Pengasuh Ponpes di Jember Menolak Vaksin AstraZeneca karena Mengandung Unsur Babi

Kompas.com - 22/03/2021, 17:24 WIB
Ilustrasi vaksin AstraZeneca, vaksin Covid-19, vaksin virus corona. Vaksin AstraZeneca menggunakan tripsin babi dalam pembuatannya. MUI nyatakan vaksin ini halal. SHUTTERSTOCK/Elzbieta KrzysztofIlustrasi vaksin AstraZeneca, vaksin Covid-19, vaksin virus corona. Vaksin AstraZeneca menggunakan tripsin babi dalam pembuatannya. MUI nyatakan vaksin ini halal.

JEMBER, KOMPAS.com – Pengasuh Ponpes Nurul Jadid Al Islami di Kecamatan Sukowono, Jember, H Abdul Muhaimin Fauzi menolak vaksin AstraZeneca digunakan di pesantren yang dipimpinnya.

Salah satu alasannya karena vaksin tersebut mengandung unsur babi.

"Saya menolak kalau vaksin yang ini (AstraZeneca), kalau yang vaksin Sinovac enggak apa-apa," ujar Muhaimin saat dihubungi Kompas.com, Senin (22/3/2021).

Baca juga: Jokowi: MUI Jawa Timur Sampaikan Vaksin AstraZeneca Halal dan Thayyib

Selain itu, kata Muhaimin, dalam kontroversi penggunaan Astrazeneca terdapat dua perbedaan pendapat, yakni halal dan haram.

Ada yang menghalalkan menggunakan yang haram jika dalam keadaan darurat.

Baca juga: Mengenal Istilah Tripsin yang Digunakan dalam Vaksin Covid-19 AstraZeneca...

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, pihaknya memilih keluar dari dua perbedaan itu karena merasa keputusan itu lebih baik.

“Saya lebih cenderung tidak mau,”ujar dia.

Dihubungi terpisah, Pengasuh Ponpes Darul Muqomah di Kecamatan Gumukmas, Zainil Ghulam mengatakan, pihaknya sepakat dengan vaksinasi di lingkungan pesantren.

Hal ini karena untuk membantu mempercepat program vaksinasi di Indonesia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 15 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 15 Juni 2021

Regional
5 Preman Ditangkap Polisi, 1 Positif Terinfeksi Covid-19

5 Preman Ditangkap Polisi, 1 Positif Terinfeksi Covid-19

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 15 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 15 Juni 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 15 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 15 Juni 2021

Regional
Diduga Ada Sindikat Perdagangan Anak di Balik Pembunuhan yang Korbannya Dibakar

Diduga Ada Sindikat Perdagangan Anak di Balik Pembunuhan yang Korbannya Dibakar

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 15 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 15 Juni 2021

Regional
Gibran Undang Driver Ojol yang Ditangkap Polisi karena Antar Miras Pelanggan, Ini Pesannya...

Gibran Undang Driver Ojol yang Ditangkap Polisi karena Antar Miras Pelanggan, Ini Pesannya...

Regional
Detik-detik Kecelakaan Maut di Bundaran Untan Pontianak, 1 Orang Tewas, Polisi Temukan Miras

Detik-detik Kecelakaan Maut di Bundaran Untan Pontianak, 1 Orang Tewas, Polisi Temukan Miras

Regional
Dana Covid-19 Rp 107 M Dinilai Janggal, Ini Kata Para Pejabat Jember

Dana Covid-19 Rp 107 M Dinilai Janggal, Ini Kata Para Pejabat Jember

Regional
Urbanisasi di Perdesaan, Fenomena Desa-desa Menjadi Desa Perkotaan

Urbanisasi di Perdesaan, Fenomena Desa-desa Menjadi Desa Perkotaan

Regional
Kasus Covid-19 Semarang Melonjak 300 Persen, Walkot Hendi Perketat PPKM

Kasus Covid-19 Semarang Melonjak 300 Persen, Walkot Hendi Perketat PPKM

Regional
TMMD di Teluk Bintuni, TNI Bangun Rumah, Instalasi Air Bersih dan Pengerasan Jalan

TMMD di Teluk Bintuni, TNI Bangun Rumah, Instalasi Air Bersih dan Pengerasan Jalan

Regional
Mata Warga Tersemprot Bisa Kobra, Bermula Kamar Kemasukan Ular

Mata Warga Tersemprot Bisa Kobra, Bermula Kamar Kemasukan Ular

Regional
Jual Beli 39.000 Ekor Benih Lobster, 2 Pengepul Ditangkap Polisi

Jual Beli 39.000 Ekor Benih Lobster, 2 Pengepul Ditangkap Polisi

Regional
Marinir Indonesia dan Amerika Bebaskan Sandera dari Teroris dalam Latihan di Pantai Pancer

Marinir Indonesia dan Amerika Bebaskan Sandera dari Teroris dalam Latihan di Pantai Pancer

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X