Dianiaya Keluarga Pasien, Perawat di Palembang Trauma, Polisi: Rambut Korban Sempat Dijambak

Kompas.com - 17/04/2021, 04:14 WIB
Ilustrasi rumah sakit SHUTTERSTOCKIlustrasi rumah sakit

KOMPAS.com - Aksi kekerasan keluarga pasien terhadap seorang perawat berinisial CRS di Rumah Sakit Siloam Sriwijaya, Palembang, menjadi sorotan, Kamis (15/4/2021).

Berdasar hasil visum, korban mengalami luka memar di bagian mata kiri dan bengkak di bagian bibir. Selain itu, korban dikabarkan mengalami trauma.

"Rambut korban juga sempat dijambak oleh terlapor. Korban berhasil keluar kamar setelah diselamatkan rekannya," ujar Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polrestabes Palembang Komisaris Polisi M Abdullah.

Baca juga: Punya 38.000 Tanaman Porang, Purnama: Sudah Ditawar Rp 825 Juta, tetapi Saya Minta Rp 1,2 M

Dirinya memastikan akan segera memeriksa terduga pelaku yang diketahui berinisial JT.

"Pelaku bisa dikenakan Pasal 351 tentang penganiayaan. Pelaku nanti akan kita periksa untuk kejadian ini," ujar Abdullah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Diduga soal infus

Peristiwa itu berawal saat JT pergi ke rumah sakit untuk menjemput anaknya yang sedang dirawat.

Lalu, JT melihat tangan anaknya berdarah setelah jarum infus dicabut oleh CRS.

Diduga, JT emosi dan memanggil korban ke kamar perawatan. Setelah CRS datang, JT marah dan langsung menampar wajah korban.

Selain itu, CRS diduga dipaksa untuk bersujud oleh JT dan meminta maaf. 

Baca juga: Oknum Anggota Raider 400 Gabung KKB, TNI: Kalau Ketemu, Ditindak tegas

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Prabu, Sediakan Wifi Gratis untuk Anak-anak Belajar Daring di Kampungnya

Cerita Prabu, Sediakan Wifi Gratis untuk Anak-anak Belajar Daring di Kampungnya

Regional
Kapolri: Vaksinasi untuk Menurunkan Level dan Kebebasan Beraktivitas

Kapolri: Vaksinasi untuk Menurunkan Level dan Kebebasan Beraktivitas

Regional
Tabrak Truk di Dekat Bandara YIA, Pengendara Sepeda Motor Tewas

Tabrak Truk di Dekat Bandara YIA, Pengendara Sepeda Motor Tewas

Regional
100 Pembalap Motor Liar Ditangkap Selama PPKM Level 4 di Ponorogo, Mayoritas di Bawah Umur

100 Pembalap Motor Liar Ditangkap Selama PPKM Level 4 di Ponorogo, Mayoritas di Bawah Umur

Regional
2.612 Pendaftar Tidak Lolos Seleksi CPNS dan PPPK di Batam

2.612 Pendaftar Tidak Lolos Seleksi CPNS dan PPPK di Batam

Regional
PB Pisok, Tempat Greysia Polii Pertama Kali Berlatih Bulu Tangkis, Kondisinya Memprihatinkan

PB Pisok, Tempat Greysia Polii Pertama Kali Berlatih Bulu Tangkis, Kondisinya Memprihatinkan

Regional
Polda Sumsel Persilakan Warga yang Merasa Ditipu Anak Akidi Tio untuk Melapor

Polda Sumsel Persilakan Warga yang Merasa Ditipu Anak Akidi Tio untuk Melapor

Regional
Serang Polisi, Pelaku Penganiayaan Meninggal Usai Dilumpuhkan, Ini Kronologinya

Serang Polisi, Pelaku Penganiayaan Meninggal Usai Dilumpuhkan, Ini Kronologinya

Regional
Untuk Tolak Bala, Ag Sebar Wafer Berisi Silet dan Staples

Untuk Tolak Bala, Ag Sebar Wafer Berisi Silet dan Staples

Regional
Cerita Siswi SD Tewas Ditabrak ASN, Sempat Kristis, Hasil Swab Positif Covid-19

Cerita Siswi SD Tewas Ditabrak ASN, Sempat Kristis, Hasil Swab Positif Covid-19

Regional
Kisah Bayi dari Nakes yang Meninggal karena Covid-19, Cari Donor ASI karena Muntah Saat Minum Susu Formula

Kisah Bayi dari Nakes yang Meninggal karena Covid-19, Cari Donor ASI karena Muntah Saat Minum Susu Formula

Regional
Vaksinasi Massal di Medan, Ada yang Jual Beli Formulir Pendaftaran

Vaksinasi Massal di Medan, Ada yang Jual Beli Formulir Pendaftaran

Regional
Bonus untuk Apriyani Bertambah, Sang Ayah Juga Dapat Uang Tunai Rp 100 Juta dan Rumah

Bonus untuk Apriyani Bertambah, Sang Ayah Juga Dapat Uang Tunai Rp 100 Juta dan Rumah

Regional
Cerita Warga Samarinda Sulit Akses Vaksin Covid-19, Sampai 4 Kali Daftar Online

Cerita Warga Samarinda Sulit Akses Vaksin Covid-19, Sampai 4 Kali Daftar Online

Regional
Penyebar Wafer Berisi Silet Sudah 10 Kali Beraksi, Polisi Ungkap Motif dan Modusnya

Penyebar Wafer Berisi Silet Sudah 10 Kali Beraksi, Polisi Ungkap Motif dan Modusnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X