Sempat Dibuka, Seluruh Objek Wisata di Pariaman Mendadak Ditutup Mulai Hari Ini

Kompas.com - 16/05/2021, 11:03 WIB
Pemandangan di Pulau Angso Duo, Kota Pariaman, Sumatera Barat, Sabtu (28/2/2015). Pasir putih nan lembut dibalut ombak yang tenang serta hutan alami yang sejuk menjadi daya tarik pulau yang berada sekitar 65 kilometer dari Kota Padang ini. Pulau ini merupakan salah satu andalan pariwisata Kota Pariaman. KOMPAS/ISMAIL ZAKARIAPemandangan di Pulau Angso Duo, Kota Pariaman, Sumatera Barat, Sabtu (28/2/2015). Pasir putih nan lembut dibalut ombak yang tenang serta hutan alami yang sejuk menjadi daya tarik pulau yang berada sekitar 65 kilometer dari Kota Padang ini. Pulau ini merupakan salah satu andalan pariwisata Kota Pariaman.

PADANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat secara mendadak menutup semua objek wisatanya mulai Minggu (16/5/2021).

Keputusan mendadak itu diambil Wali Kota Pariaman Genius Umar dalam rapat Minggu dini hari bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah setempat.

"Dengan berat hati kita tutup setelah sempat kita buka. Ini keputusan bersama mengingat membludaknya pengunjung," kata Genius Umar yang dihubungi Kompas.com, Minggu.

Baca juga: Pantai Anyer dan Tempat Wisata di Kabupaten Serang Ditutup

Genius menyebutkan awalnya Pariaman berada di zona kuning dan diperbolehkan membuka objek wisata dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat seperti di Pantai Gandoriah, Pulau Angso Duo, Pantai Kata dan lainnya.

Dibukanya objek wisata itu ternyata disambut antusias pengunjung yang mayoritas berasal dari dalam Sumbar sendiri.

Tercatat pada Jumat (14/5/2021) saja ada 3.128 pengunjung yang masuk objek wisata di Pariaman. Jumlah itu diperkirakan meningkat pada Sabtu kemarin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Polisi Tutup Akses Masuk Menuju Kawasan Wisata di Banten, Wisatawan yang Sudah Datang Dibubarkan

"Kita tidak ingin terjadinya penularan Covid-19 di objek wisata. Daerah tetangga masih ada yang berada di zona oranye sehingga kita takut terjadi penularan," jelas Genius.

Genius mengatakan untuk penutupan objek wisata itu, pihaknya bekerja sama dengan TNI dan Polri.

"Selain itu kita kerahkan juga Dishub dan Satpol PP," kata Genius.

Penutupan objek wisata itu akan berlangsung hingga Senin (17/5/2021) dan akan dievaluasi selanjutnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mayat Perempuan yang Ditemukan Terkubur di Sleman Dipastikan Korban Pembunuhan

Mayat Perempuan yang Ditemukan Terkubur di Sleman Dipastikan Korban Pembunuhan

Regional
Kekerasan Seksual Anak di Ambon Meningkat Selama Pandemi, Polisi: Umumnya, Pelaku Orang Dekat

Kekerasan Seksual Anak di Ambon Meningkat Selama Pandemi, Polisi: Umumnya, Pelaku Orang Dekat

Regional
Perluas Tracing di Desa dan Kelurahan, Pemkab Banyuwangi Rekrut 669 Relawan

Perluas Tracing di Desa dan Kelurahan, Pemkab Banyuwangi Rekrut 669 Relawan

Regional
Warga Sekitar GOR Soekarno-Hatta Blitar Akhirnya Menerima Rencana Pendirian RS Darurat

Warga Sekitar GOR Soekarno-Hatta Blitar Akhirnya Menerima Rencana Pendirian RS Darurat

Regional
Kata Polisi soal Foto Viral Kerumunan Pendaftaran Vaksinasi di Mapolresta Banyumas

Kata Polisi soal Foto Viral Kerumunan Pendaftaran Vaksinasi di Mapolresta Banyumas

Regional
Sebuah Jembatan di Pulau Seram Ambruk Setelah Dilewati Truk Bermuatan Kayu

Sebuah Jembatan di Pulau Seram Ambruk Setelah Dilewati Truk Bermuatan Kayu

Regional
Mobil Penabrak Lari Pesepeda di Makassar Ternyata Milik Pemkab Takalar, Wakil Bupati Minta Maaf

Mobil Penabrak Lari Pesepeda di Makassar Ternyata Milik Pemkab Takalar, Wakil Bupati Minta Maaf

Regional
Ada Yayasan Komunitas Difabel di Tegal, Bisa Kembangkan Potensi 12.000 Anggotanya

Ada Yayasan Komunitas Difabel di Tegal, Bisa Kembangkan Potensi 12.000 Anggotanya

Regional
KAI Sumut Wajibkan Penumpang Bawa Dokumen Vaksinasi

KAI Sumut Wajibkan Penumpang Bawa Dokumen Vaksinasi

Regional
43 Dokter Gugur Selama Penanganan Covid-19 di Jawa Tengah

43 Dokter Gugur Selama Penanganan Covid-19 di Jawa Tengah

Regional
Terpapar Covid-19, Anggota DPRD Kota Probolinggo Hamid Rusdi Meninggal

Terpapar Covid-19, Anggota DPRD Kota Probolinggo Hamid Rusdi Meninggal

Regional
Nuryani, Perempuan Tangguh Pengubur Jenazah Pasien Covid-19

Nuryani, Perempuan Tangguh Pengubur Jenazah Pasien Covid-19

Regional
Siswa SMP di Sleman Tewas Dalam Rumah, Diduga Dibunuh Kenalannya

Siswa SMP di Sleman Tewas Dalam Rumah, Diduga Dibunuh Kenalannya

Regional
Pria Asal Surabaya Ditemukan Tewas di Hotel, Polisi: Korban Hampir Seminggu Menginap

Pria Asal Surabaya Ditemukan Tewas di Hotel, Polisi: Korban Hampir Seminggu Menginap

Regional
Diperingatkan Luhut, Pemerintah DI Yogyakarta Rencanakan Tambah Bed di Rumah Sakit Rujukan

Diperingatkan Luhut, Pemerintah DI Yogyakarta Rencanakan Tambah Bed di Rumah Sakit Rujukan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X