Polda Riau Bantu Buru Pelaku Pelemparan Kepala Anjing ke Rumah Pejabat Kejati

Kompas.com - 10/03/2021, 16:37 WIB
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Pol Teddy Ristiawan saat diwawancarai Kompas.com terkait perkembangan penyelidikan kasus teror pelemparan potongan kepala anjing ke rumah pejabat Kejati Riau, Rabu (10/3/2021). KOMPAS.COM/IDONDirektur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Pol Teddy Ristiawan saat diwawancarai Kompas.com terkait perkembangan penyelidikan kasus teror pelemparan potongan kepala anjing ke rumah pejabat Kejati Riau, Rabu (10/3/2021).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Kasus pelemparan potongan kepala anjing ke rumah Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Muspidauan, masih dalam penyelidikan.

Polisi kini memburu dua orang terduga pelaku yang terekam CCTV melemparkan kepala anjing dan sebilah pisau ke rumah Muspidauan.

Untuk mengungkap kasus ini, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru dibantu Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau.

"Kita bentuk tim gabungan antara Satreskrim dan Satuan Intel Polresta Pekanbaru, dan Ditreskrimum Polda Riau. Kita tengah berusaha mengungkap kasus pelemparan potongan kepala anjing," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau Kombes Pol Teddy Ristiawan saat diwawancarai Kompas.com, Rabu (10/3/2021).

Baca juga: Rumah Pejabat Kejati Riau Diteror Potongan Kepala Anjing, Asintel: Kami Minta Pelaku Menyerahkan Diri

Sejauh ini, polisi belum mendapatkan identitas dua orang terduga pelaku teror tersebut.

"Tunggu saja, mudah-mudahan kita bisa segera membuat terang pidana ini," pungkas Teddy.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Diberitakan sebelumnya, rumah Kasi Penkum Kejati Riau, Muspidauan, di Kota Pekanbaru, Riau, dilempari potongan kepala anjing, Jumat (5/3/2021).

Potongan kepala anjing yang sudah dijagal oleh terduga pelaku, ditemukan usai Muspidauan salat subuh di masjid dekat rumahnya di Jalan Puyuh, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru.

Selain kepala anjing, juga ditemukan sebilah pisau.

Muspidauan mengaku kaget dengan kejadian tersebut. Pasalnya, selaku penegak hukum di wilayah Riau, baru kali ini mendapat dugaan teror tersebut.

"Sudah 30 tahun saya bekerja baik-baik saja. Belum pernah terjadi kejadian seperti ini. Ini semacam teror psikis bagi saya," tutur Muspidauan kepada wartawan, Sabtu (6/3/2021).

Karena merasa tidak nyaman, ia melaporkan kejadian itu ke Polresta Pekanbaru.

Baca juga: Rumah Pejabat Kejati Riau Diteror Kepala Anjing, Anak: Ini Penghinaan, Jangan Main Teror

Muspidauan berharap dugaan teror ini bisa terungkap, karena menyangkut marwah sebagai penegak hukum di Kejati Riau.

"Saya sudah buat laporan ke Polresta Pekanbaru kemarin. Saya harap kepolisian dapat menangkap pelaku," kata Muspidauan.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Angin Puting Beliung Rusak 17 Rumah Warga di Lombok Tengah

Angin Puting Beliung Rusak 17 Rumah Warga di Lombok Tengah

Regional
Mulai Jumat, Tarif Antigen di Stasiun Daops 5 Purwokerto Turun Jadi Rp 45.000

Mulai Jumat, Tarif Antigen di Stasiun Daops 5 Purwokerto Turun Jadi Rp 45.000

Regional
Kisah Nurliah, Tinggal Seorang Diri dalam Kondisi Sakit di Gubuk Kecil, Dibantu Gubernur Mendapat Perawatan

Kisah Nurliah, Tinggal Seorang Diri dalam Kondisi Sakit di Gubuk Kecil, Dibantu Gubernur Mendapat Perawatan

Regional
22 Kecamatan Terancam Kekeringan, Ini Langkah yang Dilakukan Pemkab Sumba Timur

22 Kecamatan Terancam Kekeringan, Ini Langkah yang Dilakukan Pemkab Sumba Timur

Regional
Jawab Sindiran Kaesang soal Gaji, Gibran Sebut Hidup Tak Selamanya Cari Uang

Jawab Sindiran Kaesang soal Gaji, Gibran Sebut Hidup Tak Selamanya Cari Uang

Regional
Puluhan Orangtua dari Siswa Positif Covid-19 Tolak Anaknya Jalani Isolasi Terpusat, Bupati Purbalingga: Akan Dijemput

Puluhan Orangtua dari Siswa Positif Covid-19 Tolak Anaknya Jalani Isolasi Terpusat, Bupati Purbalingga: Akan Dijemput

Regional
Ibu Rumah Tangga di Malang Ditemukan Tewas, Diduga Korban Pembunuhan, Tetangga Sempat Dengar Cekcok dengan Suami

Ibu Rumah Tangga di Malang Ditemukan Tewas, Diduga Korban Pembunuhan, Tetangga Sempat Dengar Cekcok dengan Suami

Regional
Banyumas Siaga Bencana Longsor, Banjir, dan Puting Beliung

Banyumas Siaga Bencana Longsor, Banjir, dan Puting Beliung

Regional
Kapal Inka Mina 994 Terbakar di Perairan Raja Ampat, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Kapal Inka Mina 994 Terbakar di Perairan Raja Ampat, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Regional
Kabupaten Bangka Kembali PPKM Level 4, Ini Penjelasan Satgas Covid-19

Kabupaten Bangka Kembali PPKM Level 4, Ini Penjelasan Satgas Covid-19

Regional
Sosok Pembunuh Adik Ipar di Mataram, Pengasah Pisau Jagal, Sempat Dikira Mati karena Tak Pernah Keluar Rumah

Sosok Pembunuh Adik Ipar di Mataram, Pengasah Pisau Jagal, Sempat Dikira Mati karena Tak Pernah Keluar Rumah

Regional
Wakil Bupati Lombok Utara Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan IGD dan ICU RSUD KLU

Wakil Bupati Lombok Utara Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan IGD dan ICU RSUD KLU

Regional
Disindir Kaesang soal Gaji Wali Kota Kecil, Gibran: Saya di Sini Bukan Cari Uang

Disindir Kaesang soal Gaji Wali Kota Kecil, Gibran: Saya di Sini Bukan Cari Uang

Regional
6 Fakta Penting soal Munculnya Klaster PTM di Jateng, Instruksi Ganjar Pranowo dan Dugaan Pemicu

6 Fakta Penting soal Munculnya Klaster PTM di Jateng, Instruksi Ganjar Pranowo dan Dugaan Pemicu

Regional
Dilalap Api Selama 3 Jam, Kandang Ayam Berisi Ribuan Ekor Ludes Terbakar, Kerugian Rp 900 Juta

Dilalap Api Selama 3 Jam, Kandang Ayam Berisi Ribuan Ekor Ludes Terbakar, Kerugian Rp 900 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.