"Tawaran Kapolri Sebagai Apresiasi, Kalau Tak Ada Pak Kosmas yang Mengadang Pengebom, Ceritanya Akan Berbeda"

Kompas.com - 01/04/2021, 10:50 WIB

KOMPAS.com- Sigap mengadang pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/3/202 1) lalu, berbuah manis bagi sekuriti bernama Kosmas dan keluarganya.

Tak hanya mendapatkan ucapan terima kasih dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, kini anak Kosmas pun mendapat tawaran untuk menjadi seorang anggota polisi.

Polri menilai, jika tak ada Kosmas, kejadian pengeboman di Gereja Katedral akan berbeda cerita.

"Itu (tawaran) sebagai apresiasi dari Kapolri terhadap keberanian Pak Kosmas ini dan kita juga sangat apresiasi tinggi kalau tidak seperti Pak Kosmas itu ceritanya akan berbeda," ujar Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam.

Baca juga: Kapolri Tawarkan Anak Sekuriti Pengadang Pelaku Bom Bunuh Diri di Makassar Jadi Polisi

Menghentikan pelaku bom dengan tangan dan dada

Anggota Brimob Polda Sulsel berjaga di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (31/3/2021). Jelang perayaan hari Paskah 2021, penjagaan di gereja tersebut diperketat pascaledakan bom bunuh diri pada Minggu (28/3/2021).
Anggota Brimob Polda Sulsel berjaga di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (31/3/2021). Jelang perayaan hari Paskah 2021, penjagaan di gereja tersebut diperketat pascaledakan bom bunuh diri pada Minggu (28/3/2021).
Di hari ketika bom bunuh diri terjadi di depan Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021) pagi, Kosmas sedang bertugas sebagai sekuriti.

Tiba-tiba sebuah motor datang dan hendak menerobos ke dalam gereja.

Dengan sigap, Kosmas menghentikan pelaku bom bunuh diri.

Dari sebuah video, Kosmas mengadang menggunakan tangan dan dadanya.

“Posisi saya pas di depan pagar. Besar (pelakunya). Saya tahan dia. Dia mau masuk naik motor,” ujar Kosmas dalam sebuah rekaman video warga yang beredar di Twitter sembari memperlihatkan dua tangan melentang dan dada membusung, dilansir dari Tribunnews.

Tak disangka, bom tiba-tiba meledak. Akibat ledakan itu, beberapa bagian tubuhnya mengalami luka bakar.

Kosmas pun dilarikan ke rumah sakit.

Baca juga: Pengakuan Saksi Ledakan di Depan Gereja Katedral Makassar, Dikira Suara Trafo

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nasdem Resmi Usung Anies sebagai Capres, DPD Kota Semarang Siap Panaskan Mesin untuk Bergerak

Nasdem Resmi Usung Anies sebagai Capres, DPD Kota Semarang Siap Panaskan Mesin untuk Bergerak

Regional
Razia Balap Liar di Mataram, 282 Sepeda Motor Disita

Razia Balap Liar di Mataram, 282 Sepeda Motor Disita

Regional
Soal Polisi Gunakan Gas Air Mata Bubarkan Kerusuhan di Stadion, Ini Tanggapan Pengamat

Soal Polisi Gunakan Gas Air Mata Bubarkan Kerusuhan di Stadion, Ini Tanggapan Pengamat

Regional
Pelaku Pengeroyok Driver Ojol yang Viral di Semarang Ditangkap, Ngaku Minum Cong Yang Sebelum Pukul Korban

Pelaku Pengeroyok Driver Ojol yang Viral di Semarang Ditangkap, Ngaku Minum Cong Yang Sebelum Pukul Korban

Regional
Kebakaran Pasar 54 Amurang, Kepolisian Akan Periksa Saksi-saksi

Kebakaran Pasar 54 Amurang, Kepolisian Akan Periksa Saksi-saksi

Regional
PT Pupuk Iskandar Muda Alokasikan 136.105,18 Ton Urea Subsidi

PT Pupuk Iskandar Muda Alokasikan 136.105,18 Ton Urea Subsidi

Regional
Tragedi Kanjuruhan, Gibran ke Suporter Persis Solo: Kita Belajar dari Kesalahan Ini

Tragedi Kanjuruhan, Gibran ke Suporter Persis Solo: Kita Belajar dari Kesalahan Ini

Regional
Mantan Kepala Dusun Tempeleng Anak Berkebutuhan Khusus yang Mencoba Memakai Sepatunya

Mantan Kepala Dusun Tempeleng Anak Berkebutuhan Khusus yang Mencoba Memakai Sepatunya

Regional
Cegah Rabies, 10.000 Ekor Anjing di Sikka Segera Divaksinasi

Cegah Rabies, 10.000 Ekor Anjing di Sikka Segera Divaksinasi

Regional
Respon PSSI Soal Korban Berjatuhan di Kanjuruhan hingga Ancaman Sanksi ke Arema FC

Respon PSSI Soal Korban Berjatuhan di Kanjuruhan hingga Ancaman Sanksi ke Arema FC

Regional
Keluarga Iwan Boedi Laporkan Oknum yang Dicurigai Terlibat Pembunuhan ke Polisi

Keluarga Iwan Boedi Laporkan Oknum yang Dicurigai Terlibat Pembunuhan ke Polisi

Regional
Senior Penganiaya dan Telanjangi Mahasiswa UIN Palembang Terancam Drop Out

Senior Penganiaya dan Telanjangi Mahasiswa UIN Palembang Terancam Drop Out

Regional
Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang yang Ditelanjangi dan Disiksa 10 Seniornya Ingin Berhenti Kuliah

Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang yang Ditelanjangi dan Disiksa 10 Seniornya Ingin Berhenti Kuliah

Regional
Santri Bakar Santri di Rembang, Pelaku Terancam Pidana 15 Tahun Penjara

Santri Bakar Santri di Rembang, Pelaku Terancam Pidana 15 Tahun Penjara

Regional
Bandara SSK II Pekanbaru Tambah Rute Penerbangan Ke Kuala Lumpur

Bandara SSK II Pekanbaru Tambah Rute Penerbangan Ke Kuala Lumpur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.