Bus BST Terserempet KA Bathara Kresna di Solo, Berawal dari Pelanggaran Marka Jalan

Kompas.com - 10/05/2021, 10:54 WIB
Tangkapan layar video viral bus BST bersrempetan dengan KA Bathara Kresna di Jalan Slamet Riyadi Solo, Jawa Tengah. Instagram/@infocegatansukoharjoTangkapan layar video viral bus BST bersrempetan dengan KA Bathara Kresna di Jalan Slamet Riyadi Solo, Jawa Tengah.

SOLO, KOMPAS.com - Bus Batik Solo Trans (BST) bersempretan dengan Kereta Api (KA) Bathara Kresna relasi Purwosari-Wonogiri di Jalan Slamet Riyadi tepatnya Simpang Empat Gendengan, Solo, Jawa Tengah, pada Sabtu (8/5/2021).

Tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Peristiwa tersebut menyebabkan kaca spion bagian kiri bus BST rusak.

Direktur BST Sri Sadad Modjo membenarkan insiden bus BST bersrempetan dengan KA Bathara Kresna di Simpang Empat Gendengan Solo.

"Kemarin kejadian bus BST senggolan (bersrempetan) dengan KA Bathara Kresna Sabtu pukul 10.30 WIB," kata Sadad dikonfirmasi Kompas.com, Senin (10/5/2021).

Baca juga: 4 Kali Warganya Tertabrak Kereta di Pelintasan Tanpa Palang, Ini Permintaan Kepala Desa pada Pemda

Sadad mengatakan insiden bus BST bersrempetan dengan KA Bathara Kresna tersebut murni kesalahan dari pengemudi.

"Itu memang kesalahan dari pengemudi melanggar SOP," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut dia pengemudi BST melanggar batas marka jalan saat bus mau berhenti di lampu merah Simpang Empat Gendengan.

Sehingga bagian depan bus BST tersrempet KA Bathara Kresna yang saat itu melintas di kawasan tersebut.

"Harusnya dia (pengemudi) menghentikan busnya agak ke kanan. Kemarin itu terlalu ke kiri," kata dia.

Baca juga: Mobil VW Berpelat B Terobos dan Tabrak Anggota di Pos Penyekatan Mudik, Polisi: Dikira Mau Razia

Sadad mengungkapkan insiden bus BST bersrempetan dengan KA Bathara Kresna baru pertama kali terjadi.

"Mungkin pengemudi teledor menganggap itu sudah aman. Bus bergerak mundur malah semakin tambah ke kiri. Nah kena kaca spion kiri bus dan pecah," katanya.

Pascakejadian itu, pihaknya telah memberikan sanksi tegas kepada pengemudi bus BST.

"Kemarin selama dua hari kita lihat CCTV, dengar pengakuan pengemudi dan berdasarkan masukan-masukan karena itu pelanggarannya sangat berat sekali karena menyangkut keselamatan orang kita PHK," ungkap Sadad.

Lebih lanjut, Sadad juga mengingatkan kepada seluruh pengemudi bus BST lainnya untuk menerapkan SOP yang telah ditetapkan dan selalu berhati-hati.

Baca juga: Solo Punya Aplikasi Canggih Bisa Lacak Persebaran Rumah Terpapar Virus Corona, Satgas Covid-19 Nasional Kagum

"Tetap kita bina, kita sosialisasi. Dari awal sudah kita perkirakan bahwa di sana tingkat risikonya tinggi. Kita minta hati-hati. Saperti satu SOP dikala mau menjemput penumpang di halte itu harus sekian, kalau ada mobil mau keluar parkir hati-hati, saat berpapasan kereta api bus harus berhenti," kata Sadad.

Sebagaimana diketahui, video insiden bus BST bersrempetan KA Bathara Kresna di Jalan Slamet Riyadi viral di media sosial (medsos).

Video itu diunggah salah satunya di akun Instagram @infocegatansukoharjo. Hingga Senin (10/5/2021), video itu sudah ditonton sebanyak 54.703 orang dan 285 komentar.(K136-17)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banten Akan Tambah Jumlah Peserta Didik Ikut PTM di Sekolah

Banten Akan Tambah Jumlah Peserta Didik Ikut PTM di Sekolah

Regional
Nakhoda Kapal Pengayoman IV yang Tenggelam di Cilacap Jadi Tersangka

Nakhoda Kapal Pengayoman IV yang Tenggelam di Cilacap Jadi Tersangka

Regional
Warga Sragen Nekat Bakar Mobil Tetangga, Ini Pemicunya

Warga Sragen Nekat Bakar Mobil Tetangga, Ini Pemicunya

Regional
2 Bocah Ditemukan Tewas di Sungai Sumba Timur, Diduga akibat Tenggelam

2 Bocah Ditemukan Tewas di Sungai Sumba Timur, Diduga akibat Tenggelam

Regional
Riau Raih Emas Pedana PON XX dari Cabor Dayung Kayak 1.000 Meter

Riau Raih Emas Pedana PON XX dari Cabor Dayung Kayak 1.000 Meter

Regional
Seorang Anak Lepas Penutup Tuas Pintu Darurat, Pesawat Citilink Mendarat Darurat di Palembang

Seorang Anak Lepas Penutup Tuas Pintu Darurat, Pesawat Citilink Mendarat Darurat di Palembang

Regional
Pria Ini Buat Disinfektan dari Buah dan Sayur Sisa di Pasar, Dibagikan Gratis ke Masyarakat

Pria Ini Buat Disinfektan dari Buah dan Sayur Sisa di Pasar, Dibagikan Gratis ke Masyarakat

Regional
Bagikan 25.000 Telur Gratis dan Lepas 200 Ayam, Peternak: Menggambarkan Kefrustrasian Kami

Bagikan 25.000 Telur Gratis dan Lepas 200 Ayam, Peternak: Menggambarkan Kefrustrasian Kami

Regional
Tanah Bergerak di Cianjur Sebabkan 3 Bangunan Rusak

Tanah Bergerak di Cianjur Sebabkan 3 Bangunan Rusak

Regional
Masalah Pagar Tembok dan Tuduhan Bau Limbah, Ini Bantahan Manajemen RS

Masalah Pagar Tembok dan Tuduhan Bau Limbah, Ini Bantahan Manajemen RS

Regional
Oknum Polisi di Lombok Jadi 'Debt Collector', Tagih Utang dan Ancam Nasabah dengan Senjata Api Mainan

Oknum Polisi di Lombok Jadi "Debt Collector", Tagih Utang dan Ancam Nasabah dengan Senjata Api Mainan

Regional
3 Perwakilan Telah Diundang Presiden, Mengapa Peternak Blitar Tetap Lakukan Aksi Protes?

3 Perwakilan Telah Diundang Presiden, Mengapa Peternak Blitar Tetap Lakukan Aksi Protes?

Regional
290 Tempat Wisata di Jateng Sudah Buka, Rata-rata di Daerah PPKM Level 2

290 Tempat Wisata di Jateng Sudah Buka, Rata-rata di Daerah PPKM Level 2

Regional
Cerita Kolonel Rusnawi Saat Ponselnya Dihubungi Pegawai BKKBN

Cerita Kolonel Rusnawi Saat Ponselnya Dihubungi Pegawai BKKBN

Regional
Cabuli Anak Tiri di Kandang Babi hingga Hamil, Pria Ini Ditangkap Polisi

Cabuli Anak Tiri di Kandang Babi hingga Hamil, Pria Ini Ditangkap Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.