesaikan jika ada yang kurang puas," ucapnya.

Baca juga: Video Viral Wisatawan Bayar Rp 37.000 untuk Seporsi Pecel Lele, Pedagang Malioboro: Jangan Ngomongnya di Medsos

 

2. Kabar duka dari Keraton Surakarta

Adik Raja Keraton Kasunanan Surakarta ISKS Paku Buwono XIII, GKR Retno Dumilah atau GRAy Koes Isbandiyah meninggal dunia.Istimewa Adik Raja Keraton Kasunanan Surakarta ISKS Paku Buwono XIII, GKR Retno Dumilah atau GRAy Koes Isbandiyah meninggal dunia.

GRAy Koes Isbandiyah atau GKR Retno Dumilah, meninggal dunia pada Rabu (26/5/2021).

Almarhumah merupakan putri Raja Keraton Surakarta Paku Buwono (PB) XII.

"Mendiang mengalami serangan jantung," tutur Lurah Baluwarti Danang Agung Warsiyanto, Rabu.

Dari informasi yang dihimpun, adik PB XIII ini sempat pergi ke salah satu tempat wisata di kaki Gunung Lawu, Jawa Timur, karena ingin melihat fenomena gerhana bulan total.

Usai disemayamkan di Sasana Mulya Keraton Kasunanan Surakarta, Kelurahan Baluwarti, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, jenazah dimakamkan di Imogiri, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Baca juga: Putri PB XII Keraton Solo GRAy Koes Isbandiyah Meninggal karena Serangan Jantung

3. Anggota TNI tampar pegawai SPBU

Ilustrasi kekerasanTOTO SIHONO Ilustrasi kekerasan

Seorang anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) diduga menampar pegawai stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Waipare, Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.

Peristiwa ini bermula saat anggota TNI yang bertugas di Komando Distrik Militer 1603 tersebut diduga enggan mengantre saat mengisi bensin.

"Di SPBU, ia melihat antrean panjang, beliau langsung ke depan. Biasanya memang kita sudah ada kerja sama untuk Anggota TNI atau Polri. Apabila mendesak terkait tugas yang akan dilaksanakan, itu bisa didahulukan," terang Komandan Distrik Militer (Dandim) 1603 Sikka, Letnan Kolonel Inf M Zulnaendra Utama, Rabu (26/5/2021).

Kata Zulnaendra, anggota TNI itu sedang terburu-buru karena bertugas di Desa Habi, Kecamatan Kangae.

"Tetapi, ada kesalahpahaman dengan anggota SPBU, sehingga terjadinya insiden itu," sebut Zulnaendra.

Baca juga: Oknum Anggota TNI Tampar Pegawai SPBU karena Tak Mau Mengantre, Dandim Sebut Kesalahpahaman

 

4. Bocah penjual tisu bantu buka jalan untuk ambulans

Muhammad Andrian, bocah penjual tisu yang viral setelah bantu ambulance terobos kemacetan di Simpang Kiaracondong- Soekarno Hatta, Kota Bandung.KOMPAS.COM/PUTRA PRIMA PERDANA Muhammad Andrian, bocah penjual tisu yang viral setelah bantu ambulance terobos kemacetan di Simpang Kiaracondong- Soekarno Hatta, Kota Bandung.

Seorang anak 7 tahun bernama Muhammad Andrian atau Ian mendadak dibicarakan warganet.

Bocah penjual tisu di simpang Jalan Kiaracondang-Soekarno Hatta, Kota Bandung, Jawa Barat, itu bikin netizen terkesima.

Pasalnya, dalam video viral, dia membantu ambulans agar bisa lewat ketika simpang tersebut macet.

Ia dengan cekatan menggerakkan tangan untuk meminta agar ambulans itu diberi jalan.

"Di dalam ambulans kan ada orang sakit, orang kecelakaan, kasihan. Ian suruh minggir mobilnya, tapi Ian enggak pukul mobilnya," ungkapnya, Rabu (26/5/2021).

Ternyata, ini bukan kali pertama Ian beraksi membantu ambulans lewat.

"Habis, kalau lampunya hijau, enggak ada ambulans lewat. Tapi kalau merah, ada ambulans lewat," kata dia.

Baca juga: Cerita Andrian, Bocah Penjual Tisu yang Bantu Buka Jalan Saat Ambulans Terjebak Macet: Kan Ada Orang Sakit

5. Kecelakaan bus AKAP di Musi Banyuasin

Bus Batara Yudha tujuan Jakarta-Padang yang mengalami kecelakaan di Jalur Lintas Timur (Jalintim) Palembang Jambi, tepatnya di tukungan Harmoko, Desa Senawar Jaya, Kecamatan Bayung, Lencir Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, akibat kecelakaan tersebut empat orang penumpang Kamis (27/5/2021)DOK. POLRES MUBA Bus Batara Yudha tujuan Jakarta-Padang yang mengalami kecelakaan di Jalur Lintas Timur (Jalintim) Palembang Jambi, tepatnya di tukungan Harmoko, Desa Senawar Jaya, Kecamatan Bayung, Lencir Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, akibat kecelakaan tersebut empat orang penumpang Kamis (27/5/2021)

Empat orang meninggal dalam kecelakaan bus di di Jalur Lintas Timur (Jalintim) Palembang-Jambi, tepatnya di tikungan Harmoko, Desa Senawar Jaya, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan.

Selain empat korban meninggal, peristiwa yang terjadi pada Kamis (27/5/2021) ini juga mengakibatkan sejumlah penumpang mengalami luka.

Kepala Polisi Resor (Kapolres) Muba AKBP Erlin Tangjaya menjelaskan, kecelakaan diduga terjadi antara pukul 05.00 WIB - 06.00 WIB.

"Bus ini terbalik karena kecelakaan tunggal. Jalur di sana memang angker dan sering terjadi kecelakaan, sehingga disebut jalur Harmoko, karena mantan Menteri Penerangan juga pernah kecelakaan di situ," kata Erlin saat dihubungi, Kamis.

Kecelakaan bus ini pertama kali diketahui oleh seorang pengendara yang melintas di tempat kejadian perkara (TKP).

Baca juga: Bus Rute Jakarta-Padang Kecelakaan di Muba, 4 Penumpang Tewas

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Palembang, Aji YK Putra | Editor: Dony Aprian, David Oliver Purba, Rachmawati, Abba Gabrillin)

 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Isak Tangis Keluarga Lepas 100 Brimob Polda Riau yang Dikirim ke Papua

Isak Tangis Keluarga Lepas 100 Brimob Polda Riau yang Dikirim ke Papua

Regional
Mahar Terlalu Mahal, Petani Ini Aniaya Calon Istri

Mahar Terlalu Mahal, Petani Ini Aniaya Calon Istri

Regional
Tergeletak di Lapangan Voli, Remaja 14 Tahun Ini Ternyata Sudah Tewas

Tergeletak di Lapangan Voli, Remaja 14 Tahun Ini Ternyata Sudah Tewas

Regional
Hilang Sejak Awal September 2021, Wanita 25 Tahun Ditemukan Tinggal Tulang

Hilang Sejak Awal September 2021, Wanita 25 Tahun Ditemukan Tinggal Tulang

Regional
Ibu Ini Mengaku Anggota DPRD DKI Jakarta Agar Lolos Ganjil Genap Puncak Bogor

Ibu Ini Mengaku Anggota DPRD DKI Jakarta Agar Lolos Ganjil Genap Puncak Bogor

Regional
Manfaatkan Penjualan Online, Industri Bakpia Rumahan Mulai Bangkit dari Pandemi

Manfaatkan Penjualan Online, Industri Bakpia Rumahan Mulai Bangkit dari Pandemi

Regional
Satgas Operasi Madago Raya Sebar Foto 4 Anggota MIT yang Tersisa

Satgas Operasi Madago Raya Sebar Foto 4 Anggota MIT yang Tersisa

Regional
Cerita Lansia 71 Tahun Divaksin Covid-19: Sudah Cari, Selalu Tidak Kebagian, Baru Sekarang Dapat

Cerita Lansia 71 Tahun Divaksin Covid-19: Sudah Cari, Selalu Tidak Kebagian, Baru Sekarang Dapat

Regional
Mantri Hewan yang Ditemukan Tewas Pinggir Sawah Diduga Korban Pembunuhan

Mantri Hewan yang Ditemukan Tewas Pinggir Sawah Diduga Korban Pembunuhan

Regional
Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Wonogiri, 32 Rumah dan Satu Sekolah Rusak

Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Wonogiri, 32 Rumah dan Satu Sekolah Rusak

Regional
Polisi Mengetahui Identitas Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar

Polisi Mengetahui Identitas Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar

Regional
KKB Masih Berkeliaran di Distrik Kiwirok, Polda Papua: Mereka Ganggu dari Jauh

KKB Masih Berkeliaran di Distrik Kiwirok, Polda Papua: Mereka Ganggu dari Jauh

Regional
Bupati Jember Merombak Pejabat Struktural, Kepala BPBD Dijadikan Staf

Bupati Jember Merombak Pejabat Struktural, Kepala BPBD Dijadikan Staf

Regional
Masyarakat Adat Tolak Pembangunan Waduk Lambo hingga Tutup Kantor Desa, Begini Respons Camat

Masyarakat Adat Tolak Pembangunan Waduk Lambo hingga Tutup Kantor Desa, Begini Respons Camat

Regional
Ingin Cepat Kaya, Seorang Ibu Jadikan Anak Korban Ritual Pesugihan

Ingin Cepat Kaya, Seorang Ibu Jadikan Anak Korban Ritual Pesugihan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.