Bocah 10 Tahun Datangi Polres Lebak dengan Wajah Lebam dan Kening Sobek, Mengaku Dianiaya Ayah Tiri

Kompas.com - 04/05/2021, 06:22 WIB
Bocah R (10) diabtar bibinya mendatangi Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Lebak, Senin (3/5/2021) untuk melaporkan dugaan penganiayaan yang dilakukan ayah tirinya. KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDINBocah R (10) diabtar bibinya mendatangi Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Lebak, Senin (3/5/2021) untuk melaporkan dugaan penganiayaan yang dilakukan ayah tirinya.

LEBAK, KOMPAS.com - Wajah R, bocah 10 tahun, tampak lebam saat mendatangi Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Lebak, Senin (3/5/2021).

Kedua kelopak matanya bengkak membiru, di keningnya juga terdapat luka sobek.

R mendatangi Polres Lebak untuk mengadu prihal penganiayaan yang dialami dirinya. Pelakunya tidak lain adalah ayah tirinya sendiri.

Kepada awak media, R bercerita, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (29/4/2021) lalu, di kediamannya di Kampung Cirangrang, Desa Sukanagara, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Baca juga: Catat, Warga Jabodetabek Dilarang Mudik ke Serang, Pandeglang, Lebak, dan Cilegon

Disuruh antarkan makanan

Awalnya, dia diminta oleh ibunya untuk mengantarkan menu berbuka puasa ke rumah keluarga ayah tirinya. Di sana, makanan yang diantar, diterima oleh anak dari ayah tirinya tersebut.

"Disuruh anterin pembukaan sama mamah, bapak nyuruhnya mamah yang anterin, tapi mamah nyuruh aku karena lagi di sungai. Anaknya kemudian lapor ke bapak kalau yang anterin makanan bukan mamah," kata R di Mapolres Lebak, Senin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Usai mengantar makanan, R kemudian pulang ke rumah, tidak lama berselang ayah tirinya Y, datang dan penganiayaan pun diduga dilakukan saat itu.

Pengakuan R, dirinya dimarahi oleh Y hingga mendapat perlakuan kekerasan.

"Dipukulin sama dijedotin ke tiang," kata R.

R mengatakan dia dianiaya saat ibunya masih di sungai.

Baca juga: Bupati Lebak Minta KRL Tanah Abang-Rangkasbitung Dihentikan Selama Larangan Mudik

Ditemani bibi, melapor ke PPA

Hari ini, ditemani bibinya R melaporkan dugaan penganiayaan tersebut ke PPA Polres Lebak.

Penyidik PPA pada Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), Aiptu Ary Erwantoro, mengatakan pihaknya sudah sedang melakukan pemeriksaan laporan tersebut.

"Korban baru datang hari ini, kita jemput ke rumah saudaranya, kita bawa ke Polres, baru datang, kita belum tahu nih modus apa yang dilakukan pelaku. Kita lakukan pemeriksaan. Itu sementara," kata Ary.

Baca juga: Semua Tempat Wisata Lebak Buka Saat Larangan Mudik 6-17 Mei, Hanya untuk Warga Lokal



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebelum Diikat, Diseret, dan Dipukuli Pakai Kayu, Pasien Covid-19 Sempat Dipaksa Isoman di Hutan

Sebelum Diikat, Diseret, dan Dipukuli Pakai Kayu, Pasien Covid-19 Sempat Dipaksa Isoman di Hutan

Regional
Cerita Kakak Beradik di NTT yang Sama-sama Lolos Jadi Anggota Polisi: Kami Berikan yang Terbaik bagi Orangtua

Cerita Kakak Beradik di NTT yang Sama-sama Lolos Jadi Anggota Polisi: Kami Berikan yang Terbaik bagi Orangtua

Regional
Tingkatkan Imunitas Warga Isoman, Mahasiswa Solo Berikan Paket Buah-buahan

Tingkatkan Imunitas Warga Isoman, Mahasiswa Solo Berikan Paket Buah-buahan

Regional
Asrama Haji di Kota Madiun Disulap Jadi RSL, Bisa Tampung 182 Pasien Covid-19

Asrama Haji di Kota Madiun Disulap Jadi RSL, Bisa Tampung 182 Pasien Covid-19

Regional
Diguyur Hujan, Jalan di Latimojong Luwu Berubah seperti Sungai Beraliran Deras

Diguyur Hujan, Jalan di Latimojong Luwu Berubah seperti Sungai Beraliran Deras

Regional
Hendak Isoman di Rumah, Pria Ini Justru Dianiaya Warga, Keponakan: Paman Diperlakukan seperti Binatang

Hendak Isoman di Rumah, Pria Ini Justru Dianiaya Warga, Keponakan: Paman Diperlakukan seperti Binatang

Regional
Sebanyak 5 Rumah di Blora Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 550 Juta

Sebanyak 5 Rumah di Blora Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 550 Juta

Regional
Aksi Ibu-ibu di Kota Madiun Bagikan Sayur Organik, Bantu Warga Isoman

Aksi Ibu-ibu di Kota Madiun Bagikan Sayur Organik, Bantu Warga Isoman

Regional
Termakan Hoaks dan Takut Jenazah Pasien Covid-19 Diambil Organnya, Keluarga Ngamuk di RS, Kasus Berakhir Damai

Termakan Hoaks dan Takut Jenazah Pasien Covid-19 Diambil Organnya, Keluarga Ngamuk di RS, Kasus Berakhir Damai

Regional
'Paman Saya yang Positif Covid-19 Diikat, Diseret dan Dipukuli Masyarakat seperti Binatang'

"Paman Saya yang Positif Covid-19 Diikat, Diseret dan Dipukuli Masyarakat seperti Binatang"

Regional
Menangis Ingin Buang Air Kecil, Balita Usia 3,5 Tahun Dipukuli Ayahnya hingga Tewas

Menangis Ingin Buang Air Kecil, Balita Usia 3,5 Tahun Dipukuli Ayahnya hingga Tewas

Regional
Viral, Video Pria Positif Covid-19 Diikat, Diseret dan Dipukuli Warga di Kabupaten Toba

Viral, Video Pria Positif Covid-19 Diikat, Diseret dan Dipukuli Warga di Kabupaten Toba

Regional
Dilempari, Dipukul, dan Dibanting, Tim Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 Maafkan Para Pelaku

Dilempari, Dipukul, dan Dibanting, Tim Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 Maafkan Para Pelaku

Regional
Mencari Jejak Agnes, Bocah 6 Tahun yang Hilang di Bukit Jin Dumai

Mencari Jejak Agnes, Bocah 6 Tahun yang Hilang di Bukit Jin Dumai

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 24 Juli 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 24 Juli 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X