Mari Bantu M Fareski, Bayi di Riau yang Menderita Omphalocele

Kompas.com - 19/04/2021, 19:26 WIB
M Fareski, bayi berusia 27 hari yang mengidap penyakit Omphalocele butuh uluran tangan, beredar di media sosial, Sabtu (10/4/2021). Dok. IstimewaM Fareski, bayi berusia 27 hari yang mengidap penyakit Omphalocele butuh uluran tangan, beredar di media sosial, Sabtu (10/4/2021).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Seorang bayi laki-laki bernama M Fareski menderita penyakit langka, yaitu omphalocele.

Penyakit omphalocele atau omfalokel adalah kelainan lahir yang ditandai dengan keluarnya organ yang ada di dalam rongga perut bayi, seperti lambung, hati, usus, melalui pusar.

Kasus ini sangat jarang terjadi.

Namun, penyakit tersebut yang menyerang Fareski.

Organ dalam perutnya keluar. Kondisinya sangat memedihkan hati.

M Fareski kini butuh uluran tangan dari para dermawan.

Bayi yang terlahir dari keluarga tidak mampu ini sedang membutuhkan bantuan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kompas.com menggalang dana untuk membantu bayi M Fareski yang mengidap penyakit langka. Sumbangkan rezeki Anda dengan klik di sini untuk donasi via Kitabisa.com.

Ayah Fareski, Izuldi (46) hanya bekerja sebagai menderes karet. Itu pun karet milik orang lain, dan sudah pasti hasil panen masih harus dibagi.

Sedangkan, ibunya, Rita Susrianti (40), sesekali ikut membantu Izuldi menyadap karet.

M Fareski bersama orangtua dan dua orang kakaknya tinggal di Desa Tali Kumain, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Provinsi Riau.

Baca juga: Bayi di Riau Ini Menderita Omphalocele, Lahir dengan Organ Perut di Luar, Butuh Uluran Tangan Dermawan

Mereka tinggal di sebuah rumah kecil berdinding papan.

Dalam sebulan, Izuldi hanya mampu mengumpulkan uang paling tinggi Rp 2 juta.

"Itu buat sekeluarga. Cukup tak cukup, kami tetap bersyukur," ucap Izuldi kepada Kompas.com, Sabtu (10/4/2021).

 

Izuldi kini mengaku bingung harus bagaimana lagi untuk menyembuhkan anak sulungnya itu.

Meski sudah dibawa ke rumah sakit, dokter tak bisa mengambil tindakan operasi.

Sebab, harus menunggu beberapa bulan, agar organ yang keluar kembali mengecil.

Izuldi terpaksa membawa anaknya kembali pulang untuk dirawat di rumah.

M Fareski saat ini berada di rumah neneknya di Desa Batu Bersurat, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar.

Meski seharusnya M Fareski dirawat di rumah sakit, Izuldi dan Rita sudah tak punya uang untuk membeli makan, minum dan kebutuhan lainnya.

Meski demikian, biaya perawatan pasien ditanggung pemerintah melalui BPJS.

"Kami memutuskan merawat bayi di rumah, karena kata orang rumah sakit, harus menunggu sampai 6 bulan baru bisa dioperasi. Kalau selama itu di rumah sakit, kami tak punya uang. Untuk berangkat ke Pekanbaru saja, saya jual emas istri dan pinjam uang adik," sebut Izuldi.

Izuldi kini hanya bisa berdoa untuk kesembuhan penyakit langka yang diderita bayi lucunya itu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Zona Oranye Covid-19, Gubernur Banten Pertimbangkan Sekolah Tatap Muka Dibuka Juli

Zona Oranye Covid-19, Gubernur Banten Pertimbangkan Sekolah Tatap Muka Dibuka Juli

Regional
Kecelakaan Beruntun Bundaran Untan Pontianak Tewaskan 1 Orang, Polisi Temukan Arak di Mobil

Kecelakaan Beruntun Bundaran Untan Pontianak Tewaskan 1 Orang, Polisi Temukan Arak di Mobil

Regional
Motor Ditinggal Pemiliknya 1,5 Tahun di Area Parkir Stasiun Bandung, Ini Kondisinya

Motor Ditinggal Pemiliknya 1,5 Tahun di Area Parkir Stasiun Bandung, Ini Kondisinya

Regional
Satgas Nemangkawi Tangkap Terduga Pemasok Senjata Api dan Amunisi ke KKB

Satgas Nemangkawi Tangkap Terduga Pemasok Senjata Api dan Amunisi ke KKB

Regional
Cerita Unik Kendaraan Tak Bertuan, 'Penghuni Abadi' Parkiran Stasiun

Cerita Unik Kendaraan Tak Bertuan, "Penghuni Abadi" Parkiran Stasiun

Regional
Tak Punya Gedung Kelas, 3 SMA di Yapen Menumpang Belajar di Gereja hingga Sekolah Lain

Tak Punya Gedung Kelas, 3 SMA di Yapen Menumpang Belajar di Gereja hingga Sekolah Lain

Regional
Kasus Covid-19 Naik, Pemkab Karawang akan Sewa Hotel untuk Rumah Sakit Darurat

Kasus Covid-19 Naik, Pemkab Karawang akan Sewa Hotel untuk Rumah Sakit Darurat

Regional
Kasus Covid-19 Naik, ASN Salatiga Diimbau Tak Terima Kunjungan Kerja Luar Daerah

Kasus Covid-19 Naik, ASN Salatiga Diimbau Tak Terima Kunjungan Kerja Luar Daerah

Regional
Pakai Keranjang Buah, 20 Ular Sanca Gagal Diselundupkan dalam Bus AKAP

Pakai Keranjang Buah, 20 Ular Sanca Gagal Diselundupkan dalam Bus AKAP

Regional
Korban Pencabulan Guru SMP di Padang Panjang Bertambah 4 Anak

Korban Pencabulan Guru SMP di Padang Panjang Bertambah 4 Anak

Regional
Kecelakaan Maut di Bundaran Digulis Pontianak, Kronologi hingga Polisi Temukan Botol Miras

Kecelakaan Maut di Bundaran Digulis Pontianak, Kronologi hingga Polisi Temukan Botol Miras

Regional
Kekosongan Kursi Wagub Papua Akan Dibahas Setelah 40 Hari Meninggalnya Klemen Tinal

Kekosongan Kursi Wagub Papua Akan Dibahas Setelah 40 Hari Meninggalnya Klemen Tinal

Regional
Kisah Pilu Pasangan Lansia Tinggal di Kandang Ayam, Menahan Lapar Saat Tak Punya Uang

Kisah Pilu Pasangan Lansia Tinggal di Kandang Ayam, Menahan Lapar Saat Tak Punya Uang

Regional
Video Bupati Bulukumba Mengamuk Viral, Tendang Ban yang Dibakar Mahasiswa

Video Bupati Bulukumba Mengamuk Viral, Tendang Ban yang Dibakar Mahasiswa

Regional
Covid-19 Varian India Ditemukan di Pos Penyekatan Suramadu, Ini yang Dilakukan Wali Kota Surabaya

Covid-19 Varian India Ditemukan di Pos Penyekatan Suramadu, Ini yang Dilakukan Wali Kota Surabaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X