Viral Video TKA Tendang Makanan Karyawati Pabrik, Pelaku Di-PHK, Korban Teken Pernyataan Tidak Menuntut

Kompas.com - 10/03/2021, 17:05 WIB

SUBANG, KOMPAS.com - Manajemen PT Taekwang Industrial Indonesia memecat KEH (Kim Eun Ho), tenaga kerja asing (TKA) yang melakukan kekerasan kepada seorang karyawati perusahaan itu. Sebelumnya, video kekerasan terhadap karyawati itu sempat viral di media sosial (medsos). 

Senior Manager General Affairs PT Taekwang Indonesia Epi Slamet mengatakan, perusahaan telah mengambil tindakan tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku berdasar Perjanjian Kerja Bersama (PKB). Atas kekerasan kekerasan yang dilakukan KEH, ia pun dipecat.

"Kepada TKA tersebut telah dilakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)," ujar Epi saat dihubungi Kompas.com, Rabu (10/3/2021).

Baca juga: Terlibat Kecelakaan yang Tewaskan Seorang Pekerja, TKA China di Konawe Ditahan

Tim pabrik pantau psikologis korban

Epi mengungkapkan, begitu mendapat laporan soal kekerasan itu, Tim Penanggulangan Kasus Kekerasan dan Pelecehan (TPKK) langsung bekerja sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP).

Epi menyebut korban, Neneng Yuliana, tetap bekerja seperti biasa.

Tim konseling bakal terus memantau perkembangan kondisi psikologisnya.

"Dipanggil saat dilakukan investigasi TPKK dan dilanjutkan dengan pendampingan khusus oleh Tim Konseling yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari TPKK," ungkap dia.

Baca juga: Viral Video Warga Rusia Tak Pakai Masker dan Helm, Ngeyel Saat Ditilang Polisi Denpasar

Korban sepakat tak lakukan tuntutan hukum

Korban, kata Epi, sudah sepakat tidak akan melakukan tuntutan hukum apapun. Apalagi TKA tersebut sudah diberhentikan dari perusahaan yang terletak di Kabupaten Subang itu.

Hal itu sesuai dengan surat pernyataan yang diterima Kompas.com. Dalam surat itu, korban menyebut kekerasan itu terjadi pada Kamis (10/3/2021).

Korban juga menyatakan tak akan melakukan tuntutan apapun dan menyerahkan perusahaan untuk mengambil tindakan. Surat itu ditandangani di atas materai.

Sebelumnya, warganet digegerkan dengan munculnya video kekerasan yang dilakukan TKA kepada karyawati PT Taekwang Industrial Indonesia.

Dalam video itu, TKA itu tampak memarahi karyawati yang kedapatan membawa makanan ke tempat produksi. TKA itu kemudian menyepak makanan yang dipegang karyawati itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perkosa Bocah 11 Tahun di Penginapan, Pria di Ambon Ditangkap Polisi

Perkosa Bocah 11 Tahun di Penginapan, Pria di Ambon Ditangkap Polisi

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 4 Juli 2022

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 4 Juli 2022

Regional
Ternyata Penginapan, Alamat Perusahaan Travel 46 Calon Haji Dideportasi Fiktif

Ternyata Penginapan, Alamat Perusahaan Travel 46 Calon Haji Dideportasi Fiktif

Regional
1.000 Warga Sikka Idap HIV dan AIDS, 211 Orang Meninggal

1.000 Warga Sikka Idap HIV dan AIDS, 211 Orang Meninggal

Regional
Diduga Tak Punya Biaya Pemakaman, Orangtua Tinggalkan Jasad Bayi di TPU, Ini Pesannya

Diduga Tak Punya Biaya Pemakaman, Orangtua Tinggalkan Jasad Bayi di TPU, Ini Pesannya

Regional
Harga Bawang Merah di Semarang Tembus Rp 70.000 Per Kg, Pedagang: Pembeli Protes

Harga Bawang Merah di Semarang Tembus Rp 70.000 Per Kg, Pedagang: Pembeli Protes

Regional
Kapolda Maluku Resmi Copot Kapolres Maluku Tengah, Baru 5 Bulan Menjabat dan Dilaporkan Istri

Kapolda Maluku Resmi Copot Kapolres Maluku Tengah, Baru 5 Bulan Menjabat dan Dilaporkan Istri

Regional
Bilas Cucian di Sungai, Kaki Seorang Wanita di Kotabaru Diterkam Buaya

Bilas Cucian di Sungai, Kaki Seorang Wanita di Kotabaru Diterkam Buaya

Regional
Sosok Najjar Lubis, Keluarkan Miliaran Rupiah demi Bangun Jalan di Kampung Halaman: Saya Ikhlas

Sosok Najjar Lubis, Keluarkan Miliaran Rupiah demi Bangun Jalan di Kampung Halaman: Saya Ikhlas

Regional
Cerita Kapolsek Banjarmasin Tengah Izinkan Tahanan Narkoba Melihat Jasad Ibunya yang Meninggal Dunia

Cerita Kapolsek Banjarmasin Tengah Izinkan Tahanan Narkoba Melihat Jasad Ibunya yang Meninggal Dunia

Regional
Dicurigai Pelaku Curanmor, Warga Cilacap Babak Belur Dihajar Massa, Motornya Dibakar

Dicurigai Pelaku Curanmor, Warga Cilacap Babak Belur Dihajar Massa, Motornya Dibakar

Regional
Bupati Karanganyar Bakal Bangun Koridor untuk Batik Solo Trans, Gibran: Terima Kasih Pak Juli

Bupati Karanganyar Bakal Bangun Koridor untuk Batik Solo Trans, Gibran: Terima Kasih Pak Juli

Regional
Remaja Rusak Jembatan Wisata di Tanjungpinang Ternyata Demi Konten

Remaja Rusak Jembatan Wisata di Tanjungpinang Ternyata Demi Konten

Regional
Buntut Video Viral Ribut dengan Pelanggan, Oknum Pegawai Kantor Pos Sidikalang Dicopot dari Jabatan

Buntut Video Viral Ribut dengan Pelanggan, Oknum Pegawai Kantor Pos Sidikalang Dicopot dari Jabatan

Regional
Lokasi Hilangnya Mahasiswa Uncen Saat Menyelam, Disebut Dekat dengan Tempat Sakral Adat

Lokasi Hilangnya Mahasiswa Uncen Saat Menyelam, Disebut Dekat dengan Tempat Sakral Adat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.