Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

PSU Pilkada Sabu Raijua Digelar 7 Juli, Anggaran Penyelenggaraan Capai Rp 5,7 Miliar

Kompas.com - 28/04/2021, 11:01 WIB
Sigiranus Marutho Bere,
Dheri Agriesta

Tim Redaksi

KUPANG, KOMPAS.com - Pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT), digelar pada 7 Juli 2021.

Juru bicara KPU Kabupaten Sabu Raijua Daud Pau mengatakan, surat keputusan penyelenggaraan PSU telah dikeluarkan pada Rabu (21/4/2021).

"Untuk persiapan PSU, kami sudah lakukan koordinasi secara hirarki berjenjang," kata Daud kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Rabu (28/4/2021).

Pihaknya sebagai penyelenggara, lanjut Daud, telah mengajukan anggaran ke pemerintah daerah.

Daud menuturkan, untuk rencana anggaran dan biaya, KPU sudah melakukan pembahasan dengan tim keuangan daerah Kabupaten Sabu Raijua.

Baca juga: Pengakuan Personal Trainer yang Tusuk Anggota Gym hingga Tewas: Saya Menyesal, Saya Minta Maaf

"Dalam pembahasan itu menghasilkan angka Rp 5,7 miliar untuk anggaran PSU," ujar Daud.

Selain itu, kata Daud, KPU Sabu Raijua juga sudah menggelar rapat koordinasi serta sosialisasi terkait jadwal tahapan PSU dengan sejumlah peserta.

Di antaranya pasangan calon, penjabat bupati, DPRD, Kepolisian, Danramil, Danpos AL, Kominfo, Kesbangpol, Bawaslu, dan pimpinan partai politik. Hadir pula ketua dan anggota KPU Provinsi NTT.

Daud menjelaskan, untuk proses selanjutnya, tidak dilakukan pemutakhiran data pemilih. Namun tetap dilakukan pencermatan data pemilih yang akan dilakukan hari ini.

"Pasca pembukaan kotak pada tanggal 24 April, dengan inti percermatan adalah pada daftar pemilih tetap (DPT), daftar pemilih pindahan (DPPh), dan faftar pemilih tambahan (DPTb), Pilkada 9 Desember 2020 yang lalu," kata Daud.

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Jadi Kurir Sabu, ASN di Riau Ditangkap dengan Selingkuhannya

Jadi Kurir Sabu, ASN di Riau Ditangkap dengan Selingkuhannya

Regional
4 Bulan Bergulir, Kematian Nasifa di Batanghari Jambi Tak Kunjung Terungkap

4 Bulan Bergulir, Kematian Nasifa di Batanghari Jambi Tak Kunjung Terungkap

Regional
825 Anak di Semarang Stunting, Wali Kota Minta Inovasi Berkelanjutan Tekan Kasus

825 Anak di Semarang Stunting, Wali Kota Minta Inovasi Berkelanjutan Tekan Kasus

Regional
Rumah Pelaku Pembunuh Wanita di Wonogiri Dibakar Warga, Penuh Coretan 'The Legend Of Biadab'

Rumah Pelaku Pembunuh Wanita di Wonogiri Dibakar Warga, Penuh Coretan "The Legend Of Biadab"

Regional
Pasutri Nelayan di Pulau Sebatik Tewas Tersetrum, Ada Luka Bakar di Tubuh Korban

Pasutri Nelayan di Pulau Sebatik Tewas Tersetrum, Ada Luka Bakar di Tubuh Korban

Regional
Balita Asal Selandia Baru Terjatuh di Kapal di Perairan Pulau Komodo

Balita Asal Selandia Baru Terjatuh di Kapal di Perairan Pulau Komodo

Regional
Perkosa Putri Kandung, Sopir Angkot di Maluku Tengah Divonis 13 Tahun Penjara

Perkosa Putri Kandung, Sopir Angkot di Maluku Tengah Divonis 13 Tahun Penjara

Regional
2.031 Peserta Lulus SNBT UTBK di Untidar Magelang, Peminat Terbanyak D3 Akuntansi

2.031 Peserta Lulus SNBT UTBK di Untidar Magelang, Peminat Terbanyak D3 Akuntansi

Regional
Gerindra, PAN, dan Golkar Bertemu Bahas Pilkada Jateng

Gerindra, PAN, dan Golkar Bertemu Bahas Pilkada Jateng

Regional
Aksesnya Sulit Buat Investor Enggan Kelola Stadion Internasional Banten

Aksesnya Sulit Buat Investor Enggan Kelola Stadion Internasional Banten

Regional
Nekatnya Warga Sragen, Curi Sapi Lalu Dijual di Medsos

Nekatnya Warga Sragen, Curi Sapi Lalu Dijual di Medsos

Regional
Klaim Sepakat Koalisi, PKB Minta Ketua DPC Gerindra Jadi Calon Wakil Bupati Pilkada Demak

Klaim Sepakat Koalisi, PKB Minta Ketua DPC Gerindra Jadi Calon Wakil Bupati Pilkada Demak

Regional
Pria di Banten Bunuh Kekasih Sesama Jenisnya Divonis 14 Tahun Penjara

Pria di Banten Bunuh Kekasih Sesama Jenisnya Divonis 14 Tahun Penjara

Regional
Bertemu Kaesang, Rektor Unsa Sebut Dapat Mandat Jalani Komunikasi dengan Parpol Lain

Bertemu Kaesang, Rektor Unsa Sebut Dapat Mandat Jalani Komunikasi dengan Parpol Lain

Regional
Saat Ruang Kelas SD di Purworejo Roboh, Siswa Belajar di Mushala dan Perpustakaan

Saat Ruang Kelas SD di Purworejo Roboh, Siswa Belajar di Mushala dan Perpustakaan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com