Jelang Pembukaan Pariwisata, Ini Program Vaksinasi hingga Perkembangan Kasus Covid-19 di Bali

Kompas.com - 22/03/2021, 13:15 WIB
Presiden Jokowi meninjau pelaksanaan vaksinasi massal COVID-19 di Puri Saren Agung, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, Selasa (16/03/2021). BPMI Setpres/Laily RachevPresiden Jokowi meninjau pelaksanaan vaksinasi massal COVID-19 di Puri Saren Agung, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, Selasa (16/03/2021).

 

Masyarakat diharapkan segera mendaftarkan diri untuk mengikuti vaksinasi di fasilitas kesehatan terdekat di wilayah masing masing.

Para pimpinan fasilitas kesehatan yang menyelenggarakan vaksinasi diminta membantu warga untuk mempermudah pendaftaran terutama bagi para lansia.

Sementara itu, juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai mengatakan, vaksinasi di Denpasar dilakukan di 12 titik yang tersebar di tiga wilayah yakni Desa Sanur Kaja, Desa Sanur Kauh, dan Kelurahan Denpasar.

Ada 35.000 warga yang terdiri dari 8.000 pekerja wisata dan 27.000 penduduk yang menjadi target sasaran.

Prosedurnya, warga bisa datang ke titik vaksinasi dengan membawa KTP atau surat keterangan tinggal di desa/kelurahan tersebut.

"Bisa juga daftar dulu secara online ke titik vaksinasi,” kata Dewa Rai dihubungi, Senin (22/3/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: 5.600 Petugas Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Jalani Vaksinasi Covid-19

Dalam sehari sebanyak 1.800 hingga 2.000 warga bisa divaksin.

Sehingga, target vaksinasi dosis pertama bisa tercapai selama dua minggu dan vaksinasi dosis kedua tercapai pada April 2021.

Lantas bagiamana kondisi pandemi Covid-19 di Bali saat ini?

Sebanyak 186 orang terkonfirmasi positif Covid-19 pada Minggu (21/3/2021). Sementara pasien sembuh sebanyak 140 orang, dan tiga orang meninggal dunia.

Secara kumulatif, pasien positif sebanyak 38.133 orang, sembuh 35.548 orang (93,22%), dan neninggal dunia 1.067 orang (2,80%). Adapun kasus aktif di Bali masih menyisakan 1.518 orang (3,98%).

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nekat Terjun ke Laut, Penumpang Kapal Feri Hilang di Selat Bali, Ini Kata Saksi Mata

Nekat Terjun ke Laut, Penumpang Kapal Feri Hilang di Selat Bali, Ini Kata Saksi Mata

Regional
Kronologi Seorang Mahasiswi Tewas Tertabrak Kereta Api, Ini Kata Polisi

Kronologi Seorang Mahasiswi Tewas Tertabrak Kereta Api, Ini Kata Polisi

Regional
Pedagang Malioboro Yogya Pasang Bendera Putih Tanda Menyerah: Kami Tak Bisa Apa-apa Lagi

Pedagang Malioboro Yogya Pasang Bendera Putih Tanda Menyerah: Kami Tak Bisa Apa-apa Lagi

Regional
Coba Aturan Makan di Tempat, Wali Kota Pontianak: Saya Hanya 13 Menit

Coba Aturan Makan di Tempat, Wali Kota Pontianak: Saya Hanya 13 Menit

Regional
Penumpang Kapal Ketapang-Gilimanuk Diduga Terjun ke Laut, Hilang Terseret Arus Kuat

Penumpang Kapal Ketapang-Gilimanuk Diduga Terjun ke Laut, Hilang Terseret Arus Kuat

Regional
Jalan Kaki Lintasi Rel Saat Hujan Lebat, Mahasiswi Kebidanan Tewas Tertabrak Kereta

Jalan Kaki Lintasi Rel Saat Hujan Lebat, Mahasiswi Kebidanan Tewas Tertabrak Kereta

Regional
Kakek yang Kayuh Sepeda 15 Km demi Vaksin: Lama Menunggu, Saya Belum Makan dari Pagi

Kakek yang Kayuh Sepeda 15 Km demi Vaksin: Lama Menunggu, Saya Belum Makan dari Pagi

Regional
Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan, Diduga Korban Pembunuhan

Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan, Diduga Korban Pembunuhan

Regional
Penderita TBC Ditolak 4 RS gara-gara Stok Oksigen Kosong, Wali Kota Bantah Ada Penolakan

Penderita TBC Ditolak 4 RS gara-gara Stok Oksigen Kosong, Wali Kota Bantah Ada Penolakan

Regional
Puncak Kemarau, Embun Upas Muncul di Kawasan Semeru dan Bromo

Puncak Kemarau, Embun Upas Muncul di Kawasan Semeru dan Bromo

Regional
Cegah Perampasan Jenazah Pasien Covid-19, Polisi Jaga Sejumlah Rumah Sakit di NTT

Cegah Perampasan Jenazah Pasien Covid-19, Polisi Jaga Sejumlah Rumah Sakit di NTT

Regional
Mantan Atlet Tinju Bone Ditemukan Tewas di Kolong Jembatan, Polisi: Tak Ditemukan Tanda Kekerasan

Mantan Atlet Tinju Bone Ditemukan Tewas di Kolong Jembatan, Polisi: Tak Ditemukan Tanda Kekerasan

Regional
Marak Penipuan Modus Tawarkan Plasma Konvalesen, Polisi Turun Tangan

Marak Penipuan Modus Tawarkan Plasma Konvalesen, Polisi Turun Tangan

Regional
Kota Blitar Mulai Pindahkan Warga Isoman di Rumah ke Pusat Isolasi

Kota Blitar Mulai Pindahkan Warga Isoman di Rumah ke Pusat Isolasi

Regional
Gubernur Edy: Kalau Banyak Kena Covid-19, Orang Sumut Tak Makan Nanti

Gubernur Edy: Kalau Banyak Kena Covid-19, Orang Sumut Tak Makan Nanti

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X