Banjir Bandang di Flores Timur, NTT: 69 Warga Meninggal, 1 Orang Belum Ditemukan

Kompas.com - 08/04/2021, 12:50 WIB
Sejumlah warga berusaha melewati jalan yang tertutup lumpur akibat banjir bandang di Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (6/4/2021). Cuaca ekstrem akibat siklon tropis Seroja telah memicu bencana alam di sejumlah wilayah di NTT dan mengakibatkan rusaknya ribuan rumah warga dan fasilitas umum. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj. ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRASejumlah warga berusaha melewati jalan yang tertutup lumpur akibat banjir bandang di Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (6/4/2021). Cuaca ekstrem akibat siklon tropis Seroja telah memicu bencana alam di sejumlah wilayah di NTT dan mengakibatkan rusaknya ribuan rumah warga dan fasilitas umum. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj.

LEWOLEBA, KOMPAS.com - Tim SAR gabungan terus berupaya mencari dan menemukan korban bencana banjir bandang di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala Basarnas Maumere I Putu Sudayana mengatakan, jumlah korban yang ditemukan meninggal di Flores Timur sebanyak 69 orang.

Baca juga: Ratusan Sapi Mati Diterjang Banjir di NTT, Bangkai Bergelimpangan di Jalan

"Satu korban lagi masih dalam pencarian," kata Putu dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (8/4/2021).

Warga yang hilang itu berasal dari Desa Nelelamadike, Kecamatan Ile Boleng.

Putu pun memerinci jumlah korban jiwa dalam bencana banjir bandang yang melanda tiga kecamatan di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, itu.

Sebanyak 55 korban jiwa berasal dari Desa Nelelamadike, Kecamatan Ile Boleng, Flores Timur. Lalu, tiga korban dari Desa Oyang, Kecamatan Wotan Ulumado.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: WN Belanda yang Palsukan Identitas Tercatat di Disdukcapil Ambon, Statusnya WNI

Terakhir, 11 korban meninggal berasal dari Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur.

Sampai saat ini, tim SAR gabungan terus mencari korban yang hilang dengan bantuan ekskavator.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov Sumsel Akan Bangun Pos Pengisian Oksigen Gratis

Pemprov Sumsel Akan Bangun Pos Pengisian Oksigen Gratis

Regional
Baru Punya 1 Tempat Isolasi, Pemkot Malang Masih Survei Lokasi di 5 Kecamatan

Baru Punya 1 Tempat Isolasi, Pemkot Malang Masih Survei Lokasi di 5 Kecamatan

Regional
Gelar Sabung Ayam, Pria di Bali Dihukum Pakai Hazmat 2 Jam dan Denda Rp 1 Juta, Ini Ceritanya

Gelar Sabung Ayam, Pria di Bali Dihukum Pakai Hazmat 2 Jam dan Denda Rp 1 Juta, Ini Ceritanya

Regional
Kasus Pelecehan Oknum PNS di BPN Tasikmalaya Lanjut ke Tahap Penyidikan

Kasus Pelecehan Oknum PNS di BPN Tasikmalaya Lanjut ke Tahap Penyidikan

Regional
Warga Isoman Tolak Dipindah di Isolasi Terpadu, Wali Kota Madiun Pinjami Oksimeter

Warga Isoman Tolak Dipindah di Isolasi Terpadu, Wali Kota Madiun Pinjami Oksimeter

Regional
Demi Cinta, WN Malaysia Masuk Ilegal dan Menyelinap ke Penampungan Pekerja Migran Untuk Temani Istrinya

Demi Cinta, WN Malaysia Masuk Ilegal dan Menyelinap ke Penampungan Pekerja Migran Untuk Temani Istrinya

Regional
Viral, Video Rumah Sakit Beri Cairan Infus Kedaluwarsa ke Pasien Balita, Keluarga Tak Terima

Viral, Video Rumah Sakit Beri Cairan Infus Kedaluwarsa ke Pasien Balita, Keluarga Tak Terima

Regional
Stok Vaksin di Sleman Menipis, Tersisa 200 Dosis

Stok Vaksin di Sleman Menipis, Tersisa 200 Dosis

Regional
Temukan Anaknya Tewas di Rumah, Seorang Ibu Jadi Saksi Utama, Ini Kronologinya

Temukan Anaknya Tewas di Rumah, Seorang Ibu Jadi Saksi Utama, Ini Kronologinya

Regional
Remaja di Lamongan Dicabuli Tukang Ojek, Bermula Kabur dari Asrama

Remaja di Lamongan Dicabuli Tukang Ojek, Bermula Kabur dari Asrama

Regional
Wisata Raja Ampat Ditutup Selama PPKM, Petugas Lakukan Patroli Rutin

Wisata Raja Ampat Ditutup Selama PPKM, Petugas Lakukan Patroli Rutin

Regional
Bantuan Kentang dan Telur Diduga 'Disunat', Warga Penerima BPNT di Banyumas Mengadu ke Polisi

Bantuan Kentang dan Telur Diduga "Disunat", Warga Penerima BPNT di Banyumas Mengadu ke Polisi

Regional
Kesal Sering Diomeli Korban, Suami Aniaya Istri dengan Air Panas Saat Terlelap Tidur

Kesal Sering Diomeli Korban, Suami Aniaya Istri dengan Air Panas Saat Terlelap Tidur

Regional
Insentif Nakes Covid-19 di Wonogiri Sudah Dibayar Pertengahan Juli

Insentif Nakes Covid-19 di Wonogiri Sudah Dibayar Pertengahan Juli

Regional
15 Orang Meninggal akibat Covid-19 di Sumba Timur dalam 2 Pekan Terakhir

15 Orang Meninggal akibat Covid-19 di Sumba Timur dalam 2 Pekan Terakhir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X