Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sudah Sepekan Kabur, Tahanan Narkoba Lapas Perempuan Palu Belum Tertangkap

Kompas.com - 10/03/2021, 18:18 WIB
Erna Dwi Lidiawati,
Dony Aprian

Tim Redaksi

PALU, KOMPAS.com - Sudah sepekan lebih Melvira Widiyanti (29) kabur dari Lapas Perempuan Kelas III Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Tahanan kasus narkoba ini kabur dengan cara melompat dari tembok setinggi empat meter.

Sampai saat ini, petugas masih mencari Melvira. 

"Saya optimistis tidak lama lagi tahanan ini bisa segera ditangkap kembali," kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham Sulteng Sunar Agus saat dihubungi Kompas.com, Rabu (10/3/2021).

Baca juga: 2 Tahanan Kabur di Pontianak Gunakan Sendok untuk Jebol Dinding Rutan

Sunar menjelaskan, Melvira kabur saat para tahanan dan petugas tengah mengikuti olahraga dan kerja bakti yang rutin digelar setiap hari Jumat.

Petugas yang menyadari tidak adanya Melvira langsung mencari ke semua ruangan.

Namun, saat petugas melihat rekaman kamera CCTV, Melvira sudah kabur dengan melompat tembok setinggi empat meter.

"Kaburnya tidak pakai tali, dari CCTV itu kelihatan. Terjunnya sekitar empat meter dan kakinya utuh, langsung bisa terus lari," ujarnya.

Dia mengaku kaburnya Melvira dari Lapas Perempuan Palu merupakan kelalaian dari petugas.

"Saat kejadian itu ada 6 orang petugas yang jaga. Bloknya 4, pintunya 15. Orangnya yang jaga cuma 6," katanya.

Baca juga: 2 Tahanan Kabur Usai Kikis Tembok Penjara dengan Sendok, Kapolsek Pontianak Utara Dicopot

Sebelumnya, seorang tahanan kasus narkoba, Melvira Widiyanti (29) kabur dari Lapas Perempuan Klas III Palu pada Jumat (5/3/2021).

Upaya pencarian Melvira sudah dilakukan dengan mendatangi rumah orangtuanya, namun hasilnya nihil. Polisi juga sudah menetapkan Melvira dalam daftar pencarian orang (DPO).

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

PPDB SMAN/SMKN di Jateng, Kuotanya Capai 225.230 Kursi

PPDB SMAN/SMKN di Jateng, Kuotanya Capai 225.230 Kursi

Regional
Sakit Hati Disebut Kere, Buruh Bangunan di Grobogan Bunuh Rentenir

Sakit Hati Disebut Kere, Buruh Bangunan di Grobogan Bunuh Rentenir

Regional
KPU Kota Serang Terima Dana Hibah Rp 28 Miliar untuk Pilkada 2024

KPU Kota Serang Terima Dana Hibah Rp 28 Miliar untuk Pilkada 2024

Regional
Buron 1 Tahun, Ayah Pemerkosa Anak Kandung di Aceh Timur Dibekuk

Buron 1 Tahun, Ayah Pemerkosa Anak Kandung di Aceh Timur Dibekuk

Regional
Program 'Makan Siang Gratis' Berubah Jadi 'Makan Bergizi Gratis', Budiman Sudjatmiko Ungkap Alasannya

Program "Makan Siang Gratis" Berubah Jadi "Makan Bergizi Gratis", Budiman Sudjatmiko Ungkap Alasannya

Regional
Pantai Jodo di Batang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Pantai Jodo di Batang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
KSP Kopdit Pintu Air Minta Perbaikan Jalan, Pj Bupati Sikka: Saya Tidak Janji tapi Saya Catat

KSP Kopdit Pintu Air Minta Perbaikan Jalan, Pj Bupati Sikka: Saya Tidak Janji tapi Saya Catat

Regional
Keluarga Kalin Puas Pratu FS Jadi Tersangka, Minta Pelaku Dihukum Mati

Keluarga Kalin Puas Pratu FS Jadi Tersangka, Minta Pelaku Dihukum Mati

Regional
3 Desa di Bangka Belitung Terendam Banjir, 225 Jiwa Terdampak

3 Desa di Bangka Belitung Terendam Banjir, 225 Jiwa Terdampak

Regional
Gara-gara Tak Dikasih Tembakau, ODGJ di NTT Aniaya Ayah dan Bunuh Kakeknya

Gara-gara Tak Dikasih Tembakau, ODGJ di NTT Aniaya Ayah dan Bunuh Kakeknya

Regional
Siswi SD di Padang Pariaman Tewas Terbakar Saat Gotong Royong di Sekolah, Luka Bakar 80 Persen

Siswi SD di Padang Pariaman Tewas Terbakar Saat Gotong Royong di Sekolah, Luka Bakar 80 Persen

Regional
Kapal Pengangkut Karam, 40 Ton Beras Bulog Basah

Kapal Pengangkut Karam, 40 Ton Beras Bulog Basah

Regional
Jalur Pantura Semarang-Demak Macet Parah, Apa Penyebabnya?

Jalur Pantura Semarang-Demak Macet Parah, Apa Penyebabnya?

Regional
Jalan Provinsi dan Negara di Rejang Lebong Terhantam Longsor

Jalan Provinsi dan Negara di Rejang Lebong Terhantam Longsor

Regional
Seorang Anak Hilang Terseret Ombak di Pantai Jetis Cilacap

Seorang Anak Hilang Terseret Ombak di Pantai Jetis Cilacap

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com