Upaya BKSDA Tangkap Harimau yang Mangsa Kerbau Warga di Agam, Pasang 2 Perangkap Berisi Kambing dan Anjing

Kompas.com - 19/04/2021, 11:15 WIB
BKSDA Agam memasang perangkap untuk menangkap harimau yang membuat heboh masyarakat Matur, Agam, Sumatera Barat, Minggu (18/4/2021) Foto: BKSDA AgamBKSDA Agam memasang perangkap untuk menangkap harimau yang membuat heboh masyarakat Matur, Agam, Sumatera Barat, Minggu (18/4/2021)

PADANG, KOMPAS.com - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Agam, Sumatera Barat memasang perangkap untuk menangkap Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) yang menghebohkan warga karena memangsa kerbau di Matur, Agam, Sumatera Barat.

Ada dua unit perangkap dengan ukuran 2 x 1 x 1 meter yang dipasang dengan umpan kambing dan anjing.

"Sejak kemarin hingga tujuh hari ke depan kita pasang dua unit perangkap dengan umpan kambing dan anjing," kata Kepala BKSDA Agam Ade Putra yang dihubungi Kompas.com, Senin (19/4/2021).

Baca juga: Bunga Bangkai Berbuah di Agam Disebut Peristiwa Langka, BKSDA: Biasanya Setelah Berbunga lalu Layu Membusuk...

Ade memperkirakan harimau yang berkeliaran di sekitar permukiman warga dan memangsa kerbau hingga mati hanya ada satu.

"Diperkirakan hanya satu. Namun kita tetap pasang perangkat dua agar cepat tertangkap," kata Ade.

Sebelumnya diberitakan, seekor Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) masuk ke sekitar pemukiman dan menyerang kerbau milik warga Nagari atau Desa Tigo Balai, Kecamatan Matur, Agam, Sumatera Barat.

Baca juga: Harimau Sumatera Keluar dari Sarang, Mangsa Sapi Warga di Agam

Akibatnya seekor kerbau mati dan satunya lagi mengalami luka bekas gigitan di tubuhnya.

"Kejadiannya dilaporkan pada Jumat (16/4/2021) sekitar pukul 10.25 WIB. Ada kerbau milik warga mati dimangsa hewan buas dan satu lagi luka-luka," kata Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Agam, Ade Putra yang dihubungi Kompas.com, Sabtu (17/4/2021).

Ade mengatakan setelah mendapatkan laporan, pihaknya langsung turun ke lapangan.

Baca juga: BKSDA Agam Berupaya Tangkap Beruang Madu yang Berkeliaran di Kebun Warga

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dicabuli Tetangga Saat Mandi, Gadis Tunawicara Berontak, Dipergoki Kakak dan Pelaku Ditahan Polisi

Dicabuli Tetangga Saat Mandi, Gadis Tunawicara Berontak, Dipergoki Kakak dan Pelaku Ditahan Polisi

Regional
Tukang Becak Mendadak Terjatuh dan Meninggal di Jalan Desa Klapasawit Purbalingga

Tukang Becak Mendadak Terjatuh dan Meninggal di Jalan Desa Klapasawit Purbalingga

Regional
Bupati Cianjur Ikut Cegat dan Periksa Truk di Pos Penyekatan, 'Kami Tak Ingin Warga Mudik, Pulangnya Bawa Virus..'

Bupati Cianjur Ikut Cegat dan Periksa Truk di Pos Penyekatan, "Kami Tak Ingin Warga Mudik, Pulangnya Bawa Virus.."

Regional
Pemudik Masuk Kulon Progo Capai 40 Orang Tiap Hari

Pemudik Masuk Kulon Progo Capai 40 Orang Tiap Hari

Regional
Terobos Pos Penyekatan di Cianjur, Mobil Senggol Polisi, Sopirnya Mengaku Kaget

Terobos Pos Penyekatan di Cianjur, Mobil Senggol Polisi, Sopirnya Mengaku Kaget

Regional
Bus Bawa Pemudik Nekat Terobos Pos Penyekatan di Jambi, Sempat Dikejar Petugas, Akhirnya Putar Balik

Bus Bawa Pemudik Nekat Terobos Pos Penyekatan di Jambi, Sempat Dikejar Petugas, Akhirnya Putar Balik

Regional
Cerita Ibu 84 Tahun Gugat Anak Angkat yang Berusia 62 Tahun gara-gara Tak Diperhatikan dan Campuri Urusan Warisan

Cerita Ibu 84 Tahun Gugat Anak Angkat yang Berusia 62 Tahun gara-gara Tak Diperhatikan dan Campuri Urusan Warisan

Regional
Cerita Pemudik Warga Tangerang Diputar Balik di Maja Banten, Awalnya Tak Percaya Ada Penyekatan

Cerita Pemudik Warga Tangerang Diputar Balik di Maja Banten, Awalnya Tak Percaya Ada Penyekatan

Regional
Positif Tes Antigen, Pemudik Nekat Ini Terpaksa Ber-Lebaran di Rusunawa Tegalsari

Positif Tes Antigen, Pemudik Nekat Ini Terpaksa Ber-Lebaran di Rusunawa Tegalsari

Regional
Setelah Doni Monardo Lewat, Tak Ada Penyekatan di Perbatasan Palembang-Jambi

Setelah Doni Monardo Lewat, Tak Ada Penyekatan di Perbatasan Palembang-Jambi

Regional
Bus Dilarang Beroperasi, Taksi Gelap Rute Pematangsiantar-Medan Marak Beraksi

Bus Dilarang Beroperasi, Taksi Gelap Rute Pematangsiantar-Medan Marak Beraksi

Regional
Batal Lamaran Gegara Terjaring Larangan Mudik, Pemuda Ini Putar Balik Bersama 13 Anggota Keluarganya

Batal Lamaran Gegara Terjaring Larangan Mudik, Pemuda Ini Putar Balik Bersama 13 Anggota Keluarganya

Regional
Selama Larangan Mudik, Truk Angkutan Berat Juga Tak Boleh Masuk ke Sumedang

Selama Larangan Mudik, Truk Angkutan Berat Juga Tak Boleh Masuk ke Sumedang

Regional
Evaluasi Hari Ke-1 Larangan Mudik di Jabar: Ada Protes Pekerja, Antrean Kendaraan Menumpuk, gara-gara Kurangnya Petugas Pos Penyekatan

Evaluasi Hari Ke-1 Larangan Mudik di Jabar: Ada Protes Pekerja, Antrean Kendaraan Menumpuk, gara-gara Kurangnya Petugas Pos Penyekatan

Regional
Fakta Terbaru Kasus Sate Beracun Bantul, Aiptu Tomy Diperiksa Secara Lisan, Bantah Menikah Siri dengan Nani

Fakta Terbaru Kasus Sate Beracun Bantul, Aiptu Tomy Diperiksa Secara Lisan, Bantah Menikah Siri dengan Nani

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X