KKB Bakar Helikopter, Kapolda: Mereka Ingin Ganggu Aktivitas Penerbangan

Kompas.com - 12/04/2021, 09:35 WIB
Helikopter milik PT. Ersa Air yang dibakar oleh KKB di Bandara Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Minggu (11/4/2021) Dok Humas Polres PuncakHelikopter milik PT. Ersa Air yang dibakar oleh KKB di Bandara Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Minggu (11/4/2021)

JAYAPURA, KOMPAS.com - Kelompok kriminal bersenjata (KKB) melakukan pembakaran terhadap sebuah helikopter yang tengah parkir di Bandara Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, pada Minggu (11/4/2021) malam.

Namun, helikopter milik PT Ersa Air tersebut dipastikan dalam kondisi rusak.

Baca juga: Setelah Tembak Mati 2 Guru, KKB Minta Uang Tebusan Berjumlah Besar jika Ingin Jenazah Dievakuasi

"Helikopter memang dalam kondisi tidak bisa terbang dan milik swasta, itu dibakar di Bandara Ilaga," ujar Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (12/4/2021).

Menurut Fakhiri, pembakaran tersebut sempat diwarnai dengan aksi penembakan.

Namun, ia menilai ulah KKB tersebut lebih karena mereka berusaha mengganggu aktivitas penerbangan di sejumlah wilayah pegunungan.

Baca juga: Uang Tebusan yang Diminta KKB Terpaksa Diberikan karena Jenazah 2 Guru Telah Membusuk

"Mereka mau mengganggu aktivitas penerbangan. Tentu di titik rawan kami sudah instruksikan untuk memperhatikan betul bandara karena di beberapa titik ini aktivitas hanya bisa lewat udara, seperti Ilaga, Beoga, dan Intan Jaya," tutur Fakhiri.

Pada pagi ini, sambung Fakhiri, situasi keamanan di Ilaga kondusif dan personel Polres Puncak telah melakukan olah kejadian perkara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Abbas Sobirin, Terseret Ombak Pantai Tambakrejo, Berhasil Diselamatkan Nelayan

Cerita Abbas Sobirin, Terseret Ombak Pantai Tambakrejo, Berhasil Diselamatkan Nelayan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 18 Mei 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 18 Mei 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 18 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 18 Mei 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 17 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 17 Mei 2021

Regional
Acara Organ Tunggal yang Dibubarkan Polisi di Lampung Diduga Pakai Dana Desa

Acara Organ Tunggal yang Dibubarkan Polisi di Lampung Diduga Pakai Dana Desa

Regional
Rumah Sakit 5 Kali Kecurian Alkes, Ternyata Pelakunya Sekuriti hingga Cleaning Service

Rumah Sakit 5 Kali Kecurian Alkes, Ternyata Pelakunya Sekuriti hingga Cleaning Service

Regional
Kasus Guru TK Nyaris Bunuh Diri Karena Terjerat 24 Pinjol Ilegal, Ini Kata Pemkot Malang

Kasus Guru TK Nyaris Bunuh Diri Karena Terjerat 24 Pinjol Ilegal, Ini Kata Pemkot Malang

Regional
2 Wisatawan yang Hilang di Pantai Selatan Garut Akhirnya Ditemukan

2 Wisatawan yang Hilang di Pantai Selatan Garut Akhirnya Ditemukan

Regional
Bocah Perempuan Ini Dicabuli Saat Shalat, Aksi Pelaku Terekam CCTV

Bocah Perempuan Ini Dicabuli Saat Shalat, Aksi Pelaku Terekam CCTV

Regional
20 Tahun Jalan Rusak Parah Tidak Diperbaiki, Warga Ngawi Akhirnya Urunan

20 Tahun Jalan Rusak Parah Tidak Diperbaiki, Warga Ngawi Akhirnya Urunan

Regional
Dianggap Nakal, Bocah Ini Tewas Ditenggelamkan Orangtua di Bak Mandi, Mayatnya Disimpan 4 Bulan di Kamar

Dianggap Nakal, Bocah Ini Tewas Ditenggelamkan Orangtua di Bak Mandi, Mayatnya Disimpan 4 Bulan di Kamar

Regional
Penyebab Pasti Tenggelamnya KRI Nanggala-402 Masih Menjadi Misteri

Penyebab Pasti Tenggelamnya KRI Nanggala-402 Masih Menjadi Misteri

Regional
Sidak dan Copot Kepling Pelaku Pungli, Bobby: Kembalikan Uangnya, Jangan Bikin Susah Masyarakat

Sidak dan Copot Kepling Pelaku Pungli, Bobby: Kembalikan Uangnya, Jangan Bikin Susah Masyarakat

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 18 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 18 Mei 2021

Regional
Jumlah Kasus Covid-19 di Kabupaten Semarang Mengalami Penurunan

Jumlah Kasus Covid-19 di Kabupaten Semarang Mengalami Penurunan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X