Pulang Pesta Miras di Rumah Tetangga, Suami Aniaya Istri Pakai Pakai Parang di Dapur

Kompas.com - 09/05/2021, 14:32 WIB
Ilustrasi penangkapan. SHUTTERSTOCKIlustrasi penangkapan.

KOMPAS.com - YS (39), seorang suami di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), tega membacok dan menganiaya istrinya, NK (43), yang sedang memasak.

Akibatnya, NK alami luka sabetan senjata tajam di bagian lutut. NK selamat usai kabur dari suaminya yang tengah mabuk minuman keras.

"Korban berhasil melarikan diri sehingga tidak berlanjut pada tindakan kekerasan yang lebih fatal," ungkap Pejabat Humas Polres Kupang, Aiptu Lalu Randy Hidayat kepada Kompas.com, Minggu (9/5/2021).

Baca juga: Berkedok Investasi Lahan, Wanita Residivis di Surabaya Tipu Korban hingga Rp 48 Miliar

Kronologi

Randy menjelaskan, peristiwa tragis itu terjadi pada pukul 21.00 WITA. Saat itu korban sedang berada di dapur untuk memasak.

Lalu, korban mendengar suaminya pulang pesta miras di rumah tetangga. Setelah itu, pelaku masuk ke dapur dan tiba-tiba menendang korban. 

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tak hanya itu, pelaku nekat ambil parang dan menyerang kaki kiri korban.  Melihat suaminya kalap, NI segera kabur.

NI mengaku trauma kejadian itu terulang dan akhirnya melapor ke polisi.

Baca juga: Mabuk Minuman Beralkohol, Pria Ini Tiba-tiba Tendang dan Bacok Istrinya yang Sedang Masak

Randy membenarkan, laporan itu diterima dengan nomor LP/B/06/V/2021/POLSEK AOT.

Setelah menerima laporan, polisi kemudian membawa NK ke rumah sakit untuk proses visum.

Tak lama kemudian, polisi meringkus YS di rumahnya dan segera digelandang ke Polsk Amabi Oefeto Timur.

"Kasus ini sedang ditangani Polsek Amabi Oefeto Timur. Para saksi dan korban serta pelaku sudah diperiksa polisi. Untuk penerapan pasal masih dalam didalami," ujar dia.

(Penulis: Kontributor Kupang, Sigiranus Marutho Bere | Editor: Dheri Agriesta)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sultan HB X Pertimbangkan “Lockdown” Total Yogyakarta, Ini Alasannya

Sultan HB X Pertimbangkan “Lockdown” Total Yogyakarta, Ini Alasannya

Regional
Bentuk Komunitas Penyintas Covid-19, Kapolda NTT: Mereka Jadi Duta Protokol Kesehatan

Bentuk Komunitas Penyintas Covid-19, Kapolda NTT: Mereka Jadi Duta Protokol Kesehatan

Regional
Pembuatan Konten Komersil di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Dikenakan Tarif

Pembuatan Konten Komersil di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Dikenakan Tarif

Regional
Duduk Perkara 6 Anggota TNI AL Aniaya 2 Warga Purwakarta, 1 Tewas, Mayatnya Disembunyikan

Duduk Perkara 6 Anggota TNI AL Aniaya 2 Warga Purwakarta, 1 Tewas, Mayatnya Disembunyikan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 18 Juni 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 18 Juni 2021

Regional
Puluhan Warga Dusun di Magelang Positif Covid-19, Mayoritas Sakit Setelah Datang ke Hajatan

Puluhan Warga Dusun di Magelang Positif Covid-19, Mayoritas Sakit Setelah Datang ke Hajatan

Regional
Pandemi, Akses Menuju Bromo Ditutup Total Saat Ritual Kasada

Pandemi, Akses Menuju Bromo Ditutup Total Saat Ritual Kasada

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 18 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 18 Juni 2021

Regional
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran 2 Kali ke Barat Daya

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran 2 Kali ke Barat Daya

Regional
Kronologi Penyelundupan Baby Lobster Senilai Rp 33,8 Miliar Digagalkan

Kronologi Penyelundupan Baby Lobster Senilai Rp 33,8 Miliar Digagalkan

Regional
Ketua DPRD Bantul dan Istri Positif Covid-19

Ketua DPRD Bantul dan Istri Positif Covid-19

Regional
Derita Pengungsi Gempa Maluku Tengah: Kami Tak Bisa Kembali karena Rumah Rusak Berat

Derita Pengungsi Gempa Maluku Tengah: Kami Tak Bisa Kembali karena Rumah Rusak Berat

Regional
Puluhan Warga Positif Covid-19, Dua Wilayah di Magelang Ini Terapkan Mikro Lockdown

Puluhan Warga Positif Covid-19, Dua Wilayah di Magelang Ini Terapkan Mikro Lockdown

Regional
Puluhan Warga 2 Dusun di Sleman Positif Covid-19, Berawal dari Ziarah ke Magelang

Puluhan Warga 2 Dusun di Sleman Positif Covid-19, Berawal dari Ziarah ke Magelang

Regional
Kronologi Pemuda Bakar Rumah Orangtuanya hingga Tak Bersisa, Awalnya Mengamuk Bawa Golok, Serang Ayah, dan Rusak Mushala

Kronologi Pemuda Bakar Rumah Orangtuanya hingga Tak Bersisa, Awalnya Mengamuk Bawa Golok, Serang Ayah, dan Rusak Mushala

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X