Bandara Husein Sastranegara Bandung Temukan Hasil Tes Antigen Mencurigakan

Kompas.com - 04/05/2021, 08:18 WIB
Suasana Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Senin (3/5/2021). KOMPAS.com/RENI SUSANTISuasana Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Senin (3/5/2021).

BANDUNG, KOMPAS.com - Petugas kesehatan Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara Bandung mengaku beberapa kali menemukan hasil pemeriksaan Rapid Test Antigen mencurigakan atau tidak valid.

Koordinator Pos Bandara Husein Sastranegara Bandung, dr Elly Farida mengatakan, hasil tes Covid-19 tersebut memperlihatkan sejumlah kejanggalan.

"Misal tidak ada tandatangan dokter penanggungjawab, tidak ada alamat klinik, stempel klinik, dan lainnya," ujar Elly kepada Kompas.com, Selasa (4/5/2021).

Petugas kesehatan yang mendapati itu langsung mengontak laboratorium yang dimaksud. Biasanya, petugas akan meminta pengiriman ulang hasil sesuai format yang diminta.

Baca juga: Imbas Alat Tes Antigen Bekas di Kualanamu, Dirut PT Kimia Farma Diagnostik Ikut Diperiksa

Hal ini kerap membuat penumpang mengeluh karena merasa perjalanannya dipersulit. Menghadapi penumpang seperti itu, pihaknya mengaku memang sengaja mempersulit agar tidak dimudahkan untuk berangkat.

Setelah ditelusuri, salah satu penyebab hasil antigen tidak valid ini karena sedang trend tes antigen mobile. Karena sifatnya mobile, jadi alamatnya tidak jelas.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pihaknya sudah mencatat laboratorium-laboratorium yang memberi hasil tes Covid-19 tersebut. Laboratorium itu menyebar di beberapa daerah ada Bandung, Tasikmalaya, Ciamis, dan lainnya.

"Ada juga laboratorium terkenal. Format hasil laboratorium ini berbeda, jadi kami konfirmasi ulang ke lab nya," tutur dia.

Baca juga: Bandara Husein Sastranegara Tetap Beroperasi Saat Larangan Mudik, tetapi...

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi 500 ODGJ di Makassar, Petugas akan Didampingi Ahli Kejiwaan

Vaksinasi 500 ODGJ di Makassar, Petugas akan Didampingi Ahli Kejiwaan

Regional
Cerita Pematung Tunanetra Asal Klaten, Sulap Kertas Bekas Jadi Bernilai Seni Tinggi

Cerita Pematung Tunanetra Asal Klaten, Sulap Kertas Bekas Jadi Bernilai Seni Tinggi

Regional
Detik-detik Penggerebekan 'Kampung Narkoba' di Sumsel, 18 Orang Diamankan 2 di Antaranya DPO

Detik-detik Penggerebekan "Kampung Narkoba" di Sumsel, 18 Orang Diamankan 2 di Antaranya DPO

Regional
Mulai Penuh, Keterisian RS Covid-19 di Kota Bandung Mencapai 84,56 Persen

Mulai Penuh, Keterisian RS Covid-19 di Kota Bandung Mencapai 84,56 Persen

Regional
Lonjakan Kasus Covid-19 di Jabar, Gubernur Ridwan Bantah Ada Rumah Sakit Tolak Pasien

Lonjakan Kasus Covid-19 di Jabar, Gubernur Ridwan Bantah Ada Rumah Sakit Tolak Pasien

Regional
Batu Akik Kalimaya, Dulu Dipuja Kini Mulai Dilupa...

Batu Akik Kalimaya, Dulu Dipuja Kini Mulai Dilupa...

Regional
Jepara Zona Merah Covid-19, Semua Pentas Hiburan Dilarang

Jepara Zona Merah Covid-19, Semua Pentas Hiburan Dilarang

Regional
Curi ATM, Sales Bobol Uang Tabungan Pelanggan Rp 64 Juta di Blitar, Ini Kronologinya

Curi ATM, Sales Bobol Uang Tabungan Pelanggan Rp 64 Juta di Blitar, Ini Kronologinya

Regional
Gerebek 'Kampung Narkoba' di Musirawas, Polisi Tangkap 18 Pengedar

Gerebek "Kampung Narkoba" di Musirawas, Polisi Tangkap 18 Pengedar

Regional
Awal Mula 4 Kades di Jember Ditangkap karena Kasus Narkoba

Awal Mula 4 Kades di Jember Ditangkap karena Kasus Narkoba

Regional
Lonjakan Kasus Covid-19 di Jabar, Ini Langkah Gubernur Ridwan Kamil

Lonjakan Kasus Covid-19 di Jabar, Ini Langkah Gubernur Ridwan Kamil

Regional
Heboh Biaya Wisata di Curug Bidadari Tak Wajar, Warganet: Kapok, Tempat Biasa, Pungli Luar Biasa

Heboh Biaya Wisata di Curug Bidadari Tak Wajar, Warganet: Kapok, Tempat Biasa, Pungli Luar Biasa

Regional
Berkunjung ke Dusun Butuh, 'Nepal van Java' yang Dibanggakan Menteri Sandiaga

Berkunjung ke Dusun Butuh, "Nepal van Java" yang Dibanggakan Menteri Sandiaga

Regional
[POPULER NUSANTARA] Upaya Evakuasi Kapal 'Hantu' Terkendala Medan | Foto Viral Biaya Masuk Curug Bidadari

[POPULER NUSANTARA] Upaya Evakuasi Kapal "Hantu" Terkendala Medan | Foto Viral Biaya Masuk Curug Bidadari

Regional
Dalam 2 Bulan, 2 Kali Ditemukan Mayat Hangus Terbakar di Maros

Dalam 2 Bulan, 2 Kali Ditemukan Mayat Hangus Terbakar di Maros

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X