5 Polisi Dipecat gara-gara Curi Senjata Dinas hingga Desersi, Kapolda Babel: Sebenarnya Tidak Mudah Memberhentikan Anggota...

Kompas.com - 22/03/2021, 11:24 WIB
Prosesi simbolik Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap lima personel Polda Bangka Belitung, Senin (22/3/2021). KOMPAS.com/HERU DAHNURProsesi simbolik Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap lima personel Polda Bangka Belitung, Senin (22/3/2021).

BANGKA, KOMPAS.com - Sebanyak lima anggota kepolisian di lingkungan Polda Kepulauan Bangka Belitung menjalani Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH), Senin (22/3/2021).

Tiga di antaranya terlibat kasus pelanggaran disiplin berat karena mencuri senjata api dinas.

Kepala Polda Bangka Belitung Irjen Anang Syarif Hidayat mengatakan, keputusan PTDH dilakukan setelah digelarnya persidangan kode etik internal polri.

"Momentum berharga untuk kita semua agar upacara PTDH pada hari ini tidak terulang lagi, sehingga ke depannya tidak akan terjadi lagi pelanggaran seperti ini," kata Anang di lapangan Mapolda.

Tiga yang diberhentikan terkait pencurian senjata yakni Brigpol JA, Bripda MAF dan Bripda MAA.

Ketiganya bertugas di bagian pelayanan markas (Ba Yanma).

Baca juga: 53 Polisi Dipecat Kasus Narkoba, Kapolda Sumut: Menangis-nangis ke Saya, Tidak Pernah Saya Ampuni

Sedangkan dua lainnya yakni Briptu AHG dari Dit Samapta dan Bharada BP dari Tamtama peleton 1 Brimob diberhentikan karena desersi.

Anang menuturkan, tidak mudah bagi kepolisian untuk memberhentikan anggotanya.

Sebab telah melewati proses seleksi dan pendidikan yang cukup lama. Selain itu kepolisian membutuhkan banyak personel untuk mengisi berbagai pos penugasan.

"Namun profesionalitas harus dijaga dan ini bagian dari reformasi birokrasi," ujar dia.

Anang mengingatkan, kasus-kasus lain yang berisiko menjerat anggota yakni terkait peredaran narkoba.

Dia berharap anggota saling mengingatkan sehingga tidak berujung pada sanksi dan PTDH.

"Sebaik-baiknya orang adalah orang yang dapat bermanfaat untuk banyak orang," pungkasnya.

Baca juga: Sering Absen dan Pilih Jadi Tukang Ojek, Seorang Perwira Polisi Dipecat



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X